Daftar Makanan Anak Indonesia Biang Kanker

p1060256 

Sumber : Republika.co.id

1. Okky Jelly Drink           11. Nutrisari Hangat           21. Finto
2. Okky Bolo Drink           12. Segar Dingin                   22. Buah Sari
3. Inaco Jelly                    13. Frutilo Magic                  23. MariTeh Instan
4. Happydent White          14. Fortiplus                        24. Teh Sisri
5. Alloy Jelly                     15. Vidoran Freshdrink        25. Marimas degan
6. Donna Jelly                   16. Hemaviton Jreng           26. Kola-Kola
7. Lotte Juicy Fresh           17. Pop Ice                          27. Sparta
8. Hore                              18. Ice Milk Juus                  28. Pop Drink
9. Jas Jus                          19. Naturade Gold

10. Disney SegarSari        20. MariMas 

 

Ngambil dari Investor Daily hari ini.

Si Manis Peracun Anak http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=260154 &kat_id=3
Nyaris 1 juta dolar AS uang riset digelontorkan, sementara lebih dari 1.900 ekor tikus dilibatkan. European Ramazzini Foundation on Oncology and Enviromental, lembaga riset terkemuka di Italia itu, ingin membuktikan, apakah betul Aspartam sejenis pemanis buatan itu berbahaya bagi kesehatan.
Ramazzini tidak keliru. Bahkan, fakta yang mereka kantongi jauh lebih lebih mengerikan ratusan tikus telah siap menunggu ajal.

unduhan (3)Aspartam, pemanis nonkalori yang memiliki tingkat kemanisan 200 kali gula itu, membikin tikus-tikus tadi langsung dihajar kanker mematikan. Riset yang digelar pertengahan 2005 lalu itu membuat Uni Eropa kian yakin dengan keputusan mereka melarang penggunaan pemanis buatan pada produk makanan.

Jajanan anak-anak, terutama. Jepang, Malaysia, Brunei, Vietnam, langsung mengekor langkah Uni Eropa. Mereka haramkan pula Siklamat, jenis pemanis buatan yang diduga dapat memicu kanker. Bagaimana Indonesia?

Alih-alih dilarang beredar, produk-produk ini sejak lama menjadi kawan akrab anak-anak SD. Mudah ditemui di warung-warung, bahkan dijajakan secara besar-besaran di supermarket.

Survei Lembaga Konsumen Jakarta (LKJ) sepanjang Juni hingga Juli di sejumlah titik di DKI Jakarta membuktikan hal itu.

”Dari 49 sampel yang kami ambil, lebih dari separuhnya mengandung pemanis buatan dalam konsentrasi tinggi,” kata Lies Permana Sari.
Anggota tim peneliti LKJ itu, kemarin (9/8), membeberkan temuan mereka yang telah dikonfirmasi laboratorium Sucofindo.

Disebut berkonsentrasi tinggi, sebab produk ini memuat kadar gula berlipat-lipat. Selain mengandung gula murni, produk tadi juga
ditambahi pemanis. Padahal Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) jelas-jelas mengatakan, pemanis buatan hanya digunakan pada pangan rendah kalori dan pangan tanpa penambahan gula. Adapun sampel-sampel yang disisir LKJ meliputi produk jelly, permen, dan minuman. Ini produk jajanan anak-anak.

”Kami sengaja memilih jenis itu,”

dia menambahkan. Ada 25 merek jelly,16 merek minuman serbuk, dan delapan merek permen. Kelebihan zat pemanis ditemukan bukan hanya pada merek-merek tak terkenal, tetapi juga brand-brand yang sering nongol di layar televisi.

Jumbo-Cup-LokalBukan cuma mengandung konsentrasi pemanis tinggi, produk itu juga seperti berupaya menyembunyikan sesuatu. Beberapa produk, seperti Okky Jelly Drink, Okky Bolo Drink, Happydent White, Yulie Jelly, Donna Jelly, Lotte Juicy Fresh, Vidoran Freshdrink, Naturade Gold, dan Mariteh Instant, tidak mencantumkan batas maksimum penggunaan pemanis buatan Aspartam.
Ini, menurut Lies, menyangkut perkara cukup penting. Riset European Ramazzini Foundation tahun silam membuktikan bahwa pemanis buatan Aspartam berisiko memicu kanker dan leukimia pada tikus percobaan bahkan pada dosis pemberian Aspartam hanya 20mg/kg BB.
”Secara anatomis tikus mirip dengan manusia.

Apa yang terjadi tikus amat mungkin terjadi pula pada manusia,” kata dr Nurhasan, anggota tim riset LKJ.
Karena itu pencantuman komposisi pemanis pada produk amat penting, sebab ada acceptable daily intake (ADI) atau batas jumlah pemanis yang boleh dikonsumsi seseorang sepanjang hidup.

Bahkan, kata dia, jauh-jauh hari riset BPOM pada November-Desember 2002 sudah menunjukkan bahwa konsumsi Siklamat sudah mencapai 240 persen ADI, sementara Sakarin pemanis buatan pemicu kanker kemih sebanyak 12,2 persen nilai ADI.
Tak pelak, kata Lies, anak-anak merupakan konsumen yang paling rentan terhadap dampak negatif dari pemanis buatan. ”Otak mereka masih berkembang,” terang dia. Beragam riset menunjukkan bahwa pemanis buatan, terutama Aspartam, berpotensi memicu keterbelakangan mental akibat penumpukan Fenilalanin menjadi Tirosin pada jaringan syaraf.

Berbeda dengan tikus, efek dari pemanis buatan pada manusia memang tak mewujud seketika. Ia terus berakumulasi dan akan dipanen setelah si anak beranjak dewasa. ”Karena itu, ini boleh dibilang silent disease,”
tutur Lies seraya mengutip riset di Italia yang menunjukkan bahwa sudah ada bukti serangan kanker akibat konsumsi pemanis buatan.

mengonsumsi-makan-berlebihanApa alasan produsen menaburi pemanis makanan? Sulit dipungkiri, terang Lies, ini terkait dengan upaya mereduksi ongkos produksi. ”Kalau dengan sedikit pemanis saja sudah bisa menggantikan konsentrasi gula, kenapa tidak dipakai?,” kata Lies seraya mengatakan bahwa Aspartam, Sakarin, dan Siklamat memiliki tingkat kemanisan dari 30 hingga 300 kali gula.

Menurut tim LKJ, As’ad Nugroho, BPOM hingga saat ini berkeras pemanis buatan masih aman dikonsumsi umum asalkan memenuhi komposisi. Apalagi ada 50 negara yang masih memperbolehkan meski soal aman tidaknya pemanis buatan masih diperdebatkan hingga detik ini. Pada kenyataannya, terang dia, soal komposisi aman ini banyak produsen yang membandel.
”Saat minta izin BPOM, mereka memberikan produk yang komposisinya tepat. Ke pasar, mereka meluncurkan produk yang lain,” kata dia.

UPAYA PENCEGAHAN KANKER

tidak-semua-wanita-bisa-dapatkan-obat-pencegah-kanker-payudara

Sumber : FKUI

Kita sering mendengar, bahwa pencegahan lebih baik dari penyembuhan. Hal itu terlebih sangat benar untuk penyakit kanker. Sebab, kalau sudah terkena kanker, betul-betul bisa repot (biaya maupun upaya) mengobatinya, apalagi sudah stadium lanjut.

Dalam hal kanker kita mengenal tiga tahap pencegahan : pencegahan primer, sekunder, dan tertier; atau pencegahan fase pertama, kedua, dan ketiga. Apakah itu?

CarcinogenPencegahan primer atau fase pertama adalah mencegah jangan sampai terkena kanker dengan menjauhi zat karsinogen (zat penyebab kanker), dan menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena kanker. Inilah cara pencegahan yang paling murah dan utama.

Pencegahan sekunder atau fase kedua adalah deteksi dini kanker, yaitu mencegah jangan sampai kanker stadium dini atau sangat dini (lesi prekanker, atau perubahan menjelang kanker) berkembang lebih lanjut menjadi kanker.

Pencegahan tersier atau fase ketiga adalah mencegah atau menghambat agar kanker yang sudah muncul tidak berkembang lebih jauh, dengan jalan melakukan pengobatan yang tepat. Menurut WHO, bahkan pasien kanker stadium lanjut pun masih dapat diobati untuk mengurangi penderitaannya.

Berikut kita membahas masing-masing metode pencegahan itu lebih rinci.

Pencegahan  primer

Di lingkungan kita terdapat banyak zat karsinogen atau zat penyebab kanker. Contohnya yang paling umum adalah asap rokok, polusi udara, air dan tanah, dll. Bila kita dapat menghindari sedapat mungkin karsinogen itu, maka kita akan terhindar dari kanker. Jadi, tidak heran kalau WHO mengatakan lebih dari 40% dari semua kanker sebetulnya dapat dicegah.

Lagi menurut WHO, tembakau merupakan penyebab tunggal terjadinya kanker paru, yang dapat dicegah dewasa ini. Tembakau menyebabkan 80-90% dari seluruh kematian akibat kanker paru-paru, sekitar 30% dari seluruh kematian akibat kanker di Negara berkembang, termasuk kematian akibat kanker rongga mulut (lidah, gusi), laring, kerongkongan (esofagus), dan lambung. Atas dorongan WHO maka kini di berbagai Negara (termasuk Indonesia) sudah diberlakukan larangan merokok di tempat umum, bahkan iklan rokok. Metode utama pencegahan lain adalah pola makanan (diet) yang baik. Berkaitan dengan diet, perhatikan tips berikut :

  1. Hindari/ batasi makanan yang mudah membuat gemuk, terutama terlalu banyak kalori, lemak (khususnya lemak jenuh), gorengan, manis-manis. Karena terdapat kaitan antara kelebihan berat badan dan kegemukan (obesitas) dan banyak jenis kanker, termasuk kanker kerongkongan, usus besar, payudara, rahim, ginjal.
  2. Banyak makan buah-buahan dan sayuran yang banyak mengandung serat berefek melindungi dari berbagai jenis kanker misalnya kanker usus besar dan poros usus/ rectum.
  3. Terlalu banyak makan daging merah dan diawetkan dengan pengasapan dapat meningkatkan resiko terkena kanker usus besar.
  4. Hindari makanan yang mungkin mengandung zat karsinogen (zat penyebab kanker) seperti daging gosong, daging asap, makanan yang sudah berjamur ( yang dimaksud bukan jamur makanan seperti tempe, oncom, tape, jamur kuping, dll. Melainkan jamur berbahaya yang menghasilkan zat karsinogen yang dinamakan aflatoksin seperti pada makanan yang diletakkan dalam ruangan lembab hingga dapat ditumbuhi jamur berbahaya), makanan dengan zat warna berbahaya  (missal Sudan III pernah dilaporkan dalam saos merk tertentu, zat warna tekstil untuk makanan, dll), makanan diawetkan denngan formalin di luar batas keamanan, dll.

images (2)Metode pencegahan primer lainnya adalah pola hidup teratur, mengelola stress dengan baik antara lain melalui praktik meditasi, relaksasi, olahraga teratur, istirahat cukup. Kesemuanya membuat kesegaran fisik terjaga, daya tahan tubuh terjaga tinggi, sehingga semua penyakit termasuk kanker tidak mudah terjadi.

Dari laporan WHO tahun 2002 kita mengetahui, bahwa kurangnya masukan buah dan sayuran diperkirakan menyebabkan 31% dari penyakit jantung koroner, 11% dari stroke, dan 19% dari kanker saluran pencernaan (gastrointestinal). Sedangkan kurangnya aktivitas fisik diperkirakan menyebabkan sekitar 10-16 % dari masing-masing kanker payudara, kanker usus besar, dan kencing manis, serta 22% dari penyakit jantung koroner.

Konsumsi alkohol juga sebaiknya dihindari, karena berkaitan dengan meningkatnya kejadian kanker rongga mulut, kerongkongan, payudara, dll.

Jadi, bila makanan dan olahraga dapat dijaga dengan baik, maka bukan saja kanker, tapi juga penyakit jantung, stroke, kencing manis akan menjauhi kita. Itulah ‘bonus’ berlimpah dari upaya pencegahan primer.

Di samping hal di atas, perlu diperhatikan untuk menghindari diri dari penyakit infeksi tertentu, terutama yang disebabkan oleh virus seperti virus hepatitis B (VHB), human papiloma virus (HPV) yang dapat menyebabkan timbulnya kanker hati dan kanker mulut / leher rahim.

Tidak sedikit orang berpandangan, bahwa kalau badan kuat, bugar, makanan seimbang, sering olahraga, maka tidak perlu takut terkena penyakit. Hal itu tidak sepenuhnya benar. Sebab bibit penyakit tertentu tetap dapat menembus pertahanan kita, ketika kita lengah atau ketika daya tahan tubuh kita sedang turun. Menurut data WHO, 22% dari kematian akibat kanker di Negara berkembang berkaitan dengan infeksi tersebut.

Seperti telah disebutkan di atas, salah satu bibit penyakit yang cukup banyak menyerang masyarakat kita (konon 20% terkena) adalah virus hepatitis B (VHB). VHB ini dapat menimbulkan peradangan hati (hepatitis). Penyakit hepatitis merupakan penyakit endemis di Indonesia, akibat penyakit ini sebagian dapat berlanjut hingga terjadi pengerasan hati (sirosis), dan sebagian dari yang sirosis ini dapat berubah menjadi kanker hati (hepatoma). Virus hepatits B maupun hepatitis C telah terbukti dapat menimbulkan kanker hati.

Untuk menghindari infeksi VHB adalah dengan imunisasi terhadap hepatitis B. Selain itu, virus ini ditularkan melalui makanan, minuman yang tercemar, juga lewat darah pengidap hepatitis B. Untuk itu, hindari makanan yang mungkin tercemar, dan hindari penggunaan jarum suntik, tindik, atau alat tajam lain yang tidak steril.

Yang mirip hepatitis B adalah virus hepatitis C, namun hepatitis C umumnya hanya ditularkan lewat transfusi darah.

images (3)Virus lain yang dapat menyebabkan kanker adalah HPV (human papiloma virus) yang dapat menyebabkan kanker leher rahim, vagina, dan kanker penis; mungkin juga kanker mulut, tenggorok, dll. Virus ini ditularkan lewat kontak, khususnya hubungan seks. Untuk menghindarinya hindarilah hubungan seks yang tidak sehat (promiskuitas), seperti kehidupan seks bebas, berganti-ganti pasangan atau dengan pekerja seks komersial. Syukurlah saat ini telah ada vaksinasi anti virus HPV, yang dianjurkan diberikan pada usia mulai 9 sampai 26 tahun.

Kanker nasofaring disebabkan oleh virus EB (Ebstein-Barr). Walaupun kanker tidak menular, namun virus EB dapat menular. Maka hindari minuman atau makanan yang tercemar cairan tubuh dari pasien kanker nasofaring, melalui hygiene yang baik. Virus EB juga diketahui menyebabkan limfoma Burkitt.

Selain virus, bakteri tertentu juga dapat menimbulkan kanker. Misalnya, bakteri Helicobacter pylori yang hidup dalam tukak lambung. Adanya bakteri tersebut berkaitan dengan naiknya kemungkinan timbulnya kanker lambung. Kini telah terdapat alat tes melalui hembusan nafas untuk mendeteksi keberadaan kuman ini dalam lambung. Juga sudah terdapat antibiotik yang efektif untuk memberantas kuman itu dalam lambung.

Kuman lain bernama Chlamydia trachomatis yang hidup dalam vagina. Kuman ini belum terbukti menyebabkan kanker, tapi membantu virus penyebab kanker untuk dapat bertahan di dalam vagina. Virus yang terbantu oleh kuman ini adalah HPV (yang terbukti menyebabkan kanker leher rahim dll) dan HIV (Human Immunodeficient Virus) penyebab AIDS. Oleh karena itu, bila seorang wanita diketahui terinfeksi Chlamydia trachomatis sebaiknya diobati dengan antibiotik yang tepat untuk memberantasnya.

Kuman lain bernama Chlamydia psittaci yang terdapat dari kotoran dan bulu burung diduga dapat menyebabkan kanker khusus yang disebut yang disebut linfoma MALT (mucosa-associated lymphoid tissue) pada mata.

Sinar ultraviolet berlebihan dari cahaya matahari dapat meningkatkan risiko terkena berbagai jenis  kanker kulit. Untuk mengurangi paparan ultraviolet antara lain dengan penapis surya, pakaian atau payung protektif.

Beberapa bahan atau zat kimia di lingkungan kerja dapat menimbulkan kanker, misalnya debu asbes (untuk membuat isolator, dll) telah terbukti dapat menimbulkan kanker paru yang dinamakan mesotelioma. Anilin (untuk membuat zat warna, herbisida, bahan peledak, dll) dapat menimbulkan kanker kandung kemih, benzene (untuk membuat aniline, zat warna, obat, dll.) dapat menimbulkan leukemia. Para pekerja pembersih cerobong asap sering terpapar jelaga, mudah timbul kanker buah zakar. Masih banyak zat kimia penyebab kanker, seperti cadmium, formalin, benzidin, dll. Oleh sebab itu para pekerja perlu mengenakan alat proteksi yang sesuai terhadap zat karsinogen di lingkungan kerjanya.

Pencegahan  sekunder

pengobatan kanker payudaraBila sudah timbul perubahan sel yang menjurus ke arah kanker, atau berisiko tinggi terkena kanker, kita masih dapat berupaya menghambat proses lebih lanjut menjadi kanker, upaya ini disebut pencegahan sekunder.

Contohnya, bagi pasien yang menderita kelainan prakanker (‘tunas kanker’ yang berisiko tinggi menjadi kanker) di suatu organ (misal, payudara, usus besar, rahim, kulit, dll), dapat melakukan bedah preventif. Tunas kanker itu diangkat dengan operasi, karena belum menyebar bahkan belum menjadi kanker sesungguhnya, maka dapat sembuh tuntas. Kasus yang umum adalah operasi mengangkat polip di usus besar karena polip berisiko berubah menjadi kanker, atau mengangkat payudara untuk tujuan preventif pada wanita yang memiliki gen kanker payudara yang disebut BRCA-2. Untuk menemukan kelainan prakanker itu diperlukan pemeriksaan seperti Pap smear untuk kanker leher rahim, pemeriksaan darah samar dalam tinja untuk kanker usus besar, dll.

Selain dengan operasi, obat-obatan atau herba tertentu juga dapat digunakan untuk mencegah timbulnya kanker. Sebagai contoh, zat pengencer darah bawang putih, aspirin, minyak zaitun, diteliti dapat berefek mencegah timbulnya kanker. Obat tamoksifen dilaporkan dapat mencegah timbulnya kanker payudara pada kelompok resiko tinggi.

Di RRC dilaporkan, formula herba terkenal ‘Liuweidihuangwan’ (terdiri atas radiks Rehmaniae, fruktus Corni, korteks Moutan, rizoma Dioscoreae, poria, rizoma Alismatis, dll.) dapat mencegah timbulnya kanker kerongkongan pada kelompok berisiko tinggi. Efek ini diperkuat bila dengan vitamin C. Vitamin C sebagai sumber antioksidan berefek mencegah timbulnya kanker karena menghambat timbulnya kanker oleh karsinogen nitrosamine (Li PW, 1995:316).

Pencegahan  tertier

Pencegahan tertier merupakan upaya pertahanan terakhir, yaitu ketika tubuh sudah terkena kanker kita berupaya menghambat pertumbuhan dan penyebaran kanker tersebut lebih lanjut. Pada dasarnya upaya pencegahan tertier adalah sama dengan mengupayakan terapi yang efektif. Selain itu, upaya mencegah kekambuhan dengan melaksanakan pola hidup sehat, olahraga sesuai, diet seimbang, mengonsumsi herba penguat daya tahan tubuh juga termasuk pencegahan tertier.

DETEKSI DINI KANKER DARI GEJALANYA

images (1)Sumber : FKUI

Kanker yang ditemukan secara dini berpeluang besar dapat disembuhkan. Sebaliknya, semakin lanjut kanker ditemukan dan diobati, semakin kecil peluang dapat disembuhkan, semakin mahal pula biaya yang dibutuhkan, semakin kecil pula peluang untuk dapat bertahan hidup lebih lama. Oleh sebab itu, deteksi dini kanker sangatlah penting.

Kanker banyak jenisnya, pada dasarnya semua sel tubuh dapat terkena kanker, oleh karena itu gejala yang mungkin timbul dari adanya kanker dalam tubuh juga berlainan. Berikut ini beberapa gejala yang mungkin menunjukkan adanya kanker, tapi bukan pasti menunjukkan adanya kanker, karena penyakit lain dapat juga menimbulkan gejala yang sama. Oleh karena itu, bila timbul gejala berikut ini dan ada dugaan kanker, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

NO Gejala Kemungkinan kanker atau penyakit lain
1 Perubahan pola buang air besar (missal, diare atau sembelit menetap) atau pola buang air kecil (nyeri, sering); terutama bila disertai darah Kanker: usus besar, saluran kemih, dll.Mungkin juga stress, radang usus besar (biasanya tak berdarah kecuali wasir), radang atau infeksi saluran kemih, dll.
2 Luka yang tidak kunjung sembuh: di kulit ataupun di rongga mulut (lidah, gusi). Kanker: kulit, lidah, selaput lender mulut, dll.Mungkin juga: rudapaksa, jamur, dll
3 Perubahan pada andenng-andeng (tahi lalat): membesar, sekitarnya menjadi merah, gatal, timbul luka tak kunjung sembuh, mudah berdarah, dll. Kanker kulit.Mungkin juga: rudapaksa, radang, infeksi.
4 Keputihan atau perdarahan di luar haid, haid nyeri, atau haid berlebihan dari biasanya. Kanker leher rahim, kanker rahim, dll.Mungkin juga: infeksi, radang, terapi hormon, dll.
5 Benjolan di payudara, apalagi disertai perdarahan dari atau luka di puting susu, penebalan atau luka di kulit di atas benjolan. Kanker payudara,Mungkin juga: tumor jinak, infeksi, rudapaksa, radang payudara.
6 Benjolan abnormal di bagian tubuh lain, missal di leher, ketiak, selangkang, dll. Limfoma (kanker kelenjar getah bening), anak sebar kanker di kelenjar getah bening leher, ketiak, selangkangan, dll.Mungkin juga: infeksi, radangdi mulut, paru payudara, kemaluan, dll. 
7 Kesulitan atau rasa terganjal waktu menelan, atau gangguan lambung membandel. Kanker kerongkongan, kanker lambung, kanker lain mengenai saluran pencernaan, tukak lambung, infeksi atau radang saluran pencernaan.
8 Sesak napas, batuk, dada sesak/nyeri, terutama bila dahak mengandung darah. Kanker tiroid, atau saluran pernapasan (paru-paru), anak sebar kanker (kelenjar getah bening) mendesak saluran pernapasan, dll.Mungkin juga: tumor jinak tiroid, infeksi kronis paru-paru/tbc, dll. 
9 Suara berubah; menjadi parau atau hilang, lebih dari 2 bulan. Kanker pita suara.Mungkin juga: radang, infeksi pita suara. 
10 Dahak dari hisapan lendir dari hidung berdarah (terutama pagi hari), telinga tuli sebelah; terlebih jika disertai benjolan di leher, pandangan jadi dobel. Waspadai kemungkinan kanker nasofaring.Mungkin juga infeksi,iritasi, rudapaksa saluran pernapasan atas.
11 Berat badan menurun atau bertambah drastic (10% atau lebih dalam 6 bulan) tanpa sebab nyata. Kanker saluran pencernaan (pankreas, kerongkongan, dll) yang mengurangi makan, leukemia, hormone dari tumor (karsinoid, paru, hipofisis, dll).Mungkin juga: diet terlalu ketat, pencahar, kurang aktivitas, stress, terapi hormon

 

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) mempopulerkan singkatan/akronim : ‘Waspada’ agar mudah diingat yakni:

Waktu buang air besar ada darah atau lender: hati-hati adanya kanker usus besar.

Adanya benjolan di payudara atau bagian tubuh lain.

Suara serak yang tidak sembuh-sembuh: hati-hati adanya kanker pita suara atau tenggorokan.

Pada saat bersenggama timbul pendarahan: hati-hati adanya kanker mulut rahim.

Andeng-andeng yang makin besar, tambah hitam dan gatal: hati-hati kanker tahi lalat.

Darah dalam dahak, dada terasa nyeri dan batuk yang tak sembuh-sembuh: hati-hati kanker paru-paru.

Adanya penurunan berat badan yang banyak, tanpa disengaja: hati-hati kanker pancreas/lambung.

Selain mengetahui gejala yang mungkin menunjukkan adanya kanker dalam tubuh anda, mungkin perlu juga anda ketahui gejala yang mungkin muncul bila terdapat kanker tertentu.

Tabel berikut ini dapat membantu jika anda kuatir anda mengidap kanker tertentu, misalkan karena ada anggota keluarga anda mengidap kanker tersebut.

No Jenis Kanker Gejala yang mungkin muncul dan pemeriksaan penapis* (sebaiknya berkonsultasi ke dokter) 
1 Kanker Payudara (karsinoma mamae) Muncul benjolan abnormal di payudara, atau di ketiak. Puting susu dapat tertarik ke dalam, atau kemerahan, berkerak, luka, atau mungkin mengeluarkan cairan berdarah. Semakin lama benjolan bertambah besar atau kulit di atasnya atau sekitarnya menebal, kemerahan, lalu luka tak kunjung sembuh. Kian lanjut, penyebaran kanker tidak hanya ke kulit, tapi juga ke kelenjar getah bening ketiak (teraba benjolan di ketiak), paru-paru (batuk-batuk, sesak), hati, tulang, dll.Pemeriksaan penapis: mamografi, USG payudara. 
2 Kanker paru-paru (karsinoma bronkopulmonal) Batuk menetap, dahak mengandung darah, dada terasa penuh, napas sesak, atau nyeri dada. Dapat disertai demam, ujung jari-jari tangan membesar, muka dan leher membengkak (sindrom vena kava superior), suara parau, dll.Pemeriksaan penapis: CT Toraks. 
3 Kanker usus besar (karsinoma kolorektal) Perubahan pola buang air besar seperti frekuensi buang air bertambah sering, diare ataupun sembelit, rasa berat di anus, nyeri samar perut bawah. Dapat pula buang air besar berdarah, berlendir, atau seperti selai; lalu berat badan menurun drastic, pucat, demam, lesu, dll.Pemeriksaan penapis: darah samar feses. 
4 Kanker leher rahim (karsinoma serviks uteri) Perdarahan di antara dua siklus haid, keputihan bertambah (encer, amis, atau berbau busuk, bernanah), perdarahan haid berlebihan, terjadi perdarahan setelah melakukan senggama: lebih lanjut timbul nyeri perut/pinggang bawah, kencing terganggu (sering, nyeri, berdarah), dll.Pemeriksaan penapis: Pap smear, kolposkopi. 
5 Kanker rahim (karsinoma uterus) Keluar cairan encer atau berdarah atau bernanah dari vagina; perdarahan abnormal dari vagina. Nyeri, kembung di perut bawah. Bila sudah menyebar, dapat timbul sesuai organ terkena (batuk, nyeri perut atas, nyeri tulang, kepala, dll).Pemeriksaan penapis: USG abdomen, kuret sitologi. 
6 Kanker kelenjar getah bening (limfoma malignum) Benjolan (kelenjar getah bening yang membesar) di ketiak, lipat paha, leher, perut, dll. Yang makin membesar, dapat disertai keringat malam, demam tak jelas sebabnya, nyeri tulang, berat badan menurun, kulit gatal, kemerahan, dll. Limfoma dapat juga timbul di dada (mediastinum) menimbulkan sesak napas menetap, dll.Pemeriksaan penapis: CT area tersebut. 
7 Kanker nasofaring (karsinoma nasofaring) Mimisan, dahak hisapan lendir dari hidung berdarah, satu lubang hidung terasa tersumbat menetap dan makin berat, satu telinga berdenging dan pendengaran menurun, sakit kepala menetap, penglihatan terganggu, dapat timbul benjolan di leher (anak sebarnya), dll.Pemeriksaan penapis: CT atau MRI nasofaring. 
8 Leukemia (kanker dara) Pucat yang kian bertambah erat, lesu, berat badan menurun drastic, demam berkelanjutan, takut dingin, mimisan, bercak kebiruan karena perdarahan bawah kulit (hematom) di berbagai bagian tubuh, infeksi berulang, nyeri tulang atau sendi, sakit kepala, dll.Pemeriksaan penapis: darah rutin dan gambaran darah tepi. 
9 Kanker indung telur (karsinoma ovarium) Pada awalnya umumnya hampir tak ada gejala. Bila sudah cukup besar perut bawah terasa penuh, nyeri samar, teraba masa.Dapat juga timbul perdarahan abnormal dari vagina, dll.Pemeriksaan penapis: USG atau CT abdomen.

 

10 Karsinoma hepatoselular (HCC) / kanker hati (hepatoma) Rasa penuh, tegang atau nyeri samar di perut kanan atas, teraba massa di perut bagian atas, perut membuncit, lesu, berat badan menurun drastic, demam, kuning, dll.Pemeriksaan penapis: AFP, USG atau CT abdomen. 
11 Kanker tulang (osteosarkoma) Pada mulanya nyeri di bagian tulang tertentu yang hilang timbul, kemudian semakin sering dan menetap dan hebat, terutama di malam hari. Lalu bagian tersebut membesar; badan lesu, mengurus, demam, pucat, dll.Pemeriksaan penapis: ronsen atau CT bagian tersebut. 
12 Sarkoma (kanker jaringan lunak, seperti kanker jaringan lemak/ liposarkoma, kanker jaringan ikat / fibrosarkoma, dll) Pada mulanya berupa benjolan atau pembengkakan. Biasanya tidak nyeri, tapi bila massa menekan saraf atau tulang atau terkena infeksi, dapat timbul nyeri. Dapat timbul luka, berdarah, dll.Pemeriksaan penapis: USG dopler, ronsen, dll.
13 Kanker saluran kemih (kanker ginjal, kandung kemih) Air seni berdarah, bila bekuan darah banyak dapat timbul buang air kecil sakit, sering kencing, sakit perut atau pinggang, bahkan sulit kencing; badan lesu,mengurus, dll.Pemeriksaan penapis: urinalisis, USG abdomen. 
14 Kanker prostat (karsinoma prostat) Gejala seperti hipertrofi (pembesaran) prostat, yaitu buang air kecil sering, aliran tidak lancar, bila sudah menyebar (ke tulang) dapat timbul nyeri tulang, dll.Pemeriksaan: PSA (darah), USG/ CT abdomen, colok dubur. 

 

15 Kanker rongga mulut (ldah, gusi) Mula-mula benjolan menetap, lalu timbul luka (sariawan) di rongga mulut (lidah, gusi) yang tak kunjung sembuh, luka terinfeksi hingga timbul bengkak, nyeri, sakit hingga ke telinga, sulit membuka mulut, dll.Pemeriksaan penapis: biopsi jarum. 
16 Kanker kulit (melanoma, karsinoma sel skuamosa, dll) Perubahan pada andeng-andeng (tahi lalat) seperti berubah warna, bertambah lebar, kemerahan, gatal, rambut di atasnya lepas, timbul luka yang tak kunjung sembuh, mudah berdarah, dll; benjolan mirip kutil dibawah kulit atau penebalan kulit, luka di kulit yang tak kunjung sembuh.Pemeriksaan penapis: biopsi jarum. 
17 Kanker pankreas Pada awalnya sering kali tak ada gejala; dapat timbul nyeri samar di dalam perut sekitar pusar terutama sehabis makan; lalu nyeri pinggang, khususnya bila berbaring terlentang, berkurang bila tengkurap. Berat badan turun (mengurus). Dapat timbul kuning (ikterus) di mata dan kulit, dll.Pemeriksaan penapis: CT abdomen. 
18 Kanker tenggorokan (karsinoma laring) Suara parau, terasa ada benda asing di tenggorokan, batuk nenetap, dahak berdarah. Lebih lanjut napas menjadi sesak, menelan terganggu, timbul benjolan (anak sebar) di leher, dll.Pemeriksaan penapis: laringoskopi. 
19 Kanker tiroid Timbul benjolan di leher yang bergerak naik turun bila menelan sesuatu, lebih lanjut dapat timbul sesak napas, gangguan menelan, suara parau, benjolan baru (kelenjar getah bening) di leher, dll.
20 Kanker lambung Rasa penuh atau sakit samar di ulu hati yang semakin hebat sehabis makan, mual, muntah (berdarah), berak hitam (melena), berat badan terus menurun, dll.Pemeriksaan penapis: endoskopi, ronsen menelan barium, darah samar feses. 
21 Kanker kerongkongan (karsinoma esophagus) Pada mulanya terasa tidak nyaman, rasa ada ganjalan atau nyeri tumpul di tengah dada waktu menelan makanan. Keluhan itu makin lama makin sering dan hebat.Pada mulanya masih dapat menelan makanan padat, lalu makanan padat tak dapat ditelan, hanya makanan cair, pada akhirnya tak dapat menelan makanan apapun, bahkan ludahpun tak tertelan, berat badan menurun drastic.Pemeriksan penapis: endoskopi, ronsen menelan barium.

 

22 Tumor otak Karena otak terbungkus oleh tengkorak, sehingga adanya tumor yang tumbuh membesar membuat tekanan otak bertambah, menimbulkan gejala : sakit kepala menetap, muntah memancar, gangguan saraf otak (penglihatan, pendengaran, dll), kelumpuhan, gangguan keseimbangan, kesulitan bicara (afasia), dll.Pemeriksaan penapis: CT atau MRI kepala. 
23 Kanker buah zakar (karsinoma testes) Satu buah zakar membesar menetap dan tidak nyeri, atau satu buah zakar terasa berat, nyeri tumpul, perut kembung. Bila sudah menyebar ke paru dapat timbul batuk darah, ke tulang timbul nyeri tulang, dll.Pemeriksaan penapis: AFP, HCG (darah), CT abdomen, dopler buah zakar, dll. 
24 Kanker (jenis apapun) stadium lanjut Pada stadium lanjut, kanker sudah menyebar ke berbagai organ, maka dapat timbul keluhan terkait dengan organ yang terkena.Misalnya bila anak sebar (metastasis) ke paru-paru, maka gejalanya seperti kanker paru-paru(batuk, batuk darah, sesak napas), menyebar ke hati, mirip gejala kanker hati (sakit perut kanan atas, dll), dsb.

Catatan:

  • Kepastian diagnosis kanker atau bukan memerlukan tindakan biopsy dan pemeriksaan PA (Patologi Anatomi).
  • Pada umumnya pada stadium dini kanker tak menunjukkan gejala. Oleh karena itu, untuk keperluan deteksi dini kanker, sebaiknya melakukan pemeriksaan berkala (dianjurkan setidaknya setiap tahun sekali). Jenis pemeriksaan penapis untuk jenis kanker tertentu mungkin tidak tercakup  dalam pemeriksaan kesehatan standar (check-up), bila demikian maka perlu dimintakan secara khusus.

Bila ada kecurigaan kanker tertentu dari gejala di atas, sebaiknya secepatnya dipastikan apakah kanker atau bukan, antara lain dengan pemeriksaan penapis, dan berkonsultasi ke dokter. Karena semakin dini kanker ditemukan, semakin besar peluang sembuh, dan semakin kecil pengorbanan (waktu, uang, upaya) yang perlu anda keluarkan untuk terapi.

                  Biopsi adalah mengambil sedikit jaringan tumor untuk diperiksa di bawah mikroskop. Yang paling sederhana adalah dengan biopsy jarum halus (FNAB = fine needle aspiration biopsy), yaitu dokter ahli menusukkan jarum halus ke tumor untuk dihisap sedikit jaringan tumor tersebut. Tindakan biopsy yang dilakukan dokter ahli tidak menyebabkan tumor menyebar. Sebaliknya lebih menguntungkan, karena secepatnya kepastian kanker atau bukan dapat diketahui, sehingga terapi dapat segera dimulai secara terarah.

RINGKASAN TERAPI KANKER SECARA MEDIS

service_icon_western

Sumber : FKUI

Terapi kanker secara kedokteransecara garis besar terdiri atas tiga modalitas (cara) pengobatan utama, yaitu operasi, radioterapi, dan kemoterapi. Namun terdapat juga terapi lain seperti terapi hormonal, imunologis, diet, dll. Berikut ini dijelaskan secara singkat masing-masing modalitas terapi utama secara medis.

Tindakan Operasi

7-2012112P9444S37Operasi atau pembedahan adalah tindakan terapi  dengan cara mengangkat massa tumor (jinak maupun ganas) secara keseluruhan. Dalam hal operasi kanker (tumor ganas), operasi umumnya harus mengangkat pula jaringan sehat/normal di sekitarnya sampai beberapa cm dari tepi tumor ganas tersebut. Hal itu disebabkan kanker memiliki ‘kaki-kaki’ (penjuluran kelompok sel tumor) yang menjulur ke jaringan sekitarnya. Kaki-kaki kanker itu yang pendek 1-2 cm, yang panjang sampai 3-5 cm. Oleh karena itu, untuk kanker usus atau kanker kulit misalnya bila dioperasi harus mengangkat pula 3-5 cm usus normal atau 3-5 cm kulit normal dari tepi massa kanker. Dengan begitu diharapkan tidak ada sel kanker yang tertinggal yang dapat menyebabkan kekambuhan setempat/local di kemudian hari.

Keterbatasan operasi adalah bila lokasi kanker sangat dekat ke organ vital seperti pembuluh darah besar, jantung, dll. Sehingga operasi tidak mungkin mengambil 3-5 cm dari tepi tumor tanpa melukai organ vital di dekatnya itu. Selain itu, untuk kanker yang ukurannya sudah cukup besar, biasanya operasi tidak dapat mengangkat bersih sel-sel tumor, maka setelah operasi masih dianjurkan untuk diradioterapi atau kemoterapi untuk membasmi sel-sel kanker yang mungkin masih tertinggal di daerah yang dioperasi. Keterbatasan lain tindakan operasi adalah kalau mengangkat tumor secara radikal akan mengakibatkan kecacatan yang sangat besar dan berat.

Tindakan Radioterapi

Radioterapi, atau terapi radiasi, atau ‘penyinaran’ adalah metode terapi memakai sinar radioaktif atau sinar pengion yang dapat membasmi sel kanker. Sinar pengion dapat dipancarkan dari alat radioterapi yang disebut linear accelerator ataupun mesin kobal dari luar tubuh (radiasi eksternal), cara ini disebut juga teleterapi. Atau dapat pula dari sumber radiasi yang kecil (partikel radioaktif, seukuran biji beras) yang dapat ditanam atau diletakkan di dalam tumor untuk memberi penyinaran dari dalam tumor (disebut radiasi internal). Atau dalam bentuk bahan radioisotope seperti iodium-131 yang dapat disuntikkan atau diminum pasien untuk mengobati kanker kelenjar gondok, ini disebut juga brakiterapi (brachyterapi), karena sumber sinar pengionnya dekat atau menempel di bagian yang akan disinari/diradiasi. Dosis radioterapi biasanya tidak diberikan sekaligus, tapi diberikan dalam dosis terbagi (fragmentasi), maka pasien radioterapi biasanya disinar sekali setiap hari, 5 kali seminggu, total sebanyak sekitar 20 kali atau lebih.

Sama seperti operasi, efek radioterapi bersifat setempat terbatas, yaitu hanya membunuh sel kanker di lokasi yang terpapar radiasi tersebut. Radioterapi diberikan bila diperkirakan sel-sel kanker belum menyebar jauh, dan dapat dicakup dalam medan atau jangkauan radiasi. Walaupun radiasi tidak tampak, namun radioterapi juga memiliki efek samping. Efek samping radioterapi dapat timbul berbulan-bulan setelah radiasi selesai. Misalnya penyinaran untuk kanker nasofaring di daerah rahang, biasanya berefek samping mulut kering, sulit membuka mulut, kesulitan menelan, kerusakan tulang karena radiasi (radionekrosis) dan lainnya.

Oleh karena itu sebelum radioterapi sebaiknya menanyakan efek samping yang mungkin timbul, dan mentaati petunjuk dokter ahli radioterapi untuk mengurangi efek samping tersebut.

Tindakan Kemoterapi

unduhan (2)Kemoterapi adalah cara pengobatan tumor dengan memberikan obat pembasmi sel kanker (disebut sitostatika) yang diminum ataupun yang diinfuskan ke pembuluh darah. Jadi, obat kemoterapi menyebar ke seluruh jaringan tubuh, dapat membasmi sel-sel kanker yang sudah menyebar luas di seluruh tubuh.

Karena penyebaran obat kemoterapi luas, maka daya bunuhny luas, efek sampingnya biasanya lebih berat dibandingkan dua modalitas pengobatan terdahulu.

Obat kemoterapi secara umum disebut sitostatika, berefek menghambat atau membunuh semua sel yang sedang aktif membelah diri. Jadi, sel normal yang aktif membelah atau berkembang biak juga terkena dampaknya, seperti sel akar rambut, sel darah, sel selaput lendir mulut, dll. Sel tubuh tersebut adalah yang paling parah terkena efek samping kemoterapi, sehingga dapat timbul kebotakan, kurang darah, sariawan, dll.

 Oleh karena itu, pemberian obat sitostatik (berupa obat medis ataupun obat herbal) harus di bawah pengawasan dokter yang berpengalaman untuk mencegah tibulnya efek samping yang serius, dan bila terjadi efek samping dapat segera diatasi/diobati.

Agar sel tubuh normal mempunyai kesempatan untuk memulihkan dirinya, maka pemberian kemoterapi biasanya harus diberi jedah (selang waktu) 2-3 minggu sebelum dimulai lagi pemberian kemoterapi berikutnya.

Tanda-Tanda Awal Pria Terserang Kanker

1-185359378

Sumber : Tim Sehatku Media

PENYAKIT kanker dapat menyerang siapa saja, baik wanita maupun pada pria. Namun, gejala-gejala awal kanker pada pria berbeda dengan wanita.

Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit kanker, ada baiknya mengenali gejala-gejala awalnya. Berikut gejela-gejala awal seorang pria terserang kanker, seperti dilansir Boldsky.
Nyeri tulang rusuk

085906_sekaratPria dua kali mungkin untuk menderita kanker paru-paru dibandingkan wanita. Apa tandanya? Jika Anda seorang perokok dan merasa nyeri yang tajam di bawah tulang rusuk saat bernapas atau bergerak, maka sebaiknya periksa ke dokter.

Kelelahan

Kelelahan bisa menjadi pertanda impotensi dan masalah kesehatan seksual lainnya. Namun pada kenyataannya, kelelahan bisa menjadi salah satu tanda-tanda awal dari kanker darah.

Darah dalam urin

Kanker prostat adalah salah satu pembunuh terbesar pada pria. Penyakit ini bisa menjadi pembunuh yang mematikan, oleh karena itu bila terdapat darah dalam urin Anda, maka segera periksa ke dokter.

Gangguan pencernaan dan sakit perut

Gangguan pencernaan kronis dapat menjadi tanda-tanda awal dari kanker pankreas. Ini bisa ditandai dengan nyeri atau sakit pada satu titik perut, oleh karena itu waspadai gejala dari kanker pankreas ini.

Jus wortel bisa sembuhkan kanker stadium empat?

jus-wortel-jus-penghilang-keriput-wajah

Sumber : Tim Sehatku Media

Mengobati kanker tanpa obat-obatan kimia kini menjadi semakin populer dan diminati oleh banyak orang. Beberapa di antaranya melalui terapi atau bahan-bahan alami yang diketahui bisa menghambat atau bahkan membunuh kanker. Salah satunya adalah jus wortel.

1200382-kanker-620X310Penulis buku anak, Ann Cameron, mengaku telah menyembuhkan kanker ususnya yang sudah pada stadium empat dengan mengonsumsi jus wortel setiap hari. Berdasarkan pengalamannya, Cameron mengklaim bahwa wortel bisa menyembuhkan kanker tanpa kemoterapi, radiasi, atau perawatan kanker lainnya.

Pada tahun 2012, Ann didiagnosis terkena kanker usus. Namun dia menolak untuk melakukan kemoterapi dan operasi. Selanjutnya, kankernya diketahui terus berkembang hingga stadium empat yang berbahaya, seperti dilansir oleh Daily Health Post (12/12).

Setelahnya Ann bertemu dengan seorang pria yang berhasil menyembuhkan kankernya sendiri dengan mengonsumsi lima pon wortel. Pria bernama Ralph Cole itu menjelaskan bahwa awalnya dia hanya mengonsumsi tiga pon setiap hari, namun tidak berhasil. AKhirnya dia mengonsumsi lima pon (sekitar 2,2 kilogram) setiap hari. Setelah tujuh tahun, dia sembuh dari kanker.

Ann mengikuti saran Cole dan mengalami hal yang serupa. Dia mulai mengonsumsi jus wortel sejak 17 November 2012, dan CT Scan pada 30 Juli 2013 menunjukkan bahwa kankernya telah menghilang. Selama itu Ann tidak melakukan kemoterapi, radiasi, atau mengubah pola makannya. Dia masih mengonsumsi daging dan makanan lain termasuk es krim.

5-manfaat-kesehatan-yang-diperoleh-dari-jus-wortelAnn memang tidak merekomendasikan untuk makan makanan yang tak sehat selama proses pemulihan kanker. Namun dia ingin memberitahu pada orang lain bahwa triknya dengan mengonsumsi jus wortel itu berhasil.

Wortel diketahui mengandung falcarinol, sebuah antioksidan yang bisa menangkal kanker. Peneliti selama ini menemukan pengecilan tumor dan penyembuhan kanker payudara akibat zat tersebut. Metode dengan menggunakan buah dan sayuran untuk menyembuhkan kanker sebenarnya telah dilakukan oleh Dr Max Gerson melalui metodenya The Gerson Methods.

Metode tersebut dilakukan dengan membatasi makanan yang dikonsumsi pasien dengan hanya makan makanan sehat serta sayur dan buah selama minimal dua tahun. Cara ini diketahui bisa menyembuhkan kanker tanpa obat.

Wormwood Bunga Pembunuh Sel Kanker

3867

Sumber : Daily Health Post

Banyak orang yang belum familiar dengan tanaman herba bernama wormwood yang biasanya digunakan oleh masyarakat China dalam menggunakan obat-obatan. Padahal penelitian terbaru mengungkap bahwa senyawa dalam tanaman ini bisa membunuh hingga 98 persen sel kanker payudara dalam waktu kurang dari 16 jam.

Jika digunakan sendirian, tanaman ini bisa mengurangi sel kanker hingga 28 persen. Namun jika digunakan bersama dengan zat besi, tanaman wormwood bisa membunuh hampir semua sel kanker. Uniknya, sel yang masih sehat sama sekali tak terpengaruh dengan efek tanaman ini.

Wormwood Leaves And FlowersSemua khasiat tersebut disebabkan oleh adanya senyawa artemisinin dalam tanaman wormwood. Sebelumnya, senyawa ini digunakan dalam obat anti-malaria. Namun sekarang terbukti bahwa tanaman ini juga ampuh membunuh kanker, seperti dilansir oleh Daily Health Post (02/01). 

Ini bukan satu-satunya penelitian yang membuktikan bahwa wormwood ampuh untuk obat kanker. Namun dalam penelitian ini baru diketahui bahwa khasiat wormwood sangat luar biasa, terutama jika dipadukan dengan zat besi. Selama ini parasit malaria tak bisa hidup ketika terpapar artemisinin karena kadar besi di dalamnya. Ternyata hal yang sama juga berlaku pada sel kanker.

Meski begitu, sejak lama diketahui bahwa ekstrak wormwood susah ditemukan dan tak bisa didapatkan dengan harga murah. Namun peneliti Henry Lai dan Narendra Singh dari University of Washington berencana mengembangkannya menggunakan teknologi bioengineering.

Kunci Pengobatan Kanker Pada Tikus Mol

Tikus-Mol-dailymail.co_.uk_

Sumber : Daily Mail

Apakah Anda mengetahui hewan bernama tikus mol (mole rat)? Tikus mol adalah salah satu jenis hewan pengerat yang hidup di dalam tanah. Tikus mol memiliki mata yang kecil, gigi depan yang besar, dan tubuh yang tak memiliki bulu. Baru-baru ini peneliti mengklaim bahwa kunci penyembuhan kanker terdapat pada hewan tersebut.

1Peneliti percaya bahwa sel tikus mol yang kebal terhadap kanker bisa menjadi kunci untuk menghentikan penyebaran penyakit kanker yang telah membunuh delapan juta orang di seluruh dunia setiap tahunnya, seperti dilansir oleh Daily Mail (16/01).

Sebuah tim peneliti yang telah mempelajari tikus mol dan tikus mol telanjang selama 16 tahun mengungkap bahwa memanen zat yang dikeluarkan oleh sel tikus tersebut dan membuatnya bisa dicerna mampu menghancurkan kanker pada manusia dan hewan mamalia. Hasil ini akan dipresentasikan oleh Profesor Aaron Avivi dari Haifa University di London.

Selama penelitian 16 tahun, peneliti tak menemukan sedikit pun sel kanker atau tumor pada tubuh tikus mol. Tikus mol juga memiliki usia 20 tahun lebih lama dibandingkan dengan hewan pengerat lainnya. Mereka menemukan bahwa fakta bahwa tikus mol hidup di bawah tanah telah mengubah sistem metabolisme mereka.

images (8)Mereka menyimpulkan bahwa tikus mol tak hanya kebal terhadap kanker yang bersifat spontan, namun juga kanker yang sengaja ditanamkan pada mereka. Tikus mol memiliki kemampuan untuk menghindari kanker, sekaligus membunuh kanker yang ada dalam tubuh mereka.

Untuk itu peneliti percaya bahwa kunci untuk menyembuhkan kanker pada manusia bisa dipelajari melalui sel tikus mol. Penemuan ini menurut Profesor Sam Ahmedzai akan membawa penelitian kanker ke fase baru yang lebih terang dan menarik. Mereka berharap bisa menemukan obat kanker sekaligus menyelamatkan nyawa manusia yang terkena kanker.

Pare, sayur pahit penghambat sel kanker

manfaat-Pare

Sumber : Huffington Post

Pare, buah pahit yang banyak dikonsumsi di kawasan Asia, termasuk sangat akrab bagi masyarakat Indonesia ternyata memiliki peran penting dalam melawan kanker. Hal tersebut ditemukan peneliti setelah melakukan percobaan pada tikus.

unduhan (2)Peneliti dari University of Colorado Cancer Center menemukan bahwa jus pare bisa menghentikan perkembangan sel kanker pankreas. Pare diketahui mampu menghentikan suplai glukosa pada sel kanker. Ini sangat penting karena sel kanker membutuhkan glukosa untuk berkembang.

“Ini adalah hasil penelitian yang menarik. Banyak peneliti yang mengembangkan obat untuk menghentikan perkembangan kanker. Namun ternyata pare memiliki kemampuan alami untuk itu,” ungkap peneliti Rajesh Agarwal, ketua program dari Cancer Prevention and Control, seperti dilansir oleh Huffington Post (17/03).

Peneliti menguji efek jus pare pada sel kanker pada tikus dan menemukan bahwa tikus yang mengonsumsi jus pare mengalami penurunan perkembangan kanker pankreas sebanyak 60 persen. Sebelumnya penelitian di Saint Louis University juga menunjukkan bahwa ekstrak pare bisa menghentikan perkembangan sel kanker payudara.

Obesitas dapat sebabkan kanker payudara pada pria

OBESITAS-dalamARYUVEDA1

Sumber : Tim Sehatku Media

Sebuah studi terbaru menunjukkan obesitas serta beberapa karakteristik fisik dan hormon terkait lainnya dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada pria.

Di Inggris, sekitar 400 orang pria didiagnosis menderita kanker payudara setiap tahunnya. Namun, penyebabnya masih belum dipahami karena fakta ini jarang ditemukan.

obesitas1Meskipun faktor genetik dapat menjadi penyebab, ada indikasi bahwa faktor fisik dan hormonal tertentu juga terkait dengan resiko ini.  Hanya saja, ketidakpastian tetap ada karena jumlah pasien yang relatif terbatas dalam studi individu.

Sebuah proyek yang dinamai “Male Breast Cancer Pooling Project” mengumpulkan beberapa studi di seluruh dunia yang mencari penyebab penyakit ini. Proyek ini juga mengumpulkan data dari studi kanker payudara laki-laki terbesar sampai saat ini yang didanai oleh Breakthrough Breast Cancer.

Ukuran dan skala proyek ini memungkinkan tim ilmuwan internasional untuk menggabungkan temuan mereka dan menjadi lebih konklusif .

Dengan temuan terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of National Cancer Institute ( JNCI ), tim peneliti menemukan bahwa risiko kanker payudara pada pria meningkat sejalan dengan berat badan. Hal ini berarti obesitas dapat meningkatkan resiko pria menderita kanker payudara sekitar 30 persen.

Para peneliti mengatakan sindrom Klinefelter, (kelebihan kromosom X pada pria), juga dapat meningkatkan risiko kanker payudara.  Sindrom ini juga berhubungan dengan gynecomastia, yakni jaringan payudara yang membesar pada pria. Hal ini tampaknya memiliki efek resiko yang berbeda dari Obesitas .

Sindrom Klinefelter merupakan kelainan genetik yang dialami pria yang ditandai dengan tidak berkembangnya organ seks primer seperti penis dan testis. Pria normal umumnya memiliki kromosom seks berupa XY, namun penderita sindrom klinefelter memiliki kromosom XXY.

“Penelitian ini menyatukan data dari studi kanker payudara laki-laki dari seluruh dunia untuk memperjelas faktor risiko yang tidak menentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pria yang kelebihan berat badan mungkin beresiko lebih tinggi menderita kanker payudara,” ujar Profesor Anthony  , Profesor Epidemiologi dari The Institute of Cancer Research, London seperti dilansir Female First.

Ia menambahkan, ukuran tubuh berhubungan dengan kadar hormon. Faktor hormonal mungkin juga menjadi alasan mengapa pasien mengalami sindrom Klinefelter yang dapat meningkatkan resiko pria menderita kanker payudara.

pria-dada-ts-dlm“Hasil penelitian kami menunjukkan perlunya untuk menyelidiki lebih lanjut peran hormon seks dalam penyebab kanker payudara pada pria,” ujar Swerdlow.

Sementara itu, peneliti dari Breakthrough Breast Cancer, Dr Matius Lam, mengatakan  faktor hormonal memainkan peran besar dalam meningkatkan resiko kanker payudara pada wanita. Hanya saja bagaimana faktor-faktor ini mempengaruhi risiko pada pria tidak dipahami dengan baik.

“Studi ini memberikan wawasan baru soal kontribusi dari kadar hormon seks dan kondisi fisik yang menyebabkan kanker payudara laki-laki. Menjelajahi hubungan ini lebih lanjut akan menjadi langkah berikutnya untuk Payudara Pria Kanker Pooling Project,” ujarnya.

Dr Lam mengatakan sulit untuk memprediksi kapan pria akan menderita kanker payudara. Karenanya, itulah mengapa Breakthrough meneliti hal ini lebih lanjut hingga para peneliti menemukan sebuah gen, yang disebut RAD51B, yang dapat menyebabkan kanker payudara pada pria.

“Penemuan ini bisa membantu menemukan pengobatan baru penyakit ini dan juga telah memungkinkan kami untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana perubahan pada gen RAD51B dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita,” katanya