ASI dan Buang Air Besar Hijau

ibu-menyusui

Sumber : Berbagai Sumber

Bayi yang mendapat ASI pun bisa memiliki feses yang berwarna hijau. Seringkali hal tersebut disebabkan karena bayi lebih banyak mengkonsumsi susu awal (foremilk) daripada susu berikutnya (hindmilk). Maksudnya, ada ibu yang memberikan ASI kepada bayinya dengan cara mula-mula pada satu sisi payudara, tetapi tidak lama kemudian dipindahkan ke payudara sisi lainnya padahal ASI pada payudara sebelumnya masih penuh. ASI yang mula-mula keluar disebut foremilk, dan ASI yang belakangan keluar disebut hindmilk.

images (1)Foremilk akan mengalami perubahan ke hindmilk selama proses menyusui dan hal ini juga tergantung dari berapa banyak ASI yang dihasilkan dan seberapa efektif bayi menghisap ASI. Karena itu, tidak heran bila persoalan ketidakseimbangan foremilk-hindmilk justru lebih sering terjadi pada ibu-ibu yang memiliki ASI berlebih.

Karena itu selalu dianjurkan agar dalam pemberian ASI, berikanlah pada satu sisi payudara sampai kosong, baru berpindah pada sisi lain. Terkadang, satu sisi payudara pun sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sekali minum bayi. Untuk itu, posisi bayi yang benar saat menghisap ASI sangat penting dalam keberhasilan menyusui. Dengan mendapat ASI secara penuh dari satu payudara, berarti bayi mendapat foremilk dan hindmilk dalam jumlah seimbang.

Bayi yang tidak cukup mendapat hindmilk cenderung lebih mudah mengalami kembung, kolik dan feses berwarna hijau. Hal ini dikarenakan foremilk lebih encer, memiliki kandungan kalori lebih rendah (karena kandungan lemaknya lebih rendah), dan lebih tinggi dalam hal laktosa. Kandungan laktosa yang tinggi inilah yang diduga bertanggung jawab pada feses yang berwarna hijau.

Karena kandungan kalori hindmilk lebih tinggi daripada foremilk, maka bayi yang banyak mendapat foremilk dan tidak cukup mendapat hindmilk cenderung lebih mudah lapar dan sering minta menyusu. Selain itu, berat badan bayipun biasanya sulit meningkat. “Banyak lho dok minum ASI-nya. Sering lagi. Tapi kok berat badannya tidak naik-naik juga ya”, demikian keluhan yang biasanya disampaikan oleh para ibu yang mengalami hal tersebut.

images (2)Dalam keadaan tertentu (yang tidak sering terjadi), warna hijau yang menetap pada feses bayi bisa disebabkan karena ia sedang mendapat pengobatan atau ia terpengaruh oleh obat atau makanan yang dikonsumsi oleh ibu. Terkadang, feses yang hijau juga terjadi saat makanan padat mulai diperkenalkan padanya. Saluran pencernaannya mungkin belum siap untuk makanan padat. Bila perlu, tundalah pemberian makanan padat selama beberapa minggu untuk melihat perbedaannya.

Bila yang tejadi adalah feses berubah hijau, cair dan sangat sering, hal ini menunjukkan ada sesuatu yang tidak beres pada pencernaannya. Mungkin ia terkena infeksi saluran pencernaan yang menyebabkan terjadinya diare. Bila hal ini terjadi, segera hubungi dokter Anda. Diare pada anak sangat berbahaya karena bayi mudah mengalami gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit.

ASI untuk ibu dan anak

menyusui_bayi

Sumber : Berbagai Sumber

Manfaat air susu ibu (ASI) untuk bayi bukan hal yang perlu dipertanyakan lagi. Tapi memberikan ASI pun ternyata membawa manfaat bagi ibu. Manfaat apa saja yang dapat diberikan ASI bagi ibu dan anak?

Manfaat ASI bagi anak antara lain:

*kesehatan-ibu-dan-anak Kandungan gizi yang lengkap dan optimal sesuai kebutuhan perkembangan bayi
* Memberikan perlindungan terhadap berbagai pernyakit
* Menurunkan risiko alergi pada bayi dengan riwayat keluarga menderita alergi
* ASI dapat diminum setiap saat (tidak perlu menunggu)
* ASI meningkatkan perkembangan otak yang optimal
* Menyusu langsung dari puting ibu akan membuat perkembangan rahang dan gigi yang baik
* Kedekatan dengan ibu akan lebih berkembang

Manfaat ASI bagi ibu antara lain:

  • Mengurangi kemungkinan perdarahan pasca persalinan
  • Karena ibu yang memberikan ASI cenderung tidak mendapatkan menstruasi pada bulan-bulan pertama, kemungkinan untuk terjadinya anemia pasca persalinan menjadi lebih kecil
  • Pengertian-Asi-EksklusifMenghemat waktu karena ibu tidak perlu repot membersihkan dan melakukan sterilisasi botol susu dan juga mempersiapkan susu
  • Lebih mudah di saat berpergian karena tidak perlu membawa perlengkapan susu formula, botol, termos air dan berbagai perlengkapan lain yang merepotkan
  • Sangat mengurangi biaya bulanan untuk membeli susu formula
  • Kedekatan anak pada ibu menjadi lebih mendalam
  • Diduga dapat menurunkan kemungkinan terjadinya kanker payudara dan indung telur

Karena itu, berikan ASI eksklusif selagi bisa. Sebaik-baik susu formula tidak ada yang sebaik ASI.

Belanja Buat Si Kecil (menyambut buah hati)

1604643_756081281087022_1653067342_n

Sumber : Tim Sehatku Media

Kehadiran si Kecil di tengah-tengah keluarga adalah saat yang ditunggu-tunggu dan membahagiakan. Dalam menanti kehadirannya banyak hal yang harus dipersiapkan, di antaranya adalah perlengkapan perawatan bayi.

124_news-580x400Sangat dianjurkan Anda sudah mempersiapkan perlengkapan bagi si Kecil beberapa bulan sebelum ia dilahirkan, ketika Anda masih merasa segar dan mempunyai tenaga untuk melakukannya. Jangan mudah terbujuk dengan iklan berbagai produk yang ditawarkan, karena tidak semua barang yang ditawarkan cocok bagi keperluan bayi Anda. Lihat-lihatlah dulu, jangan langsung membeli.

Bila dana yang Anda miliki terbatas, usahakanlah untuk dapat meminjam perlengkapan bayi dari kerabat dekat atau teman Anda yang sudah pernah mempunyai anak dan tidak memerlukannya lagi dalam waktu dekat. Karena biasanya perlengkapan seperti keranjang tidur dan kereta dorong bagi bayi hanya terpakai pada suatu masa yang cukup pendek, sehingga keadaannya masih baik. Tanyakanlah kepada orang tua, kerabat dan teman Anda tentang peralatan yang masih mereka miliki dan dibutuhkan untuk bayi Anda. Terutama juga peralatan yang mereka miliki, tapi tidak pernah dipakai.
Berikut ini adalah daftar perlengkapan yang perlu Anda miliki :

Perlengkapan Tidur

* Keranjang atau box bayi
* Alas tidur 1 bh.
* Alas tahan air 3 bh.
*Alas dari bahan handuk
* 2 bh. Seprei halus
* 2 bh. Selendang

perlengkapan ichy yg baru dibeliTranspor
* Tali Gendongan bayi
* Kereta Dorong

Perlengkapan Mandi dan Pakaian Ganti
*Ember Mandi
*Handuk
*Baby Oil
*Baby lotion
*Handuk besar
Kain Flanel atau spon *Sikat bayi
Gunting dengan ujung tumpul
*Alas ganti baju
*Tali popok
4 pak popok kertas atau
24 lembar popok kain
*Peniti
*Celana
*Ember

Pakaian

* 4 kaus
* 4 singlet
* 2 sweater
* 2 piama bayi

Perlengkapan Makan

perlengkapan-bayi-baru-lahirMasa menyusui:
* 2 botol dengan dot
* Celemek makan
* 1 kaleng formula makanan

Masa lanjutan:
* Peralatan makan lanjutan
* 1 bulan persediaan formula
* Kursi bayi

Saatnya Makanan Padat

114.-Makanan-Pertama-Untuk-Bayi

Sumber : Milis Sehat

Biasanya pada umur 4 bulan ke atas, Buah Hati Anda harus mendapat tambahan makanan yang berbentuk padat. Pada usia ini bayi membutuhkan lebih banyak energi, protein, dan zat-zat gizi lain seiring dengan pertumbuhannya yang cepat. Lagi pula, bayi harus belajar memakan makanan dalam bentuk dan susunan yang lain daripada susu formula.

Ketika tiba saatnya, si Buah hati akan bereaksi sesuai dengan pengalamannya: Jika tidak suka, ludahkan!
Perasaan Buah Hati Anda biasanya berubah-ubah terhadap makanan dengan rasa baru, yang mempunyai tekstur padat. Pada satu minggu mungkin mereka menyukainya, tapi tidak pada minggu selanjutnya.

Sebaiknya Anda mencoba langkah-langkah berikut ini:
MPASI1Pergunakan ujung jari Anda sebagai sendok. Buah Hati Anda lebih menyukai rasa ujung jari Anda daripada sendok. Taruh sedikit nasi, sereal padat atau pisang yang dihancurkan pada ujung jari Anda, dan biarkan ia menyedot atau mengemutnya dari sana. Ketika dia sudah merasa nyaman dengan hal itu, taruh segumpal makanan tadi di ujung lidahnya, sehingga ia dapat belajar memindahkannya dari sana ke dalam dan menelannya. Kadang-kadang hal lain yang bisa membantu adalah menaruh makanan di tengah lidahnya untuk memudahkan proses ini.
Setelah itu, baru gunakan sendok plastik. Sendok besi akan terasa dingin bagi bayi Anda, dan dia sangat senang menggigit dan mengemutnya, jangan biarkan konsentrasinya terganggu!

Makanan padat pertama sebaiknya dalam bentuk bubur susu, yang terdiri dari campuran padi-padian, susu, dan gula. Makanan ini diberikan 1 kali sehari.
Setelah satu bulan, bubur susu kedua dapat dimulai. Karena tujuannya adalah mengganti susu formula, maka pemberian susu harus dikurangi.
Makanan baru berupa nasi yang bersama-sama ditim dengan sayuran (misalnya bayam, wortel, tomat) dan hati ayam seyogyanya tidak diberikan sebelum berumur 6 atau 7 bulan.

Jangan terlalu memaksa. Salah satu tujuan Anda adalah memperkenalkannya pada rasa, dan cara makan yang baru. Kadang-kadang bayi Anda akan menolak untuk makan. Tapi janganlah tergesa-gesa, cobalah lagi keesokan hari bila hal ini terjadi.

imagesBerikut cara pembuatan bubur susu dan nasi tim:

· Bubur Susu:

Bahan yang diperlukan:
– Susu sapi segar 150 – 200 ml
– Tepung (beras, maizena, havermut) 15 – 20 g
– Gula Pasir 5 – 10 g

Cara membuatnya:

Sebagian susu dicampur dengan tepung yang sudah disediakan, selebihnya dididihkan di atas api dan tepung yang sudah cair, gula pasir dimasukkan dalam susu yang sudah mendidih sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan sendok kayu untuk beberapa menit.

· Nasi Tim:

images (1)Bahan yang diperlukan:
– Beras 20 g
– Hati ayam/daging/ikan/tahu/tempe 30 g
– Sayur (wortel/bayam/tomat) 30 g

Cara membuatnya:

Semua bahan dibersihkan kemudian dicuci dan dimasukkan dalam panci (jika ada dengan panci tim untuk menghindari hilangnya berbagai vitamin) dengan kira-kira 750 ml air. Jika sudah masak, isinya dikeluarkan dan dihaluskan dengan saringan atau

Kebaikan Dari Pijat Bayi

gambarcarapijatbayi

Sumber : Tim Sehatku Media

Mayoritas orang senang dipijat. Inilah terapi sentuh tertua dan terpopuler yang sudah dilakukan manusia sejak 3 ribu tahun sebelum Masehi. Pijat tak hanya dinikmati orang dewasa saja, tetapi bayi juga bisa merasakan manfaatnya, apalagi jika dilakukan rutin.

cara pijat bayiKebaikan ini tidak hanya dipercaya dalam tradisi turun-temurun, tetapi sudah di akui para pakar kesehatan di berbagai penjuru dunia. Beberapa manfaat pijat bayi ini pun dirangkumkan DR dr Rini Sekartini SpA(K) dari Ikatan Dokter Anak Indonesia pada Seminar Media dan Peluncuran Modul “Pijat Bayi dan Balita untuk Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak”.

Untuk bayi

  • Mengembangkan system imun.
  • Membantu bayi untuk berlatih relaksasi.
  • Membuat ikatan (bonding) dengan ibu atau orangtua.
  • Membantu pengaturan system pencernaan, system respirasi, dan sirkulasi.
  • Membantu meredakan ketidaknyamanan (kolik, tumbuh gigi).
  • Menurunkan produksi hormon stressor.
  • Membantu mengatasi gangguan tidur.

babyoil.adUntuk orangtua

  • Memberikan perhatian special dan mempererat ikatan bonding.
  • Membantu orangtua mengetahui bahasa (isyarat) nonverbal bayi.
  • Membuat rasa percaya diri dalam mengasuh bayi.
  • Meningkatkan komunikasi orangtua dan bayi.
  • Meningkatkan kemampuan orangtua membantu bayi untuk relaksasi.
  • Meredakan stres orangtua.
  • Membuat suasana yang menyenangkan.

Matematika untuk Bayi

cara mengetahui kemampuan matematika sejak bayi

Sumber : Nasrullah, bidang studi : Reformasi Sains Matematika Teknologi

Kiat Mengajarkan Matematika Kepada Bayi Berusia O – 1 Tahun
Bersamaan mulai berfungsinya mata seorang bayi dengan normal, sekaligus melihat fisik sekitarnya, proses pengajaran matematika sesungguhnya sedang berlangsung. Karena apa yang dilihatnya jelas berkaitan “batasan-batasan benda”, yang gilirannya pada “ukuran” dan “satuan”.

Kemudian diperkuat sikap bermanja sang ibu dengan memperlihatkan benda-benda ke hadapannya, sebagaimana dalam usaha membuat si bayi beraksi.

Namun mengingat pamor matematika cenderung untuk konsumsi usia sekolah, sehingga apa yang dilakukan mereka itu seakan-akan tidak berkaitan dengan matematika.

Akibatnya mereka tidak serius, dalam arti, bila ada kesempatan saja. Apalagi adanya predikat “jelimet”, “komplek”, dan “susah” yang dilekatkan pada tubuh matematika, tentu semakin membuat ibu tidak memprioritaskannya dalam jadwal pengasuhan.

hqdefaultBila seorang ibu sudah bisa menerima perilakunya seperti itu sebagai proses pengajaran matematika juga, tentu akan semakin terangsang memberikan input kepada bayinya.

Sekarang tinggal pada metode, bagaimana urutan prioritasnya ? Jangan sampai yang lambat dicerna didulukan ketimbang yang cepat ditangkap, karena itu namanya meloncat.

Nah … berikut ini akan disampaikan beberapa kiatnya (kita batasi pada aritmatika : salah satu cabang dari Matematika) “MEMPERLIHATKAN BOLA”

Perlihatkanlah sejumlah bola dengan beberapa kali pindah posisi, yang berwarna gelap dan berbahan sama. Diameternya lima ukuran saja dulu, 1 cm s/d 5 cm, yang rasanya standar dengan daya penglihatannya. Bukankah puting susu dan daerah hitam pada payudara, yang umumnya sering dilihat bayi ketika mulai menyusu, sekitar itu juga ?

Penampilan awalnya hendaknya berurutan dengan selisih waktu yang cukup. Tampilan acak dilakukan bila bayi sudah akrab. Pada waktunya timbul kesan adanya perbedaan dan persamaan, yakni ketika semuanya diperlihatkan, serta membandingkan besar kecilnya. Dipilih lingkaran mengingat kesempurnaan, kesederhanaan, dan keteraturannya, meskipun diproyeksikan ke bidang, sifat yang tidak dimiliki bangun lainnya.

Satu ukuran yang warnanya berlainan pun boleh, asal tajam serta sudah populer pada diri manusia sepanjang hidupnya. Hitam, hijau, merah, biru, dan kuning, misalkan. Mana sajalah dulu yang dipakai. Substansinya hampir sama juga, hanya jenisnya lain. Ketika tahap sekaligus, pengertian lainnya muncul pada bayi, tepatnya kaitan warna, ukuran, dan satuan melalui penggabungan dua macam input monumental yang sudah dikuasainya.

Pakailah lima bola berdiameter sama serta bisa digenggam. Sebanyak lima kali diperlihatkan, yang masing-masing diambil satu, …, dan lima. Ini untuk pengurangan. Sebaliknya penjumlahan dengan menambahkan satu, …, sampai empat pada bola yang tergenggam. Mengingat cirikhas pada setiap jumlah bola yang sering dilihatnya, bayi pun akan melihat kejanggalannya ketika dikurangi atau ditambah. Intersan serupa yang muncul sebentar-sebentar membuatnya semakin memahami hakikat “bertambah” dan “berkurang”, yang ditandai perubahan luas kelompok. Apalagi pada peragaan bola yang diameter dan warnanya beragam. Pemahamannya tidak lagi terikat dengan ukuran, tetapi pada jumlah bola yang tampak.

Adanya perasaan “terpisah bila sendiri” dan “bersama saat digendong”, yang sudah muncul sebelumnya, sedikit-banyak ikut mempercepat pemahaman tersebut. Bila sudah maksimal barulah bangun lain dilibatkan yang kerumitannya setingkat di atas bola, yaitu kubus, mengingat ketiga sifat bola tersebut masih terkandung juga di dalamnya. Proses pengajarannya sama. Hanya waktunya semakin pendek karena formulanya sudah terjaring pada otak bayi dalam pengajaran bola. Tinggal mengaplikasikanya pada kubus. Bak mudahnya siswa SD menjawab “2 mangga + 3 mangga” di rumah hanya karena sudah memahami hakikat “4 permen + 1 permen” di sekolah. Bisa diteruskan dengan menampilkan keduanya, kotak dan bola, dalam setiap peragaan. Ukuran dan warna tidak perlu dipersoalkan lagi, karena yang dibahas terbatas pada Aritmatika. Masalah jumlah sebaiknya tidak beranjak dari lima, agar semakin memperkuat basis intelektualnya. Toh nanti akan terangsang untuk mempertanyakan objek dengan jumlah berikutnya.

Akhirnya bayi akan benar-benar menganggap “gabungan” dan “pisahan” bisa dilakukan dengan benda apa saja. Terutama setelah bangun-bangun lainnya diperagakan. Pengertiannya tidak akan terpaku pada seragam atau beragam. Yang penting tampak langsung. Misalkan, setelah melihat dua bola dan tiga kotak di meja, yang penyimpanannya dengan tenggang waktu beberapa detik, ia pun mengerti adanya lima buah benda. Tentu saja dalam setiap pengajaran diselingi dengan mengajak bayi melihat benda-benda yang mudah diinderainya di berbagai ruang di rumah. Selesai memperagakan “dua bola”, misalnya, bisa dilanjutkan dengan memperlihatkan kedua mata kita. Pokoknya yang sepadan serta sering tampak.

bayi-mathTiada lain untuk membentuk karakter “pengasosiasian”, sehingga terasalah, apa yang diajarkan terhubungkan dengan apa yang dilihatnya. Terang saja bila dua lemari yang diperlihatkan akan susah, karena matanya belum sanggup dipakai untuk melihatnya sekaligus. Bisa-bisa ia memandangnya sebagai satu benda saja. Berarti tidak nyambung. Dua kaki pun sama, mengingat jarang tampak, sehingga kurang ampuh untuk memperkokoh pengertian. Lagi pula jarang orangtua memperlihatkan kakinya. Terlihat oleh bayi pun mungkin tidak. “MENYERTAI KEHIDUPAN BAYI”

Jadi pengajaran ini dimaksudkan untuk menyertai kehidupan bayi sehari-hari, khususnya dalam memandang benda-benda, serta merangsangnya menghubungkan satu sama lain. Bayi yang sudah sering melihat payudara ibunya, maka dengan peragaan “dua bola” dan “tiga kotak”, masing-masing segera terbayang olehnya akan “persamaan” atau “perbedaan” intuisinya. Sebaliknya bila tidak, bayangan itu memang akan muncul juga. Tetapi tidak akan secepat itu. Persis dengan dua WNI yang ber-IQ sama disuruh mengumpulkan sejumlah kata dengan awalan huruf tertentu. Apakah sama cepat bila salah satunya menggunakan kamus ? Tidak toh ! Ingat ! Kemampuan menyerap pengajaran matematika pada siswa kelas I SD tidak hanya tergantung tingkat kecerdasan, juga pengalaman era pra sekolah berupa frekwensi pengamatan objek- objek melalui peragaan seperti contoh di atas di samping langsung terhadap objek-objek sekitarnya.

Tidak heranlah bila banyak ilmuwan berkata bahwa banyaknya memori semacam itu terpatri pada bayi akan mempengaruhi daya : kreatif, kritis, atau aktifnya kelak. Terlebih otak saat itu sangat ampuh untuk merekam. Sesungguhnya “masih bayi” tidak tepat dijadikan alasan untuk menangguhkannya. Mendingan alasan “takut salah”. Tetapi terakhir ini perlu ditindaklanjuti dengan mencari metodenya. Bila diam saja itu namanya nrimo ! “BERAKOMODASI DENGAN FISIK/MENTAL BAYI” Hanya sebagai konsekwensi fisik/mental bayi masih rawan, caranya harus serba telaten. Dengan kata lain, sesuai dengan karakteristik khasnya. Bagaimana memanjakan dan mencermati dalam memandikan, membobokan, dan menyusui demikian juga hendaknya dengan pengajaran matematika.

Jangan coba-coba berpedoman pada sistim untuk anak usia sekolah. Metode TK pun belum saatnya dipakai. Pokoknya sesuaikan saja dengan dunianya pada usia tersebut. Waktunya harus tepat, ketika badannya sedang bugar dan wajahnya sedang ceria. Syukur-syukur kamar pun tenang dan adem. Jangan sampai alat peragaannya menimpa badan, apalagi mukanya, karena dikhawatirkan menimbulkan trauma, yang gilirannya bersikap kapok. Taroklah terjadi juga. Pertimbangkanlah mencari alternatif sepadan. Misalkan warnanya diganti. Bila bayi tiba-tiba rewel segera hentikan. Ikuti dulu kemauannya. Apakah mau digendong, tidur, atau menyusu ? Bisa juga karena popoknya kurang memuaskan atau terkena kencing. Pokoknya kita harus mempunyai kira-kira, kapan si bayi dalam kondisi prima dan gembira. Untuk itu pribadi khasnya harus dipahami pada berbagai suasana. “MEMPERDENGARKAN ANGKA” Sebutan angka, satu, dua, dan seterusnya,cukup diperdengarkan secara berurutan, pelan, dan bernada. Tanpa itu akan memberi kesan heboh, kaku, dan marah, yang bisa membuatnya terkejut dan menangis, sehingga tidak termakan sedikit pun.

Mengingat pendengaran bayi sudah berfungsi ketika masih dalam rahim, berarti itu bisa dilakukan sejak lahir. Memang mulanya tidak akan mengerti juga. Tetapi karena sering didengar, akan irama verbal akan terekam juga. Berarti kelak semakin mudahlah bayi mengucapkannya ketika sudah bisa berbicara. Tinggal nanti mengaplikasikannya ke sejumlah benda yang terkait, sehingga ia pun akan mengerti, apa yang dimaksud dengan masing- masing. Proses pengajaran ini bisa dilakukan setelah usianya setahun. Semua itu akan memberikan kredit point terhadap wawasan intelektual. Substansinya tidak bisa dianggap kecil. Demikian juga terhadap kemampuannya bergulat seputar matematika di bangku sekolah. Sering kita lihat beberapa mainan/makanan kesukaan bayi berusia dua tahun diambil saudaranya secara diam-diam. Reaksinya beragam, “saat itu juga”, “beberapa detik kemudian”, atau “tidak sama sekali”. Ini mengindikasikan daya hitungnya yang berlainan, terlepas pelit-sosial, takut-berani, dan cuek-pedulinya. Celakanya bila sampai dilakukan orang luar, sementara harganya mahal dan nilainya tinggi. Jadi sesungguhnya dengan pendidikan sejak lahir itu akan memperbesar “daya kritis” di kemudian hari, khususnya sikap tanggap terhadap perubahan hak miliknya. “MILYARAN NEURON BAYI”

PSejak lahir otak manusia yang terdiri dari milyaran neuron itu sudah siap dianyam menjadi jalinan akal melalui masukan berbagai fenomena yang datang dari kehidupannya sehari-hari. Jadi tiada alasan untuk memisahkan bayi dengan matematika sampai usia sekolah, mengingat keduanya sudah berintegrasi otomatis sejak dini. Walaupun sifatnya “autodidak”, berdasarkan pengideraan sehari- hari, namun dasar-dasar pengajaran matematika sudah diperolehnya, yakni yang berlangsung secara alamiah. Warna iramanya perlu dikenali sebagai referensi. Kemudian dikembangkan dengan memperkenalkan materi pengajaran yang kira- kira akan membuat si bayi merasakan adanya sambungan memori.

Taroklah bayi sudah sering melihat benda berjumlah “satu”, “dua”, dan “tiga”. Bukan berarti materi selanjutnya dengan lambang bilangan “empat”, karena akan bengong, tetapi dengan memperlihatkan benda yang jumlahnya “empat”, agar perbendaharaan memorinya semakin banyak. Tanpa memperhitungkan irama, itu ibarat seorang guru TK yang menyanyikan sejumlah lagu, tetapi masing-masing hanya pada bait pertama, dengan alasan, bisa dilanjutkan di rumah. Nah … bagaimana pun setiap muridnya akan merasa kurang sreg atau belum lengkap. Perasaan kecewa seperti inilah membawa mereka malas mendengarkan, apalagi mengikutinya. “PENUTUP” Akhirnya berpulang pada antusias mereka yang berkompeten untuk merintis sampai mengwujudkannya sebagai budaya pendidikan segmen matematika di kalangan bayi baru lahir. Maka seyogyanya dipikirkan sejak dini.

Punya Anak Agresif? Mungkin ini Penyebabnya!

Anak-Pemarah-300x199

Sumber: L. Denny Santoso, S.Kom., SAC. Dip., CSN., CHt.

duniafitnes.com.

Tubuh manusia merupakan mekanisme kompleks yang dapat memberikan sinyal saat mengalami kejadian tertentu. Salah satunya adalah keringat.

Jika Anda mengamati lebih jeli, keringat tidak hanya muncul saat seseorang berolahraga, tetapi juga pada kondisi lain seperti cemas, stres, dan ketakutan, kondisi yang juga dialami bayi berumur kurang dari 3 tahun.

Studi terbaru mengungkap bahwa bayi yang sedikit berkeringat saat merasa ketakutan akan menunjukkan agresifitas fisik dan verbal yang lebih tinggi saat menginjak tahun ketiga.

imagesUntuk memastikan hal ini, tim peneliti dari School of Psychology, Cardiff University, Inggris, memasang elektroda perekam pada kaki beberapa bayi berusia satu tahun sekaligus mengukur skin conductance activity (SCA), untuk mengetahui berapa banyak keringat yang dihasilkan bayi-bayi tersebut saat ketakutan.

Hasilnya, bayi dengan SCA yang rendah saat tidur dan ketakutan, cenderung lebih agresif baik secara fisik dan verbal saat mereka menginjak usia 3 tahun. Hasil ini didapat dari para ibu yang diminta untuk mencatat perkembangan anak-anak mereka hingga tahun ketiga pasca penelitian.

Salah satu peneliti bernama Stephanie van Goozen mengatakan bahwa temuan ini membuka peluang untuk mengidentifikasi anak-anak yang berisiko memiliki perilaku agresif seiring pertumbuhan mereka.

Sekaligus membuka peluang untuk membuat program pencegahan agar sifat agresif tersebut tidak menjadi perilaku antisosial di masa mendatang, seperti dilansir Health24.

Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science.

8 Alasan Mengejutkan Bayi Anda yang Menangis

download (3)

Sumber: American Academy of Pediatrics (Perhimpunan Dokter Anak Amerika)

Bayi Anda sudah makan, popoknya kering, dan ia tampaknya baik beristirahat. Jadi ada apa dengan merengek mendadak? Meskipun dia insta-air mata mungkin tampak membingungkan, perlu diingat bahwa bayi selalu menangis karena suatu alasan. Untuk membantu Anda mengetahui tersinggung dia, kita telah menyusun hal-hal atas anak Anda mungkin akan mencoba untuk memberitahu Anda, bersama dengan strategi untuk membawa kembali senyumnya.

download (4)“Maukah kau melepas sweater ini?” 

Hanya karena udara adalah anak laki-laki cepat di luar tidak berarti bayi Anda harus berpakaian untuk dogsledding di Siberia. Orangtua cenderung overdress bayi, yang mendapatkan rewel ketika mereka sedang panas dan berkeringat – sama seperti orang dewasa lakukan.

Cara mengatasinya: Dress bayi Anda dalam jumlah yang sama lapisan seperti yang Anda kenakan. Jika Anda tidak yakin apakah dia terlalu panas atau terlalu dingin, letakkan tangan Anda di perut atau punggungnya untuk mengukur suhu tubuhnya. “Kaki atau pipi A bayi sering bisa tampak keren bahkan ketika dia nyaman,” kata Charlotte Cowan, MD, seorang dokter anak di Boston ..

“Bisakah kita semua hanya akur?”

Bayi tidak mengerti kalimat-kalimat seperti, “Aku tidak percaya Anda lupa untuk membayar tagihan Visa,” atau “Mengapa kamu tidak bisa pernah mengambil sampah tanpa diingatkan?” Tapi mereka bisa merasakan saat Mom dan Dad berjuang – dan mereka tidak menyukainya. “Jika ada ketegangan atau berteriak, bayi bisa menangkap itu dan mungkin menjadi rewel,” kata Ellen Schumann, MD, seorang dokter anak di Klinik Marshfield, di Marshfield, Wisconsin.

Cara mengatasinya: argumen Sesekali dengan suami Anda akan terjadi (terutama mengingat tuntutan intens merawat bayi yang baru). Tapi cobalah untuk mengungkapkan perasaan Anda tenang sehingga Anda membuat konsisten, lingkungan yang menenangkan. Simpan diskusi hangat untuk setelah anak Anda pergi ke tempat tidur.

“Aku benar-benar stres!”

Terlalu banyak suara, gerakan, atau cahaya yang terang – di mal, warung kopi ramai, atau pesta keluarga – dapat mendorong bayi menangis. Dan setelah titik, terlalu banyak stimulasi apapun – bahkan yang ditinggalkan di jumper pintu selama 20 menit atau dikelilingi oleh terlalu banyak mainan – bisa menguasainya.

Cara mengatasinya: Setiap anak memiliki titik melanggar berbeda, jadi memperhatikan bagaimana bayi Anda menangani keributan. Jauhkan kunjungan ke toko sibuk pendek, makan di restoran di luar jam (jika mereka lebih tenang), dan memperkenalkan mainan baru – bahkan bebas noise yang – dalam dosis kecil. Juga jadwal waktu tenang setelah jalan-jalan sehingga anak revved-up Anda bisa tenang.

images (9)Perut saya sakit!”

Tidak ada kekurangan alasan mengapa bayi Anda mungkin mengalami ketidaknyamanan perut. Dia bisa memiliki penumpukan menyakitkan gas. Dia mungkin sembelit. Bayi susu formula dapat mengembangkan sensitivitas susu atau alergi susu, yang keduanya dapat menyebabkan kram bersama dengan kotoran lendir. Atau anak Anda bisa memiliki refluks, di mana isi makanan dari perut percikan kembali ke kerongkongan.

Cara mengatasinya: Pertama mencoba bersendawa bayi Anda lebih sering. Anda juga dapat mengurangi gas dengan memijat perutnya dengan lembut atau mengayuh kakinya. Jika Anda menyusui, cobalah menggunakan satu payudara untuk pakan seluruh bukan switching. Susu yang keluar pertama adalah lebih tinggi pada laktosa daripada “susu belakang” yang berikut. Untuk bayi yang minum susu botol, beralih ke puting aliran rendah sehingga menelan anak Anda kurang udara ketika dia minum. Jika itu tidak membantu, mengambil popok poopy dengan dokter anak Anda dan tanyakan apakah Anda harus mencoba formula hipoalergenik atau berbasis kedelai. Jangan panik jika bayi Anda meludah pada kesempatan, tapi berbicara dengan dokter Anda jika gejala-gejala menjadi kronis atau anak Anda tampaknya dalam kesulitan. Anda mungkin perlu untuk memposisikan dirinya tegak setelah makan, menebal susu dengan sereal beras, atau, jika ia memiliki penyakit gastroesophageal reflux (GERD), memberinya obat pengurang asam.

“Aduh, aku dicubit!”

Bayi Anda bisa memiliki rambut atau benang lepas melilit jari kakinya atau jari, memotong sirkulasi dan menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan. Ini lebih umum daripada banyak orangtua menyadari, dan kau harus menangkapnya dini atau anak Anda mungkin memiliki kerusakan jaringan permanen. Kemungkinan lain: Kulit bayi anda teriritasi oleh label atau ritsleting, atau sabuk mobil-kursi atau kereta dorong tali yang lecet nya.

Cara mengatasinya: Undress bayi Anda, dan memeriksa jari-jari kakinya dan jari. Jika Anda menemukan rambut, cobalah membuka bungkusnya, potong dengan gunting kecil, atau menggunakan sejumlah kecil produk rambut menghapus seperti Nair. “Jika Anda memiliki anak, perlu diingat bahwa rambut bahkan bisa melilit penis,” kata Dr Schumann. Juga memeriksa ritsleting dan menyesuaikan setiap tali yang terlalu ketat.

download (5)“Saya merasa kesepian di sini.”

Antara 6 dan 9 bulan, bayi Anda akan belajar bahwa dia terpisah dari Anda berada, yang baik. Tapi dia mungkin mulai menangis segera setelah Anda meninggalkan ruangan karena ia merindukan Anda. Mana yang baik – dan buruk.

Cara mengatasinya: Tidak apa-apa untuk meninggalkan bayi Anda di pusat kegiatan sehingga Anda dapat mengubah beban cucian. Tetapi jika Anda melihat pemisahan ini sesaat memicu meltdown, hentikan apa yang Anda lakukan dan menunjukkan kepadanya sedikit cinta. “Kadang-kadang hanya melihat Anda atau didekap akan menghentikan air mata,” kata Dr Cowan. Sebuah pijatan lembut atau tepukan ringan di bagian belakang juga akan membantu meyakinkan dia bahwa ketika Anda pergi, Anda selalu akan kembali. Jika Anda sudah mencoba setiap trik dalam buku – ayunan, musik, boneka binatang favoritnya – mungkin lebih mudah untuk hanya mengambil bayi Anda ke ruang cuci. Menghibur diri dengan pikiran ini: Dia akan mengatasi kecemasan pemisahan nya sekitar 15 bulan.

“Aku kelaparan!”

Bayi Anda hanya makan satu jam yang lalu, sehingga Anda yakin itu bukan waktu untuk makan yang lain. Atau itu? Jika dia akan mengalami lonjakan pertumbuhan, air matanya mungkin berarti, “Pelayan, saya ingin kursus lain.” Ini menyembur biasanya terjadi pada 2, 3, dan 6 minggu, dan pada 3 dan 6 bulan, dan mereka terakhir sekitar dua hari, kata Melissa Nagin, konsultan laktasi di New York City. Namun, bayi tidak cenderung untuk memeriksa kalender mereka, jadi salah satu mungkin terjadi setiap saat.

images (10)Cara mengatasinya: Apakah bayi Anda benar-benar lapar? Tes terbaik adalah dengan menempatkan dia di kereta dorong atau selempang dan pergi untuk berjalan-jalan. Jika dia tertidur atau tenang dengan cepat, dia tidak membutuhkan makanan. Tapi jika dia berteriak jalan di sekitar blok, menawarkan nya payudara atau botol. “Jangan khawatir – itu benar-benar tidak mungkin untuk meloloh bayi yang disusui,” kata Nagin.

“Tembok ini aku menatap semakin sedikit tua.”

Menghabiskan satu jam di kursi yang sama di sudut yang sama dari ruangan yang sama adalah setara bayi yang terbatas pada ruangan kantor sepanjang hari: tidak menyenangkan. Meskipun beberapa bayi memiliki toleransi yang lebih tinggi daripada yang lain untuk tinggal di satu tempat, semua bayi bosan dan menghargai perubahan pemandangan.

Cara mengatasinya: Mendorong cinta alami anak Anda eksplorasi dengan memindahkan dia ke ruangan lain, membawanya ke taman, atau menjalankan beberapa tugas bersama-sama. Tidak punya waktu untuk berjalan-jalan? Cukup berbicara dan berinteraksi dengan dia adalah penawar besar untuk kebosanan. “Bayi sangat sosial,” kata Prachi Shah, MD, seorang dokter anak perkembangan dan perilaku di Rumah Sakit Anak Texas, di Houston. “Mereka suka berada di sekitar Anda, mendengarkan Anda, dan belajar dari Anda.”

Arm Paralysis (Kelumpuhan Kaki Tangan Bagian Atas ( Brachial Plexus Palsy))

images (3)

Sumber : Roderick Capelo. MD, Ilmu Bedah Tulang (orthopedies)

 Definisi : Kelumpuhan atau kelemahan otot-otot tangan 

1. Bagaimana kondisi ini terjadi pada bayi saya?

Kelumpuhan kaki tangan bagian atas (brachial plexus palsy) disebabkan oleh luka regangan (stretch injury) pada saraf-saraf yang memenuhi otot-otot kaki tangan bagian atas (brachial plexus) selama proses kelahiran. Faktor resiko yang sudah di kenali meliputi berat lahir yang tinggi, posisi sungsang, proses kelahiran yang panjang, kelahiran yang sulit, distosia pada bahu dan stress setelah kelahiran.

Penyebab regangan adalah akibat tekanan saat kelahiran, terutama dalam kasusdistosia pada bahu dan gerakan tarikan. Trauma yang lebih besar terjadi karena gerakan tarikan yang kuat pada tangan selama proses kelahiran sungsang. Tidak diketahui secara pasti seberapa besar regangan yang menyebabkan luka permanen pada bayi.

images (2)2. Apakah bayi saya mengalami rasa tidak nyaman?

Tidak. Kondisi ini disebabkan oleh luka saraf yang memberikan kekuatan dan rasa pada lengan. Gejala khasnya meliputi reflex yang tidak sinetris dan penurunan gerakan spontan yang memengaruhi lengan. Jika anak kelihatan kesakitan, harus dipastikan tidak ada kondisi lain, seperti patah tulang selangka (collarbone), tulang bagian atas lengan (humerus) dengan pemeriksaan sinar X. Infeksi tulang dan/atau infeksi gabungan jiga dapat diketahui, melalui pemeriksaan darah.

3. Pemeriksaan apa yang diperlukan untuk menegaskan kondisi tersebut?

Pemeriksaan dengan sinar x dan pemeriksaan darah akan diperlukan untuk memastikan tidak ada kondisi lain yang adapat mengakibatkan anak Anda mengalami penurunan gerak pada satu kaki tangannya. Biasanya tidak ada pemeriksaan lebih lanjut yang diperlukan jika diagnosis telah dibuat.

4. Apa pengobatan dan kapan terapi fisik diperlukan?

Pengobatan awal meliputi perlindungan anggota badan yang bersangkutan dengan menyematkan lengan baju ke kemeja atau melilitkannya pada tubuh selama beberapa minggu pertama. Segera seletah anak Anda dapat bertoleransi dengannya, harus dimulai serangkaian latihan gerakan. Hal ini bisa secara khusus dilakukan di rumah oleh orang tua. Banyak bayi akan pulih secara spontan dengan sendirinya dalam waktu enam sampai delapan minggu pertama kehidupan dan banyak yang menuju keadaan normal. Bayi-bayi yang tidak segera pulih sampai lebih dari usia tiga bulan mungkin akan melakukan pembedahan di masa depan untuk mengoptimalkan fungsi lengannya.

download (1)5. Berapa lama kondisi ini akan membaik dan akankah ada kelemahan yang tertinggal atau terjadi penurunan fungsi tangan?

Pemulihan yang terjadi dengan sendirinya, biasanya dimulai dalam enam sampai delapan minggu pertama kehidupannya. Jika mulai sebelum tiga bulan terdapat sedikit atau tidak ada gerakan aktif yang memengaruhi lengan, prosedur pembedahan biasanya penting dilakukan untuk memelihara gerakan bahu, dan pinggul. Setelah pembedahan, sangat lumrah jika masih ada beberapa penurunan fungsi.

6. Haruskah di konsultasikan kepada seorang ahli neurologi atau seorang ahli orthopedic?

Konsultasi dengan ahli ortopedi harus dimulai segera setelah di diagnosis ditetatapkan. Sering kali seorang ahli ortopedi akan membantu dalam menghilangkan kondisi lain dan dalam membuktikan diagnosis pada bayi baru lahir dengan penurunan gerak spontan pada satu lengan.

7. Kapan dokter ingin melihat kembali kondisi bayi saya?

Ahli ortopedi perlu mengevaluasi anak beberapa minggu untuk meyakinkan bahwa orang tua melakukan serangkaian latihan-latihan gerakan sebagaimana mestinya dan untuk melihat tanda-tanda kesembuhan. Keputusan melakukan pembedahan ataupun melanjutkan peengobatan tanpa operasi biasanya dibuat pada usia anak tiga bulan.

Tips Memperkenalkan Makanan Satu per Satu ke Balita Anda

images (44)

Sumber: Tuti Soenardi, Ahli Gizi Makanan Anak 

Sebaiknya makanan memang diperkenalkan kepada bayi secara bergantian, satu persatu. Upayakan untuk memperkenalkan satu makanan selama paling sedikit 5 hari berturut-turut sebelum memperkenalkan makanan lain. Dengan demikian, Anda bisa langsung mengetahui seandainya bayi anda sensitive terhadap suatu makanan dan langsung menggantinya. Anda dapat mencobanya kembali pada lain waktu, disaat kemungkinan bayi sudah bisa menerimanya. Pengenalan secara bertahap ini sekaligus memberi bayi kesempatan untuk belajar menelan sedikit demi sedikit.

Pada usia 6 bulan, bayi mulai dapat diberi makanan pendamping ASI karena pada usia itu ia sudah mempunyai reflek mengunyah serta pencernaan yang lebih kuat. Makanan yang pertama diperkenalkan sebaiknya dalam bentuk lumat, misalnya buah yang disaring atau bubur susu dan biscuit yang dilunakkan dalam susu.

Pemberian makanan sebaiknya dilakukan secara bertahap. Saat pertama memperkenalkan makanan, cukupberikan sebanyak 2 sendok makan 2 kali sehari. Buah pun diperkenalkan satu persatu secara bergantian. Baru setelah itu anda bisa mulai memberikan bubur susu. Dalam pemberiannya, sebaiknya gunakan sendok kecil dan berikan setelah pemberian ASI. Perlu anda ingat bahwa jika bayi menolak suatu makanan pendamping, jangan paksa. Ganti saja dengan makanan pendamping lain dan sebaiknya berikan saat bayi lapar.

images (46)Dalam pemberian makanan pendamping ASI, ada sejumlah hal yang perlu Anda perhatikan:

  • ASI harus terus diberikan
  • Makanan halus diberikan 2 kali sehari, yaitu 1 kali buah lumat dan satu kali bubur susu. Setelah makanan ini diterima bayi, Anda bisa melanjutkannya dengan nasi tim saring.
  • ASI sebaiknya terlebih dulu diberikan, baru setelah itu makanan pendamping ASI.

Makanan Bayi 6 – 12 Bulan

Karena usia 6 bulan alat pencernaannya sudah semakin kuat, bayi dapat mulai diperkenalkan pada makanan yang lebih padat dalam bentuk lembek berupa buah, misalnya bubur susu dan nasi tim saring.

Mulai usia 8 bulan bayi sudah bisa diberikan tim cincang. Untuk mempertinggi kandungan gizinya, nasi tim yang diberikan sebaiknya ditambah lemak seperti minyak dan santan sebab bahan makananini selain memberikan rasa gurih juga dapat menambah kalori serta mempertinggi penyerapan vitamin A dan zat gizi lain yang larut dalam lemak. Sebaliknya, garam dan gula sebaiknya tidak diberikan sebelum bayi berusia 1 tahun.

Takaran jumlah Tim yang diberian perlu diperhatikan (untuk sekali makan ) :

  • Usia 6 bulan paling sedikit 6 sendok makan orang dewasa
  • Usia 7 bulan paling sedikit 7 sendok makan orang dewasa
  • Usia 8 bulan paling sedikit 8 sendok makan orang dewasa
  • Usia 9 bulan paling sedikit 9 sendok makan orang dewasa
  • Pada usia 10 bulan secara bertahap bayi mulai bisa diperkenalkan pada makanan yang lebih padat. Bentuk kepadatan nasi tim yang diberikan boleh mendekati makanan keluarga. Bayi juga bisa diberi makanan selingan berupa makanan keluarga, tetapi dalam bentuk lunak.

Sejumlah hal yang perlu diperhatikan pada pemberian makan anak usia 6 -12 bulan adalah :

  • ASI harus terus diberikan.
  • Makanan lembek diberikan dengan frekuensi sesuai usianya, yaitu :
  • Usia 6 – 7 bulan: 1x bubur susu, 1x buah saring, 1x nasi tim saring, 1x kuning telur, ASI sekehendak
  • Usia 7 – 8 bulan : 1x bubur susu, 1x buah saring, 2x nasi tim saring, 1x kuning telur, ASI sekehendak
  • Usia 8 – 9 bulan : 1x bubur susu, 1x buah saring, 2x nasi tim cincang, 1x kuning telur, ASIsekehendak
  • Usia 9 – 10 bulan : 1x bubur susu, 1x buah , 3x nasi tim biasa, 1x kuning telur, ASIsekehendak
  • Usia 10 – 12 bulan : 1x buah , 2x selingan lunak, 3x nasi tim biasa, 1x kuning telur, ASIsekehendak

images (45)Aneka bahan makanan bisa mulai diperkenalkan dan Makanan diberikan sesuai kebutuhan kalorinya agar tidak terjadi kurang atau kelebihan gizi. Kebutuhan kalori bayi adalah 100 kalori per kg berat badan

Tips : Untuk menghindari risiko penyakit pada usia mendatang, pilih bahan makanan yang aman, bila perlu dengan bahan organic

Kebutuhan Gizi Usia 1 – 5 Tahun

Saat bayi berusia 1 tahun, pola makan keluarga bisa mulai diperkenalkan kepadanya, tentunya secara bertahap dan dimulai dalam bentuk lunak, misalnya nasi tim tanpa campuran lauk dan sayuran berbentuk lunak yang dihidangkan terpisah.

Pertambahan berat badan terjadi sangat selama 1 tahun pertama. Pertambahan ini mulai menurun begitu bayi menginjak usia 1 tahun dan mulai aktif berjalan. Mulai usia 2 atau 3 tahun, perkembangan akan meningkat secara bertahap hingga ia mencapai usia dewasa. Pada periode usia ini umumnya perkembangan fisik, intelektual, dan social anak juga mulai berkembang. Ketergantungannya sudah mulai berkurang dan biasanya ia sudah mulai bisa menentukan makanan yang diinginkannya dengan menolak makanan yang tidak disukainya. Dalam tahap ini anak memerlukan pengarahan dan pengamatan lebih dari kedua orangtua. Selain itu orangtua juga dituntut untuk bersabar dalam mepertahankan pola makan sehat atau seimbang bagi sang anak.

Masalah makan pasti akan muncul saat anak menginjak usia balita karena umumnya nafsu makannya naik turun dari ke hari. Kewajiban orangtualah untuk selalu memperhatikan dan memonitor jumlah dan kondisi makanan yang anak konsumsi. Bagi Balita, kegiatan makan terkadang merupakan hal yang kurang menyenangkan karena pada saat usia ini hal yang paling menggembirakan baginya untuk adalah bermain. Permainan itulah yang menjadi medium dan ajang baginya untuk meningkatkan keterampilan.

Manfaatkan moment ini dengan menyuapkan makanan sambil mengajaknya belajar dan bersosialisasi melalui permainan. Dengan demikian, sambil bermain asupan gizi anak tetap terpenuhi.