Mitos Obat Kuat dan Kenikmatan Bercinta

Sumber: Seksolog dan spesialis andrologi, Heru Oentoeng

Konsumsi obat-obatan untuk masalah ereksi tidak boleh sembarangan, dan harus dengan pengawasan dokter. Terlebih lagi, obat-obatan yang dijual bebas dengan mengklaim sebagai obat kuat. Seksolog dan spesialis andrologi, Heru Oentoeng, mengatakan bahwa obat-obatan untuk mengatasi disfungsi ereksi aman sepanjang dipergunakan di bawah pengawasan dokter, dibeli di tempat yang benar, digunakan sesuai dosis, serta mempertimbangkan kondisi dan keberadaan penyakit lainnya .

Berbagai obat kuat kini tersedia di pasar obat bebas, apotek, supermarket dan warung-warung di Indonesia. Buat orang kebanyakan, penjelasan ilmiah memang tak diperlukan. Yang penting, kondisi tubuh sehat dan urusan bercinta lancar. Tapi benarkah tidak berbahaya ?

Fakta dilapangan, yang penting adalah bukti daripada penjelasan ilmiah, khususnya bagi masyarakat dari kalangan bawah. Akibat cara berpikir sederhana itulah kemudian muncul berbagai kiat meningkatkan gairah seksual yang asal-asalan. Banyak kepercayaan turun-temurun soal seks yang berdasar mitos belaka. Tak heran, banyak orang meracik sendiri ramuan obat kuatnya.

Dan, beberapa perusahaan obat maupun jamu memanfaatkan berbagai khasiat tanam-tanaman yang memiliki efek meningkatkan stamina, menghangatkan tubuh, dan meningkatkan kesuburan pria untuk membuat “obat kuat”. Beberapa perusahaan obat telah melakukan penelitian ilmiah untuk memastikan kandungan tanaman-tanaman tersebut.

PURWACENG.

Di daratan Dieng, Jawa Tengah, misalnya, ada tanaman bernama Purwaceng, berasal dari kata purwa (awal) dan ngaceng (ereksi) yang bisa dimaknakan tanaman yang berguna untuk mengawali ereksi. Nama Latin Purwaceng adalah Pimpinella Pruacan/Pimpinella Alpina karena tumbuhan ini ditemukan di Pegunungan Alpen, Swiss. Tumbuhan ini di Pegunungan Iyang, Jawa Timur, dikenal dengan nama Suripandak Abang dan di Gunung Tengger dinamai Gebangan Depok. Khasiat tanaman ini ada pada akarnya. Jika dimakan, akar tanaman ini akan menimbulkan rasa hangat. Oleh warga setempat, badan yang menghangat itu ditafsirkan sebagai meningkatnya rangsangan seks.

PASAK BUMI.

Juga dikenal dengan Eurycoma Longifolia, salah satu jenis bidara laut. Disebut pasak bumi karena akar tunggangnya berbentuk kerucut seperti pasak. Akar yang rasanya sangat pahit ini dipercaya berkhasiat meningkatkan libido. Zat yang terkandung di dalamnya sejenis tonikum, karenanya setelah meminum ramuan pasak bumi tubuh menjadi bugar. Hanya saja penggunaan yang berlebihan bisa membahayakan tubuh.

KOLESOM JAWA.

Akar tanaman bernama Latin Talinum Paniculatum ini diyakini memiliki khasiat meningkatkan seks. Oleh penduduk Jawa Barat tanaman ini digunakan sebagai tanaman hias halaman. Akarnya yang gembung dijadikan jamu untuk meningkatkan gairah bermain cinta.

GINSENG.

Dari jenis akar-akaran, ginseng paling populer. Ginseng terbukti bisa memperbesar pembuluh darah, mengurangi rasa lelah, dan mengurangi gangguan saraf. Namun ginseng hanya bersifat tonikum, tidak menambah libido secara langsung. Penelitian pada tikus yang diberi ginseng memiliki jumlah sperma lebih banyak dan lebih berminat bersenggama. Namun pada manusia, bukti semacam ini tidak ditemukan.

JINTAN HITAM.

Jintan Hitam yang nama Latin-nya Nigella Sativa saat ini populer dengan nama Habattus Sa’uda. Obat ini di Indonesia makin popular dan diyakini dapat meningkatkan stamina dan kekebalan tubuh, melancarkan aliran darah serta dapat mengatasi berbagai penyakit. Kaum pria yang mengkonsumsi jintan hitam secara teratur menuturkan bahwa saat senggama mereka merasakan penisnya lebih keras dan ereksinya bisa bertahan lebih lama. Keyakinan ini cukup bisa dipercaya dikarenakan penelitian menemukan kandungan Jintan Hitam antara lain kaya akan asam lemak tidak jenuh dan asam lemak essensial (omega 3 dan omega 6). Keduanya merupakan substansi yang tidak dapat dibentuk di dalam tubuh.

Selain itu, Jintan Hitam juga memiliki 15 macam asam amino, protein, karbohidrat, minyak volatil dan crude fiber. Kandungan vitamin dan mineralnya meliputi kalsium, potasium, besi, arginin, magnisium, selenium, vitamin A, B1, B2, B6, C, E dan Niacin. Jintan Hitam juga mengandung sterol yang berfungsi mengaktifkan sintesa dan bio aktivitas hormon. Dalam tubuh manusia terdapat berbagai jenis hormon, di antaranya hormon reproduksi yang berhubungan dengan gairah seksual.

TRIBULUS TERRESTRIS L.

Tanaman ini telah dilakukan penelitian ilmiah dan telah dibuat obat paten bernama TRIBESTAN. Tribulus Terrestris telah terbukti dapat mensintesa hormon anabolik, dan secara klinis terbukti tidak memiliki efek toksik dan efek yang membahayakan. Tribulus Terrestris dapat meningkatkan masa otot para atlet dengan mengaktifkan enzim yang meningkatkan metabolisme. Selain itu, memiliki kemampuan menstimulir beberapa fungsi yang diasosiasikan dengan meningkatnya level/kadar hormon testosteron dan hormon Lutein (LH) yang mana dapat membantu mengurangi beberapa gejala menopause pada pria (andropause). Tribulus Terrestris L juga digunakan sebagai salah satu ramuan minuman KUKU BIMA TL + Tribulus.

Untuk Informasi lebih lanjut mengenai pemahaman tentang hal ini, dapat dibaca di majalah gratis Sehat Indonesiaku yang akan diterbitkan pada Penghujung tahun 2012.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s