Apa yang perlu anda ketahui tentang Kanker Payudara

Sumber: Dr. Bernard Agung Baskoro, MKes., SpB (K) Onk dan Yayasan Kanker Indonesia

Di Indonesia pada 1994 menunjukkan jumlah kasus kanker payudara sebanyak 2, 743 kasus, saat ini merupakan kasus terbanyak kedua penderitanya dan terus meningkat. Kasus kanker payudara wanita di Jakarta paling banyak ditemukan pada kelompok usia 35-45 tahun.

Payudara terdiri dari tiga unsure yaitu kelenjar pembuat air susu, saluran kelenjar dan jaringan penunjang payudara yang mengikat kelenjar-kelenjar menjadi satu kesatuan. Saluran kelenjar bermuara pada putting susu yang berada di tengah daerah kulit yang berwarna lebih gelap (aerola).

Kanker payudara ialah kanker yang berasal dari kelenjar saluran dan jaringan penunjang payudara, tidak termasuk kulit payudara. Jika kanker dapat ditemukan secara dini (yaitu bila ukuran tumor masih lebih kecil dari satu cm) dan ditangani dengan cepat dan tepat, akan memberikan harapan hidup lebih lama.

Apa yang menjadi faktor risiko?

Sampai saat ini penyebab pasti kanker payudara belum diketahui. Yang diketahui adalah faktor-faktor risiko yang dapat meningkatkan terjadinya kanker payudara, antara lain:

  • Haid pertama pada umur kurang dari sepuluh tahun.
  • Menopause setelah umur 50 tahun.
  • Tidak pernah melahirkan anak.
  • Melahirkan anak pertama sesudah umur 35 tahun.
  • Tidak pernah menyusui anak.
  • Pernah mengalami operasi pada payudara atau kandungan baik tumor jinak atau tumor ganas.
  • Diantara anggota keluarga ada yang menderita kanker payudara.

Kanker payudara dapatkah dicegah?

Ya, dengan menjaga berat badan, beraktivitas fisik, diet sehat (rendah lemak, banyak serat sayuran dan buah), menghindari minuman beralkohol dan makanan minuman dengan bahan pengawet. Jika kanker payudara terdeteksi pada stadium awal atau dini maka akan semakin besar kemungkinannya untuk disembuhkan.

Bagaimana mengenali gejala kanker payudara?

Ada gejala dan tanda umum kanker payudara yang harus diwaspadai, yaitu

  • Benjolan atau penebalan di area payudara.
  • Perubahan warna atau tekstur kulit payudara (seperti kulit jeruk).
  • Perubahan bentuk putting susu (puting tertarik ke dalam).
  • Puting susu mengeluarkan cairan abnormal.

Apa saja metode deteksi dini kanker payudara?

  • Breast Clinical Examination dilakukan oleh tenaga medis ahli.
  • Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) yang dianjurkan untuk wanita berusia di atas 20 tahun.

Lakukan SADARI sebulan sekali sesudah haid dengan urutan sebagai berikut:

A. 1. Perhatikan dengan teliti payudara Anda di cermin (tanpa berpakaian), dengan kedua lengan lurus ke bawah.

2. amati dengan teliti dan perhatikan bila ada benjolan atau perubahan bentuk pada payudara sebab Anda sendirilah yang lebih mengenal tubuh Anda.

3. Angkat kedua lengan lurus ke atas dan ulangi pemeriksaan seperti di atas.

B. Dengan kedua siku mengarah kesamping, tekanlah telapak tangan Anda yang satu pada yang lain secara kuat. Cara ini akan menegangkan otot-otot dada Anda. Sehingga perubahan-perubahan seperti cekungan (dekok) dan benjolan akan lebih terlihat.

C. Pencetlah pelan-pelan daerah di sekitar puting kedua payudara Anda dan amati apakah keluar cairan yang tidak normal (tidak biasa).

D. 1. Berbaringlah dengan tangan kanan di bawah kepala dan letakkan bantal kecil di bawah punggung kanan.

2. Rabalah seluruh permukaan payudara kanan dengan tangan kiri sampai ke daerah ketiak. Perhatikanlah bila ada benjolan yang mencurigakan. Lakukan perabaan yang sama untuk payudara kiri.

E. 1. Raba payudara dengan tiga ujung jari tengah yang dirapatkan.

2. Lakukanlah gerakan memutar dengan tekanan lembut tetapi mantap, dimulai dari pinggir dengan mengikuti arah putaran jarum jam.

F. Berilah perhatian khusus pada bagian yang diberi warna merah seperti ditunjukkan pada gambar di atas, sebab di situ sering ditemukan tumor payudara

• Ultrasonografi (USG).

Adalah pemeriksaan dengan menggunakan gelombang suara dan tidak menyakitkan. Indikasi pemeriksaan USG payudara yaitu

  • Wanita usia kurangdari 35 tahun, wanita hamil dan menyusui.
  • Dapat membedakan benjolan padat atau kista.
  • Membantu mammografi dalam menilai payudara yang sangat padat.
  • Payudara dengan protese.

Mammografi, Ialah pemeriksaan payudara dengan menggunakan sinar X dosis rendah. Pemeriksaan ini dapat digunakan selain pada wanita dengan keluhan juga sebagai check up kanker payudara pada wanita dimana belum ditemukan adanya benjolan.

Bagaimana cara pemeriksaan mammografi?

Pemeriksaan ini hanya berlangsung beberapa menit. Payudara diletakkan di atas alat mammografi dan sedikit ditekan sehingga didapatkan gambaran payudara yang terbaik. Pemeriksaan ini memang dapat menimbulkan sedikit rasa tidak nyaman atau nyeri pada pasien, tetapi tidak berlangsung lama. Pemeriksaan mammografi cukup aman karena paparan radiasi yang diterima pasien sangat rendah.

Kapan cara pemeriksaan mammografi?

Untuk tujuan skrining atau check up menurut American Cancer Society mammografi dilakukan sebagai berikut:

  • Wanita usia 35-40 tahun dianjurkan melakukan mammografi baseline (awal).
  • Wanita usia 40-45 tahun dianjurkan melakukan mammografi setiap dua tahun.
  • Wanita usia di atas 50 tahun dianjurkan melakukan mammografi setiap tahun.

Kapan waktu yang tepat melakukan mammografi?

  • Pada wanita usia produktif, sebaiknya dilakukan pada 1-14 siklus haid atau dua minggu sebelum haid yang akan datang.
  • Pada wanita usia non produktif dapat dilakukan kapan saja.

Keuntungan Mammografi?

  • Mendeteksi lesi multiple.
  • Pada check up dapat mendeteksi lesi yang belum teraba sehingga meningkatkan keberhasilan terapi.
  • Bila disertai USG dan Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) tingkat ketepatan mencapai 95%.

USG dan mammografi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam hal kemampuan mendeteksi kanker atau tumor payudara, sehingga kombinasi kedua pemeriksaan ini akan saling mendukung deteksi dini.

Untuk Informasi lebih lanjut mengenai pemahaman tentang hal ini, dapat dibaca di majalah gratis Sehat Indonesiaku yang akan diterbitkan pada penghujung tahun 2012.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s