Mengapa kanker juga menyerang yang bergaya hidup sehat

60371_620

Sumber : Widya Saraswati

” Mbak, selama ini saya sudah menjalani hidup sehat. Saya tidak merokok, dan saya rutin berolahraga. Tapi mengapa saya terkena kanker juga? apa yang kurang dari saya?

Pertanyaan itu keluar dari mulut Mas Gerrard Tunggono, petinggi salah satu perusahaan ternama yang sempat shock karena mendapati dirinya menderita kanker.

Pria indo ini memiliki tubuh langsing sebagaimana dianjurkan oleh AICR/WCRF. Almarhum juga dikenal sebagai orang yang hidupnya baik, tidak macam-macam, disiplin dan sehat.

images (2)Dia bertanya seperti itu kepada saya tepatnya mengungkapkan perasaannya karena pada saat itu  saya adalah pemimpin redaksi sebuah media kesehatan.

Pertanyaan yang kurang lebih serupa juga dinyatakan oleh teman lainnya. ” saya ini hidupnya kan nggak macem-macem to, jeng, semuanya biasa-biasa aja. Tapi ternyata saya kena kanker juga. Mikir yang berat-berat juga tidak, saya sudah melepaskan semuanya karena saya sering meditasi, ” ungkap Bu Rully dua minggu sebelum meninggal.

Teman-teman dekatnya bahkan tidak tahu ia mengidap kanker payudara dan kemungkinan sudah menyebar ke hatinya, karena tidak menunjukan tanda-tanda sama sekali. Tidak sampai sebulan kesehatannya mendadak sangat mundur, hingga menghembuskan nafas terakhir.

Ada lagi kenalan yang diketahui bergaya hidup sangat sehat, bertahun – tahun menjalani pola diet tertentu yang populer di Indonesia, rajin melakukan detoksifikasi, pelaku olahraga yang taat, tubuhnya juga langsing tapi meninggal karena kanker kolon ketika usianya belum 40 tahun

Apa yang salah pada mereka? apa yang kurang pada mereka? kita tdak pernah tahu secara persis, karena tidak memantau secara seksama kesehatan mereka dan tidak memiliki medical record mereka. Kita hanya bisa berharap bahwa apa yang kita lihat pada kehidupan mereka dan mereka yakini itu adalah benar dan sesuai anjuran dokter,

Ambilah contoh berikut ini :

  • images (3)Tentang gaya hidup sehat tidak merokok, apakah benar mereka benar-benar bebas dari asap rokok atau hanya tidak menjadi perokok aktif?
  • Tentang makanan rendah lemak, apakah mereka hanya tidak makan gorengan tapi penggemar makanan olahan, bergajih dan bergula tinggi yang pada akhirnya menjadi lemak tubuh juga?
  • Tentang makanan rendah gula, apakah mereka benar tidak mengkonsumsi gula atau hanya mengurangi minuman manis? banyak orang tidak menyadari bahwa makanan yang mereka makan mengandung tinggi gula seperti nasi, roti, dan minuman ringan.
  • Tentang aktivitas tubuh, apakah benar mereka berolahraga sekitar 30-45 menit setiap hari atau mereka hanya bermain tenis dan golf seminggu sekali? tenis dan golf bukan olahraga melainkan permainan yang tidak memiliki efek aerobik.
  • Tentang makan sayuran, apakah benar makan sayur sesuai kebutuhan harian atau hanya kuahnya plus ” bekas sayur ” berhubungan vitaminnya sudah hilang semua oleh proses pemasakan yang keliru?

Dan masih banyak contoh pertanyaan lain yang dapat dikemukakan, untuk mengecek apakah gaya hidup sehat yang di anggap sudah dilakukan itu memang benar, tepat dan sesuai kebutuhan individu.

Belum lagi pertanyaan menyangkut waktu. berapa lama sudah mereka bergaya hidup sehat? setahun, dua tahun, sepuluh tahun atau hampir sepanjang hidup mereka sudah mengaplikasian gaya hidup sehat?

Bagaimanapun juga, kanker bukanlah penyakit tunggal, dan tidak ada faktor tunggal yang menjadi penyebabnya, banyak hal berkontribusi terhadap kejadian dan perkembangan kanker.

Bersyukur-Sebagai-Gaya-Hidup-Sehat1Perlu diketahui pula bahwa proses yang berlangsung untuk sampai menimbulkan suatu gejala kanker itu tidak singkat dan segera, seperti ketika seseorang terpapar bakteri atau kuman dapat langsung mengalami diare atau gatal.

Setidaknya kita sekarang bisa mencatat, para ahli kanker menyatakan bahwa sejumlah besar kanker terbentuk berkaitan dengan faktor gaya hidup seperti merokok, pola makan yang buruk, dan kelebihan lemak tubuh. Dan kita sebaiknya mengikuti saran parah ahli itu.

” pada dasarnya di dalam diri setiap orang itu ada risiko untuk terkena kanker karena ada gennya. Tetapi mengapa tidak timbul penyakit kankernya, karena ditubuh ada sistem yang mengatur. Pada orang yang menderita kanker berarti ada sistem didalam tubuhnya yang bermasalah akibat gaya hidup, makanan, kehemukan, dan sebagainya terutama stres ” kata Dr. Paulus W Halim, seorang dokter ahli bedah kanker yang mengembangkan pendekatan holistik dalam prakteknya.

Masalahnya adalah pengetahuan seseorang  tentang gaya hidup, makanan, dan berbagai aspek kesehatan lainnya terkait kejadian kanker belum tentu benar. Lebih – lebih dalam aplikasinya isehari-hari, tidak dapat dipastikan bahwa apa yang mereka terapkan sudah tepat dan sesuai dengan kebutuhan individu itu sendri.

Demikian pula dengan faktor stres seperti disebut oleh Dr. Paulus, tidak selalu bahwa yang bersangkutan menyadari diirinya mengalami stres, apalagi stres yang tersimpan di bawah sadar.

Apakah Kanker Dapat Dicegah

kanker

Sumber : Widya Saraswati

Oleh kalangan kedokteran kanker disebut sebagai penyakit tidak menular yang berhubungan sangat erat dengan perilaku dan gaya hidup tertentu, sehingga pada dasarnya dapat di cegah.

Vaksinasi tertentu telah banyak di anjurkan sebagai upaya pencegahan beberapa jenis kanker. Vaksinasi Hepatitis B misalnya, dianjurkan untuk mencegah virus hepatitis B yang dapat menyebabkan terjadinya kanker hati.

unduhan (1)Dibeberapa negara maju para perempuan sejak usia remaja diwajibkan untuk menerima vaksinasi untuk human papilloma virus ( HPV ) untuk  mencegah kanker serviks atau leher rahim. Di Indonesia vaksinasi HPV sudah di mulai di kampanyekan sejak beberapa tahun belakangan ini.

Walaupun banyak ditentang oleh para perokok, namun memilih untuk tidak merokok tembakau dan minum minuman berahkohol terbukti secara signifikan menurunkan risiko beberapa jenis kanker, terutama kanker paru, tenggorokan, mulut, dan kanker hati.

Bahkan jika anda  adalah pengisap rokok tembakau pada saat ini, berhenti masih bisa sangat mengurangi kemungkinan anda terkena kanker, selain mengurangi kemungkinan orang lain yang menghisap asap rokok anda terkena kanker.

Kanker kulit dapat dicegah dengan melindungi kulit dari sengatan matahari berlebihan di siang hari. Banyak cara dapat di lakukan, mulai dari memakai topi, payung dan pakaian  tertutup saat dibawah terik matahari, hingga menggunakan tabir surya.

Diet juga merupakan bagian sangat penting dalam upaya pencegahan kanker. Banyak penelitian dilakukan dan membuktikan bahwa apa yang kita makan terkait erat dengan penyakit.

Para ahli nutrisi menyarankan diet rendah lemak, kaya buah-buahan dan sayuran segar, serta biji-bijian. Gaya hidup organik dan vegetarian dikaitkan dengan pencegahan dan penyembuhan kanker.

Beberapa upaya pencegahan kanker juga dilakukan berdasarkan pada skrining sistematis, untuk mendeteksi penyimpanan kecil atau timbulnya tumor sedini mungkin, bahkan jika tidak ada gejala yang jelas.

Pemeriksaan payudara sendiri pada perempuan dan pemeriksaan testis sendiri pada laki-laki, yang lazim disebut ” sadari ” mamogram, dan pap smear adalah metode skrining umum untuk berbagai macam kanker.

Peneliti dari Northwestern University Feinberg School Of Medicine di Chicago, AS melaporkan dalam jurnal Circulation bahwa 7 langkah yang disarankan untuk perlindungan terhadap penyakit jantung juga dapat mengurangi risiko terkena kanker.

images (1)Ketujuh saran pencegahan penyakit kanker tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Melakukan akativitas fisik secara teratur dan terukur.
  2. Makan makanan yang sehat.
  3. Mengontrol kadar kolestrol tetap normal.
  4. Mengelola tekanan darah tetap normal.
  5. Mengelola kadar gula darah tetap normal
  6. Tidak merokok tembakau dan tidak menghisap asap tembakau sebagai perokok pasif
  7. Mengelola stres pikiran

Adapun Lembaga Riset Kanker Amerika ( AICR ) World Cancer Research Fund ( WCRF ) di amerika serikat memberikan rekomendasi 10 hal yang penting untuk dilakukan oleh mereka yang ingin mencegah kanker dalam kehidupannya.

Berikut ini adalah rekomendasi pencegahan dari penyakit kanker yang di maksud oleh AICR/WCRF :

  1. Usahakan memiliki tubuh seramping mungkin tanpa menjadi kurus.
  2. Lakukan aktivitas fisik palin sedikit 30 menit setiap hari.
  3. Hindari minum minuman manis. batasi komsumsi makanan tinggi kalori.
  4. Makan lebih banyak berbagai sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan.
  5. Batasi konsumsi daging merah ( daging sapi, babi, domba ) dan hindari daging olahan.
  6. Jika terpaksa minum alkohol, batasi 2 takar untuk pria dan 1 takar untuk wanita perhari.
  7. Batasi konsumsi makanan asin dan makanan olahan dengan garam ( natrium ).
  8. Jangan menggunakan suplemen untuk melindungi diri terhadap kanker.
  9. Ini adalah yang terbaik bagi ibu setelah melahirkan, yaitu menyusui secara ekslusif sampai 6 bulan baru menambahkan cairan lain dan makanan kepada bayinya.
  10. Setelah pengobatan, pengidap kanker harus mengikuti rekomendasi untuk pencegahan.

logo-hfcPada intinya, pencegahan dari kanker yang disarankan oleh AICR/WCRF bertumpu pada tiga aspek, yaitu pengelolaan berat badan, pengelolaan asupan makanan dan pengelolaaan aktivitas tubuh.

Seberapa besar kemungkinan kanker dapat dicegah? mungkin itu menjadi salah satu pertanyaan yang berada di benak banyak orang.

Mungkin sebagian orang juga berfikir bahwa orang-orang yang gaya hidupnya biasa-biasa saja tidak akan terkena kanker.

Pada tahun 2007 para ahli dari AICR berusaha menentukan seberapa besar pengaruh diet, aktivitas fisik, dan manajemen berat badan dapat mencegah terjadinya penyakit kanker. Bagaimana pola yang berbeda mempengaruhi risiko kanker.

Tampaknya setiap jenis kanker memerlukan perlakuan yang berbeda, sehingga hasil yang didapatkan juga beragam. Diperlukan riset lebih lanjut tentang pengaruh diet, aktifitas fisik dan pengelolaan berat terhadap pencegahan kanker.

Kanker Dapat Dicegah Melalui Diet Sehat,

Aktivitas Fisik Teratur, dan

Berat Badan Sehat.

Wilayah Kanker %
Endometrium 70
Kerongkongan 69
Mulut, Faring dan Laring 63
Perut 47
Kolorektum 50
Pankreas 19
Payudara Wanita 38
Paru-Paru 36
Ginjal 24
Kantong Empedu 21
Hati 15
Prostat 11

Menurut data yang di paparkan oleh WHO, lebih dari 30 persen kematian akibat kanker di dunia dapat dicegah dengan memodifikasi atau menghindari faktor utama, di antaranya adalah :

  1. unduhan (2)Penggunaan Tembakau
  2. Kelebihan berat badan atau obesitas
  3. Diet yang tidak sehat dan rendahnya konsumsi buah dan sayuran
  4. Kurangnya aktivitas fisik
  5. konsumsi minuman beralkohol
  6. Penyakit infeksi menular seksual HPV
  7. polusi udara perkotaan
  8. Asap di dalam ruangan dari penggunaan bahan bakar padat rumah tangga.

Semua yang di paparkan tersebut merupakan aspek yang dapat di lakukan oleh setiap individu dan keluarga ; tergantung pada ada tidaknya kesadaran untuk mengikutinya dan kuat atau lemahnya komitmen untuk hidup sehat.

 

 

 

 

Apa Sebetulnya Penyakit Kanker itu…??

download

Sumber : Widya Saraswati

Kanker merupakan istilah umum untuk sekelompok besar penyakit yang dapat mempengaruhi setiap bagian tubuh. Istilah lain yang digunakan adalah tumor ganas dan neoplasma.

Salah satu cirri kanker adalah terbentuknya secara cepat sel-sel abnormal yang tumbuh melampui batas-batas kewajaran.

Secara sederhana kanker dapat diartikan sebagai penyakit yang di tandai oleh pertumbuhan sel liar. Sel-sel yang tumbuh liar itu dapat diibaratkan seperti anak nakal, yang tidak patuh terhadap system dan aturan yang telah dibuat.

Penyakit ini bias menyerang siapa saja tidak pandang bulu. Baik laki-laki maupun perumpuan bahkan wadam pun bias terserang. Anak-anak, orang dewasa hingga para lanjut usia juga bias dari strata social maupun tingkat ekonomi paling bawah sampai paling atas.

Kanker merusak tubuh pengidapnya, karena sel-sel yang rusak membelah secara tidak terkontrol membentuk jaringan atau yang juga dikenal sebagi kanker darah, dimana terjadi perbanyakan secara tidak normal sel-sel pembentuk darah ( umumnya sel darah putih dan atau leukosit ) di sumsum tulang belakang dan janringan limfoid.

Tumor dapat tumbuh dan menimbulkan gangguan pada pencernaan, saraf, dan system peredaran darah, selain dapat melepaskan hormon-hormon yang mengubah fungsi tubuh.

Secara umum tumor dibedakan menjadi dua jenis, yaitu tumor jinak dan tumor ganas yang oleh masyarakat awam dikenal dengan sebutan kanker.

Tumor yang tinggal atau berada disatu tempat dan tampak pertumbuhannya cukup terbatas, umumnya dianggap sebagai tumor jinak yang tidak berbahaya.

Oleh para ahli suatu kejadian tumor baru di kategorikan berbahaya atau ganas apabila terjadi dua hal berikut ini :

  1. Sel kanker berhasil menggerakan seluruh tubuh dengan menggunakan system darah atau getah bening, menghancurkan jaringan sehat. Proses ini dalam dunia medis disebut invasi.
  2. Sel membelah dan tumbuh, membentuk pembuluh darah baru untuk member makan diri sendiri. Oleh para pakar lazim disebut proses angiogenesis.

Ketika tumor berhasil menyebar ke bagian tubuh yang lain lalu bertumbuh, menyerang dan mengahancurkan jaringan sehat lainnya, hal itu menjadi pertanda bahwa tumor sudah menyebar atau mengalami metastasis. Artinya, kondisinya sangat serius dan lebih sulit diatasi. 

Kenali Penyebab Kanker

images (2)Kanker merupakan suatu hasil yang luar biasa akibat sel-sel tumbuh tak terkendali dan tidak mati. Sel-sel normal di dalam tubuh mengikuti jalur pertumbuhan secara tertib, membelah dan mati. Kematian sel terprogram itu disebut apoptosis. Dan ketika proses ini mengalami kekacuan, maka kanker mulai terbentuk.

Tidak seperti sel-sel biasa, sel-sel kanker tidak mengalami program kematian dan malah terus tumbuh dan membelah. Hal ini menyebabkan massa sel abnormal tumbuh tak terkendali.

Sel juga dapat tumbuh tek terkendali jika ada kerusakan atau mutasi DNA, sehingga terjadi kerusakan gen yang terlibat dalam pembelahan sel. Ada empat kunci tanggung jawab gen dalam proses pembelahan sel :

  • Onkogen memberitahu sel kapan harus membelah.
  • Gen yang menekan tumor memberitahu sel kapan tidak membelah.
  • Gen bunuh diri mengendalikan apoptosis dan memberitahu sel untuk bunuh diri jika terjadi ketidakberesan.
  • Gen DNA-perbaikan menginstruksikan suatu sel untuk memperbaiki kerusakan DNA.

Kanker terjadi ketika suatu sel gen mutasi membuat sel tidak mampu memperbaiki kerusakan DNA dan tidak mampu bunuh diri. Dapat diktakan, kanker adalah hasil dari mutasi yang manghambat onkogen dan fungsi gen penekan tumor, sehingga menyebebkan pertumbuhan sel yang tidak terkendali.

Adapun karsinogen merupakan suatu jenit zat yang secara langsung bertanggung jawab terhadap keruskan DNA, dan berfungsi mempromosikan atau membantu terjadinya kanker.

Beberapa contoh zat karsinogen antara lain adalah :

  • Karsinogen fisikal, antara lain radiasi sinar ultraviolet dari terik matahari, radiasi sinar x, radiasi gamma.
  • Karsinogen kimiawi, antara lain asbes komponen asap tembakau, aflatoksin ( kontaminan makanan ) dan arsen ( kontaminan air minum )
  • Karsinogen biological, antara lain infeksi dari virus tertentu, bahteri atau parasit. 

Ketika tubuh kita terpapar zat-zat karsinogen, itu berarti radikal bebas terbentuk dan mencoba untuk mencari electron dari molekul lain dalam tubuh. Radikal bebas merusak sel dan mempengaruhi kemampuan mereka untuk berfungsi secara manual.

Kanker juga dapat terjadi sebagai hasil dari kecenderungan genetic yang diwariskan oleh anggota keluarga.

Anda kemungkinan seseorang dilahirkan dengan mutasi gen tertentu atau terjadi kesalahan dalam suatu gen, yang membuat orang tersebut secara statistic memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami pertumbuhan sel kanker dikemudian hari.

Pewarisan gen ini biasanya mengikuti garis jenis kelamin. Bila nenek mengidap kanker maka garis keturunan nenek memiliki kemungkinan mendapatkan warisan gen tersebut. Begitu pula sebaliknya jika nenek mengidap kanker maka ada kemungkinan anak atau cucu laki-laki kakek mewarisi gen tersebut.

Ada factor medis lain yang juga dapat menyebabkan kanker. Antara lain dengan semakin bertambahnya usia ternyata di dalam DNA terdapat peningkatan kemungkinan mutasi penyebab kanker. Hal inilah yang membuat usia termasuk dalam factor risiko penting terjadinya kanker.

Beberapa virus juga telah dikaitkan dengan kanker, seperti :

  • Human papillomavirus ( penyebab kanker leher rahim / servik )
  • Hepatitis B dan C ( penyebab kanker hati )
  • Epstein-Barr virus ( penyebab beberapa kanker pada anak )
  • Human immunodeficiency virus ( HIV )

Dan kemungkinan masih ada hal-hal lain lagi yang menekan atau melemahkan system kekebalan tubuh dan menghambat kemampuan tubuh untuk melawan infeksi, sehingga meningkatkan kemungkinan berkembangnya kanker. 

Banyak Ragam Kanker

download (1)Para ahli menemukan lebih dari 100 jenis kanker, yang dibedakan berdasarkan tipe sel apa yang terserang. Namun demikian dunia kedokteran telah membuat klarifikasi ragam kanker itu menjadi lima kelompok besar, yaitu :

  • Karsinoma, memiliki cirri-ciri adanya sel-sel yang menutupi wilayah internal dan eksternal bagian tubuh tertentu seperti paru-paru, payudara dan usus besar ( kolon )
  • Sarcoma, dengan cirri-ciri sel-sel kanker terletak di dalam tulang, tulang rawan, lemak, jaringan ikat, otot, dan jaringan pendukung lainnya.
  • Limfoma, adalah kanker yang dimulai di dalam kelenjar getah bening dan jaringan system imun.
  • Leukemia, adalah kanker yang dimulai di sumsum tulang dang seringkali berakumulasi di dalam aliran darah.
  • Adenoma, adalah kanker yang muncul di dalam tiroid, kelenjar pituitary, kelenjar adrenalin dan jaringan kelenjar lainnya.

Adapun jenis-jenis kanker yang banyak terjadi pada anak-anak, orang dewasa maupun lanjut usia, baik laki-laki maupun perempuan secara umum adalah sebagai berikut.

  1. Pada anak-anak :
    1. Kanker darah ( leukemia )
    2. Kanker otak
  • Kanker getah bening
  1. Pada perempuan
    1. Kanker payudara
    2. Kanker leher rahim ( serviks )
  • Kanker rahim
  1. Kanker kelenjar getah bening
  2. Kanker paru-paru
  3. Kanker usus besar ( kolon )
  • Kanker otak
  • Kanker hati
  1. Kanker pancreas
  1. Pada laki-laki
    1. Kanker prostat
    2. Kanker nasofaring
  • Kanker kelenjar getah bening
  1. Kanker paru-paru
  2. Kanker otak
  3. Kanker usus besar ( kolon )
  • Kanker tulang
  • Kanker hati
  1. Kanker pancreas

Pada dasarnya setiap jenis kanker dapat menyerang siapa pun, kecuali jenis kanker yang sangat khas pada jenis kelamin tertentu.

Misalnyakanker prostat hanya menyerang laki-laki dewasa, kanker rahim dan leher rahim hanya terjadi pada perempuan dewasa. Kanker payudara meskipun juga terjadi pada laki-laki namun sangat jarang. 

Perhatikan Gejala Kanker

images (3)Gejala kanker sangat bervariasi dan tergantung pada dimana kanker berada, di mana kanker telah menyebar, dan seberapa kanker bisa dirasakan atau dilihat melalui kulit.

Benjolan pada payudara atau testis dapat menjadi indicator kanker di lokasi tersebut. Kanker kulit ( melanoma ) biasanya ditandai oleh perubahan kulit atau tahi lalat di kulit. Kanker mulut dapat di tandai dengan adanya bercak putih di dalam mulut atau bintik-bintik putih dilidah.

Kanker lainnya memiliki gejala yang kurang jelas secara fisik. Tumor otak cenderung menunjukan gejala awal penyakit karena mempengaruhi fungsi kognitif yang penting.

Kanker pancreas biasanya terlalu kecil untuk menimbulkan gejala, sampai penyakit tersebut menyebabkan rasa sakit akibat dorongan terhadap saraf terdekat atau menggangu fungsi hati, sehingga menyebabkan mata dan kulit terlihat menguning yang tak lazim disebut sakit kuning.

Gejala juga bisa terlihat setelah tumor tumbuh dan mendesak organ-organ tubuh dan pembuluh darah.

Sebagai contoh, kanker usus besar ( kolon ) menimbukan gejala sembelit, diare, dan perubahan ukuran kotoran ( feses ). Kanker kandung kemih atau prostat menyebabkan perubahan fungsi kandung kemih, misalnya menjadi lebih sering buang air kecil atau sebaliknya menjadi semakin jarang berkemih.

Sel-sel kanker menggunakan energy tubuh dan menyebabkan fungsi hormone yang normal menjadi terganggu. Hal ini memungkinkan gejala-gejala seperti demam, kelelahan, keringat berlebihan, anemia, dan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan. Bila perubahan  semacam itu terjadi maka dapat dicurigai sebagai gejala kanker.

Walaupun demikian gejala-gejala tertentu yang umum terjadi mungkin juga merupakan gejala beberapa penyakit lain.

Misalnya batuk dan suara serak dapat menjadi gejala kanker paru-paru atau kanker tenggorokan, tetapi juga dapat menjadi gejala beberapa kondisi lain seperti TB, flu, perokok berat, dan lain-lain.

Apabila kanker menyebar, atau mengalami metastasis, gejala tambahan dapat timbul di daerah  yang baru terkena. Pembekakan atau pembesaran kelenjar  getah bening umum terjadi, dan biasanya muncul sebagai gejala awal.

Jika kanker menyebar sampai ke otak, pasien mungkin menunjukan gejala-gejala vertigo, sakit kepala atau kejang. Penyebaran kanker paru-paru dapat menimbulkan gejala batuk dan sesaknapas. Penyebaran kanker ke hati akan menimbulkan gejala ukuran hati membesar dan mengakibatkan sakit kuning, tulang terasa sakit, rapuh, dan mudah patah.

Gejala-gejala metastasis akhirnya tergantung pada lokasi dimna kanker telah menyebar. Yang pasti, pada umumnya sebelum kanker meluas atau merusak jaringan di sekitarnya, pengidapnya tidak merasakan berbagai keluhan ataupun gejala. Ketika gejala atau keluhan sudah timbul dan disadari, biasanya penyakit sudah mencapai stadium lanjut.

Yayasan Kanker Indonesia ( YKI ) memberikan panduan sederhana, supaya masyarakat awam dapat dengan mudah menandai adanya gejala awal yang patut dicurigai sebagai kanker. Di antaranya adalah :

  1. Waktu buang air besar atau buang air kecil terjadi perubahan kebiasan atau mengalami gangguan.
  2. Alat pencernaan terganggu dan mengakibatkan susah menelan.
  3. Suara berubah serak atau batuk yang tak sembuh-sembuh.
  4. Payudara atau bagian di bagian tubuh yang lain tumbuh benjolan ( tumor )
  5. Andeng-andeng ( tahi lalat )yang berubah sifatnya, mejadi tumbuh semakin besar dan terasa gatal.
  6. Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh
  7. Adanya koreng atau borok yang tak kunjung sembuh

Apabila pada diri seseorang ditemukan salah satu dari ketujuh gejala tersebut di atas sebaiknya segera menjadi perhatian. Segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah gejala tersebut merupakan pertanda adanya kanker atau bukan. 

Bagaimana Kanker Menyebar

images (4)Alasan utama kanker sulit untuk bisa disembuhkan adalah ketika sudah menyebar ke bagian tubuh yang berada dari tempat dimana kanker mulai ada.

Kanker yang tumbuh di suatu bagian tubuh pertama kalinya di sebut kanker primer. Kanker yang menyebar ke bagian tubuh lain dan kemudian mulai bertumbuh di tempat baru itu di sebut sekunder.

Para peneliti mengatakan bahwa mayoritas kematian akibat penyakit kanker terutama berkaitan dengan tumor yang mengalami metastasis. Hanya sekitar 10 persen saja kematian akibat kanker yang disebabkan oleh tumor primer.

Untuk dapat menyebar ke bagian tubuh lain, beberapa sel kanker primer harus bisa melepaskan diri, dan melakukan perjalanan ke bagian lain tubuh, dan mulailah menetap lalu tumbuh disana.

Sel-sel kanker tidak saling menempel sebagaimana sel-sel normal. Sel-sel kanker itu juga dapat menghasilkan sendiri zat-zat yang merangsang diri mereka untuk bergerak.

Pertanyaannya adalah, bagaimana sel-sel kanker itu melakukan perjalanan mereka di dalam tubuh? Menurut penelitian para ahli ada tiga cara utama bagi kanker untuk menyebar :

  1. Penyebaran local
  2. Melalui sirkulasi darah
  3. Melalui system limfatik

Kanker tumbuh secara langsung ke jaringan tubuh di dekatnya. Dalam rangka penyebaran, sel kanker gharus terlepas lebih dahulu dari kanker primer.

Sel-sel yang terlepas itu kemudian bergerak melalui dinding pembuluh darah dan selanjutnya masuk ke aliran darah.

Ketika sel-sel itu sudah masuk ke dalam aliran darah, mereka tersapu oleh sirkulasi darah sampai terjebak disuatu tempat. Biasanya terjebak di pembuluh darah yang sangat kecil yang disebut kapiler.

Selanjutnya sel-sel itu harus bergerak kembali melalui dinding kapiler dan masuk ke jaringan organ terdekat. Di situlah sel-sel itu mulai berkembang biak, tumbuh sebagi tumor baru.

Kita bisa membayangkan, perjalanan sel kanker untuk bisa menempati daerah baru sebetulnya merupakan perjalanan yang rumit. Kebanyakan sel-sel kanker yang terlepas itu tidak mampu bertahan.

Mungkin , dari ribuan sel-sel kanker yang mancapai sirkulasi darah hanya satu yang akan mampu bertahan untuk membentuk kanker sekunder atau metastasis.

Sebagian sel-sel kanker yang mau menyebar itu seringkali sudah lebih dulu dibunuh oleh sel-sel darah putih yang menjadi “ kopassus “ dalam system kekebalan tubuh kita. Sel-sel kanker lainnya kemungkinan mati karena sudah babak belur di terjang oleh darah yang mengalir deras.

Didalam sirkulasi darah sel-sel kanker kemungkinan juga mencoba untuk tetap bertahan pada trombosit dengan membentuk gumpalan ( platelet ) sebagai upaya perlindungan diri.

Cara ini, menurut penelitian, juga dapat membantu mereka agar tersaring dalam jaringan kapiler berikutnya yang dimasuki, sehingga mereka kemudian dapat berpindah ke dalam jaringan untuk memulai suatu tumor sekunder.

Adapun cara kanker menyebar melalui system limfatik sangat mirip dengan cara menyebar melalui aliran darah.

Sel kanker harus lebih dulu terlepas dari tumor primer. Kemudian sel-sel itu melakukan perjalanan di dalam cairan getah bening. Mengalir sampai sel-sel tersebut terjebak di saluran kecil di dalam kelenjar getah bening. Di sanalah sel-sel mulai tumbuh menjadi kanker seknder. 

Pola Penyebaran Kanker

images (5)Apakah itu di dalam darah atau getah bening, sel kanker yang bergerak akan berhenti di tempat pertama dia terjebak. Di dalam aliran darah, biasanya jaringan kapiler yang pertama disinggahi aliran darah dari organ-organ tubuh paling banyak menuju kapiler di paru-paru. Maka tidak mengherankan bila paru-paru menjadi tempat yang sangat umum untuk kanker menyebar.

Darah dari organ-organ system pencernaan berjalan melalui kapiler hati sebelum kembali ke jantung dan kemudian ke paru-paru. Biasanya kanker pada system pencernaan menyebar ke hati. Bahkan hati merupakan daerah penyebaran kanker kedua yang paling rawan, setelah paru-paru.

Beberapa kanker menunjukan pola tak terduga dalam penyebaranna. Sebagai contoh, kanker prostat biasanya menyebar ke tulang. Para ilmuwan masih menyelidiki mengapa hal ini terjadi.

Dalam dunia kedokteran juga di kenal istilah mikrometastasis, untuk menyebutkan daerah penyebaran kanker ( metastasis ) yang terlalu kecil untuk dilihat.

Jika ada sel-sel individual atau wilayah sangat kecil dimana sel-sel liar tumbuh di dalam tubuh, hingga kini belum di temukan alat yang secara sangat rinci mampu menunjukannya.

Untuk beberapa jenis kanker, tes darah dapat mendeteksi protein tertentu yang dilepaskan oleh sel-sel kanker. Hal itu memberikan pertanda bahwa ada metastasis yang terlalu kecil untuk muncul di alat ( scan )

Tapi bagi sebagian besar kanker, tidak ada tes darah yang dapat menyatakan apakah kanker menyebar atau tidak.

Menurut Pusat Kanker Inggris, beberapa hal berikut ini biasanya menjadi dasar bagi para dokter untuk menyatakan adanya penyebaran kanker :

  • Sebagian besar dokter hanya bisa memperkirakan apakah kelihatannya terjadi metastasis atau tidak, berdasarkan pengalaman-pengalaman dengan banyak pasien lain sebelumnya.
  • Apakah sel kanker ditemukan di pembuluh darah pada tumor yang dibuang saat operasi ( misalnya pada kanker testis ). Jika ditemukan maka sel-sel kanker lebih mungkin mencapai aliran darah dan menyebar ke tempat lain di dalam tubuh.
  • Seberapa tinggi stadiumnya? Semakin tinggi stadium,semakin agresif kanker, maka semakin besar kemungkinan sel-sel kanker itu telah menyebar ke tempat lain.
  • Apakah didalam kelenjar getah bening yang di buang saat operasi mengandung sel kanker ( minsalnya pada kanker payudara atau kanker usus ). Jika kelenjar getah bening mengandung sel-sel kanker maka dapat menjadi pertanda bahwa sel-sel ganas itu telah memisahkan diri. Tetapi belum ada cara untuk mengetahui secara pasti apakah mereka telah menyebar ke area lain.

Sel-sel kanker sering terjebak dalam kelompok kelenjar getah bening yang paling dekat dengan tumor. Apabila kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening maka dokter akan memberikan saran dan informasi tentang perawatan lebih lanjut.

Sebagai contoh, operasi kanker payudara dilakukan dengan maksud untuk membuang satu atau lebih kelenjar getah bening dengan tujuan untuk membuang sel-sel kanker.

Informasi sangat penting bagi penderita. Jika dokter berfikir ada kemungkinan terjadi mikrometastasis, mereka mungkin menawarkan perawatan lebih lanjut seperti kemoterapi, radioterapi, terapi hormon atau terapi lain.

Perawatan setelah operasi disebut pengobatan adjuvant. Tujuannya adalah untuk membunuh sel kanker sebelum meraka tumbuh cukup besar dan terlihat lewat alat scan.

Dengan kata lain, pengobatan dilakukan untuk memastikan kanker tidak kembali. Tapi hingga kini melalui cara-cara medis tidak ada yang bisa mengetahui secara pasti apakah semua sel kanker telah berhasil dilenyapkan, ketika seseorang selesai menjalani pengobatan.

Inilah ketidakpastian yang membuat kanker sulit diatasi bagi banyak orang, bahkan pada mereka  yang tampaknya telah berhasil dalam menjalani program pengobatan.  Barangkali ini pulalah yang menempatkan kanker hingga sekarang sebagai penyakit yang menjadi penyebab kematian paling ditakuti.

Terapi Kanker Modern (INTERVENTIONAL ONCOLOGY)

icon-interventional-radiology

Sumber : CancerHelp.Com


Terapi kanker secara konvensional, meliputi: operasi pengangkatan tumor, radioterapi (penyinaran), kemoterapi dan terapi biologis. Ketiga metode ini adalah terapi kanker yang paling umum digunakan.

Sayangnya terapi kanker jenis ini bukan tanpa problem/efek samping. Pasien kanker di negara-negara berkembang sudah semakin kritis, dan memiliki berbagai tuntutan baru, seperti: resiko dan efek samping yang lebih kecil, masa pemulihan yang lebih cepat, serta terapi yang lebih hemat biaya (rawat jalan ketimbang rawat inap), Terima kasih terhadap perkembangan teknologi dan komputer yang memungkinkan semua itu terjadi. Terapi kanker yang memanfaatkan tehnik minimal invasive ini, disebut dengan: Interventional Oncology.

unduhan (4)Interventional oncology telah membantu sekitar 10 juta pasien kanker di seluruh dunia, terutama pasien kanker kolorektal/usus besar dan kanker payudara. Selain itu juga pasien kanker stadium lanjut (metastasis) dengan ukuran tumor yang sangat besar, yang sebelumnya tidak dapat dioperasi. Interventional oncology betul-betul membantu pasien-pasien ini.

Berikut ini adalah beberapa terapi kanker modern yang sering digunakan:

ROBOTIC RADIO SURGERY SYSTEM

Metode knifeless (tanpa pisau bedah sesungguhnya) menggantikan operasi pembedahan terbuka dengan sinar laser/partikel radioaktif yang secara akurat diarahkan ke lokasi tumor dengan bantuan computer. Metode ini aman digunakan tanpa perlu merusak jaringan sehat di sekitar tumor. Manfaat lain terapi kanker ini: pemulihannya lebih cepat serta tidak ada lagi sisa jahitan bedah, kecuali tanda sekecil lubang jarum.

Jenis-jenis kanker yang dapat diobati dengan metode Robotic Radio Surgery System antara lain:

  • Tumor ganas : astrocytoma, glioma, tumor di tengkorak kepala, metastase (ke otak dan tulang), kanker nasofaring
  • Tumor jinak: meningioma, neuroma akustik, schwannoma, adenoma kelenjar pituitari, hemangioblastoma, craniopharngioma, tumor jinak lainnya
  • Extracranial Tumor: base of skull, leher, tulang panggul, tulang belakang, tulang selangka, pankreas, liver, paru-paru, prostat dan tumor lainnya di area lain tubuh.

TRANS-ARTERIAL CHEMO EMBOLIZATION (TACE)

Metode TACE telah digunakan secara luas dalam 15 tahun terakhir ini untuk mengobati kasus cirrhosis hati maupun kanker liver yang ukurannya sangat besar (>5 cm) yang tadinya tidak dapat dioperasi.

Dalam TACE, sebuah kateter kecil yang berisi obat kemoterapi dosis tinggi diarahkan ke lokasi tumor melalui visualisasi X-RAY. Tujuannya: memblokir pembuluh darah yang membawa makanan ke tumor agar tumor mati kelaparan. Terapi kanker TACE sangat singkat dan pasien hanya perlu beristirahat total 20-24 jam saja. SELECTIVE INTERNAL RADIATION THERAPY (SIRT)

Berbeda dengan radioterapi konvensional, SIRT diarahkan langsung ke lokasi tumor dan secara selektif akan membakar hanya tumornya saja. Dengan terapi kanker bertarget ini, dokter kini sanggup melakukan radioterapi di lokasi tumor yang sulit dijangkau oleh radioterapi eksternal, seperto: tumor liver. Selain itu SIRT juga menghasilkan 40 kali lipat radiasi lyang ebih efektif terhadap tumor dibandingkan dengan metode konvensional biasa.

2011_04_01_photoRADIO FREQUENCY ABLATION (RFA)

RFA banyak digunakan untuk mengobati tumor di daerah liver, pankreas, ginjal dan tulang. Metodenya adalah dengan memasukkan alat seperti jarum (RFA probe) ke lokasi tumor untuk memasak tumor tersebut dengan gelombang radio. RFA biasanya dikombinasikan dengan kemoterapi local. Terapi kanker dengan metode RFA juga dapat digunakan untuk kasus-kasus kanker tahap lanjut (paliatif care) untuk mengurangi rasa sakit.

PERCUTANEOUS ETHANOL ABLATION (PEA)

Metode PEA adalah metode yang sangat simple, namun tergolong baru dalam mengobati tumor. Caranya: injeksi alcohol langsung diarahkan pada tumornya. Paling ideal digunakan untuk kasus kanker hati dengan ukuran tumor dibawah 3 cm, dan tumornya berkantung/seperti kapsul. Terapi kanker jenis ini juga dapat dipertimbangkan untuk kasus kanker kambuhan yang sebelumnya telah diobati dengan metode minimal invasive lainnya.

Terapi Genetik Bertarget

005

Sumber : Tim Sehatku Media

Terapi Penyembuhan Kanker— Kanker adalah Penyakit Jaringan Molekul

  Kanker — Penyakit Jaringan Molekul

Ciri khas dari tumor ganas adalah karena ketidakstabilan sekelompok gen yang menyebabkan proses pembelahan sel terus menerus menghasilkan variasi sel baru, sehingga muncul sekelompok sel tumor yang mempunyai karakteristik biologis berbeda.

Perubahan gen dalam tumor bukan hanya jumlahnya sangat banyak, fungsi kompleks, tetapi juga berada dalam jaringan biologis yang dinamis. Dalam sel saling kontak dengan gen/protein membentuk jaringan sel yang kompleks, termasuk jaringan pengontrolan gen, jaringan metabolisme dan lainnya

03Perubahan gen pada jaringan sel mempunyai posisi yang berbeda, pengaruh terhadap jaringan mungkin berbeda, tetapi struktur jaringan yang berbeda, terhadap kemampuan pertahanan juga berbeda. Dalam arti ini dapat dijelaskan bahwa tumor adalah sejenis penyakit jaringan molekul, tingkat perbedaan jaringan molekul adalah yang memutuskan perbedaan jenis tumor ganas.

Prinsip

Terapi genetik bertarget adalah pengobatan yang dilakukan setelah menentukan tempat yang menjadi penyebab kanker secara tepat ( tempat ini dapat berupa molekul protein dalam sel tumor, dan juga dapat berupa bagian dari gen ), lalu dirancang obat yang efektif untuk pengobatan jenis tumor tersebut, setelah obat masuk ke dalam tubuh akan secara otomatis memilih tempat yang menjadi penyebab kanker dan membunuh sel tumor, tanpa merusak atau mempengaruhi jaringan normal sekitar tumor.

Terapi Genetik bertarget mengobati dari sumber penyakit kronis—- gen abnormal itu sendiri, adalah terapi penyembuhan kanker

Operasi

Ada luka, dapat menyebabkan komplikasi pasca operasi

Radioterapi, Kemoterapi tradisional

Pengobatan beracun,efek samping besar,sel kanker dan sel normal yang baik atau tidak dibunuh semua.

Terapi genetik bertarget

Berdasarkan posisi tepat yang menjadi kunci berkembangnya sel kanker (seperti enzim,protein,reseptor,dll),

membasmi perkembangan sel kanker secara tepat.

Proses Terapi Genetik bertarget

  1. pengambilan gen yang bersifat mengobati
  2. pemilihan vektor gen
  3. pemilihan sel target
  4. cara transfer gen
  5. pemilihan dan identifikasi sel transduksi
  6. pemasukkan kembali ke tubuh

  photoKeunggulan

  1. obat diarahkan tepat pada bagian tumor, mempunyai sifat penargetan yang sangat tinggi.
  2. di bagian lokal tersimpan kepadatan obat yang sangat tinggi.
  3. memperpanjang waktu keefektifan obat
  4. meningkatkan kekuatan pembunuhan sel kanker
  5. tidak merusak jaringan normal, mengurangi penderitaan pasien dan komplikasi
  6. tidak meracuni sel, sangat efektif, dan tahan lama
  7. bisa untuk pemakaian tunggal maupun digabungkan dengan pengobatan lain, dapat memperkuat keefektifan kemoterapi dan radioterapi umumnya.

Terapi Hijau—Senjata Kimia Generasi Baru

  0012

Sumber : Tim Sehatku Media

Kemoterapi adalah sebuah kemajuan besar dalam sejarah manusia melawan kanker, yaitu cara pengobatan yang menggunakan obat kimia untuk membunuh sel kanker dan menghambat pertumbuhan sel kanker, saat ini masih merupakan cara utama dalam pengobatan kanker, tetapi kemoterapi konvensional dapat mengakibatkan menurunnya sistem kekebalan tubuh dan merusak jaringan normal.

Memperbaiki cara kemoterapi konvensional menjadi kemoterapi modern, dengan hasil yang lebih efektif, meringankan efek samping, merupakan senjata kimia generasi baru untuk membunuh kanker, yang disebut sebagai “Terapi hijau”.

Jenis terapi

Saat ini ada 100 macam obat kemo yang digunakan untuk mengobati kanker. Berdasarkan mekanisme kegunaan terbagi dalam alkilasi, antimetabolit, antibiotik melawan tumor, obat anti kanker dari tumbuh-tumbuhan, obat hormon dan kekebalan tubuh, dan lain-lain.

Keunggulan

  1. 未标题-3Meningkatkan  tingkat pengobatan kanker, membuat kanker mengecil hingga menghilang
  2. Menghambat pertumbuhan dan penyebaran kanker, memperpanjang kelangsungan hidup
  3. Meringankan gejala dan meningkatkan kualitas hidup

Caranya

Digunakan sendiri maupun dengan kombinasi: bisa hanya menggunakan obat kemo, atau biasanya dikombinasikan dengan pengobatan lain untuk memperkuat hasil pengobatan, kombinasi pengobatan selain dapat membunuh lebih banyak sel kanker, juga mengurangi kemungkinan resistensi tubuh terhadap obat tertentu.

Pemakaian : dapat diminum, obat luar, maupun dengan suntik (caranya dapat disuntik dari pembuluh darah vena, otot, bawah kulit, pembuluh darah arteri, selaput dada, selaput perut, maupun dengan penyumbatan dan lainnya)

 

(Molecular targeted therapy)

Terapi Target molekuler

Berdasarkan hasil patogenesis molekuler kanker,

memberi serangan terhadap kanker sesuai dengan perubahan molekul,

dibidik dengan tepat lokasi tumor,

melalui jalur khusus menghalangi pertumbuhan epidermal reseptor,

membunuh sel kanker hanya dengan efek samping yang ringan

terhadap sel normal.

Chrono kemoterapi Berdasarkan waktu perubahan tubuh biologis manusia,

memilih waktu dimana sel kanker sensitif dan aktif,

dan sel normal sedang istirahat,

dengan bantuan menggunakan obat pompa infus khusus dari banyak arah,

membidik waktu dengan tepat jaringan tumor yang paling sensitif dan aktif,

dengan dosis paling rendah untuk mencapai hasil yang maksimal.

Lokal Kemoterapi infus Memasukkan obat anti-kanker melalui arteri yang berfungsi sebagai pemasok

darah ke kanker,

serangan langsung ke daerah kanker dengan konsentrasi obat yang tinggi,

keefektifan meningkat beberapa kali lipat,

efektif membunuh sel kanker yang tersisa dan lesi berukuran kecil,

efek samping kecil.

Di bawah kulit akan dipasang satu kotak untuk penyaluran obat melalui

kateter langsung ke bagian lokal daerah kanker,

sekali pemasangan dapat digunakan untuk beberapa kali.

Lokal kemoterapi dua arah Lokal kemoterapi dari pembuluh darah + rongga perut,

dalam rongga akan disalurkan kemoterapi panas,

agar konsentrasi obat lebih tinggi, keefektifan berlangsung lebih lama,

hasil lebih terjamin.

 

Kanker Lidah

5819A7488727C5B43B6D6C43A51C7

Sumber : Tim Sehatku Media

Apa itu kanker Lidah?

Kanker lidah adalah kanker mulut yang paling umum, kanker lidah terjadi di pinggir lidah, diikuti dengan lidah, belakang lidah dan pangkal lidah, dll, seringkali jenis maag atau tipe infiltrative.

Terjadinya kanker lidah

Menurut statistik, kejadian kanker lidah sekitar sekitar 0,8% sampai 1,5% dari keganasan sistemik, terhitung 5% menjadi 7,8% dari kanker kepala dan leher, terhitung untuk 32,3% dan 50,6% dari kanker mulut, di mana lebih banyak pria daripada wanita, pada rata-rata usia awal 60-tahun.

  ikjrf-gftpApa saja gejala kanker lidah?

1. pinggir lidah, ujung lidah, belakang lidah, dll. Bisul yang tak tersembuhkan untuk waktu yang lama.

2. benjolan pada lidah, benjolan keras, tidak jelas, nyeri, pertumbuhan yang cepat

3. pergerakan lidah terbatas, ada makanan mengalami kesulitan untuk menelan

Apa faktor penyebab terjadinya kanker lidah?

Penyebab kanker lidah belum sepenuhnya ditetapkan, tetapi pandangan yang lebih sesuai adalah luka yang kronis, sinar ultraviolet, sinar-X dan zat radioaktif lainnya dapat menjadi faktor risiko kanker lidah, Selain itu, faktor psikologis, faktor endokrin, status kekebalan tubuh dan faktor genetik juga telah ditemukan dalam terjadinya kanker lidah.

Manakah yang dapat diagnosis kanker lidah?

  1. pemeriksaan pencintraan : X-ray tomography dan CT nilai diagnosta untuk menentukan tingkat keterlibatan dari kanker lidah
  2. Biopsi : luka yang berbahaya dari pengikis lidah atau memotong pada jaringan yang hidup untuk memeriksa leher dan pembengkakan kelenjar getah bening, jika perlu lakukan biopsi kelenjar getah bening.
  3. Pengobatan kanker lidah

Pengobatan kanker lidah

  1. c1-640x360Operasi : pengobatan bedah karsinoma lidah. Para ahli mengatakan bahwa kasus T1 dapat digunakan untuk lebih dari 1 cm jauh dari luka luar reseksi ganjalan tumor, tahap T2-T4 setengah reseksi lidah atau kasus glossectomy.
  2. Radioterapi : radioterapi dapat digunakan untuk kanker lidah lanjut pada pasien yang pra operasi setelah terapi adjuvant.
  3. Kemoterapi: Kemoterapi dapat digunakan sebagai terapi adjuvant pada pasien dengan kanker lidah lanjut sebelum dan setelah operasi, di samping kemoterapi untuk pasien penderita metastasis jauh.
  4. Pengobatan China: pengobatan China karsinoma lidah dapat menutupi dari pengobatan kemoterapi, radioterapi dan bedah, cukup untuk mengkonsolidasikan efek pengobatan, mengurangi efek samping dari radioterapi dan kemoterapi.

Selain itu, serangkaian pengobatan minimal invasif untuk kanker lidah, berdasarkan kondisi spesifik pasien para tim ahli kanker lidah akan menyesuaikan program pengobatan komprehensif dan efektif guna mendapatkan hasil yang maksimal.

Perawatan kanker lidah paska operasi

  1. Setelah operasi dihari yang sama tidak di anjurkan menggunakan bantal, posisi harus terlentang dan rata, hari kedua dapat mengambil posisi setengah duduk setengah terlentang, untuk mengurangi hyperemia dan edema
  2. Mengamati secara seksama tanda kehidupan pasien kanker lidah, perhatikan saluran pernapasan.
  3. Amati tabung saluran apakah ada sumbatan, catat warna cairan tabung, kualitas, kuantitas, apabila ada yang tidak normal segera lapor ke dokter.
  4. Setelah operasi menggunakan Nasogastric / NG Tube untuk memasukkan makanan bergizi, setelah 7 sampai 10 hari pasien dapat memakan makanan yang berbentuk cair dari mulutnya langsung.
  5. Beirikan panduan perawatan mulut bagi pasien kanker lidah dan perhatikan kebersihan mulut

Apa saja dukungan yang diberikan ?

Pada prakteknya membuktikan bahwa tim Bedah Onkologi, Onkologi Medis, Patologi, Radiologi, ahli anestesi dan perawat profesional dan layanan tim multidisiplin bagi pasien lainnya akan menyesuaikan pilihan pengobatan yang efektif, paling cocok dan paling ekonomis sehingga dapat meningkatkan, memaksimalkan hasil dari pengobatan itu sendiri.

TANDA-TANDA KANKER

Empat-Nyeri-Pada-Tubuh-Yang-Menandakan-Adanya-Kanker

Sumber : Tim Sehatku Media

Delapan Tanda-tanda Gejala Kanker antara lain:

  • Rasa sakit yang tak kunjung sembuh
  • Benjolan atau penebalan di sekitar payudara atau bagian tubuh lainnya
  • Pendarahan yang tidak normal atau keluarnya cairan
  • Perubahan dari kebiasaan usus normal
  • Perubahan pada tahi lalat atau tompel
  • Gangguan pencernaan terus menerus atau kesulitan menelan
  • Suara serak atau batuk yang terus menerus
  • Berkurangnya pendengaran, diiringi suara bising di kuping yang sama

Tanda-tanda ini tidak serta merta menandakan kanker, namun, bila terjadi terus menerus, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter Anda segera.

 

images (5)BAGAIMANA MEMINIMALISIR RESIKO KANKER?

Ilmu pengetahuan mengenai penyebab kanker dan tindakan penanganan serta pencegahan kanker sangatlah ekstensif. Pengendalian kanker sudah dipahami sebagai tindakan kesehatan publik yang ditujukan untuk mempraktekkan ilmu-ilmu yang ada. Hal ini meliputi implementasi strategi yang sistematis dan wajar untuk mencegah kanker berdasarkan bukti-bukti yang ada, pendeteksian kanker dini serta penanganan pasien yang mengidap kanker.

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk meminimalisir resiko terkena kanker:

1. TIDAK MENGKONSUMSI TEMBAKAU

Semua jenis tembakau dapat menimbulkan kanker. Dengan menolak tembakau, atau memutuskan untuk berhenti, adalah keputusan kesehatan terpenting yang dapat Anda buat. Hal tersebut merupakan langkah penting dalam mencegah terjadinya kanker. Hindari tembakau dalam bentuk apapun dapat secara signifikan mengurangi resiko Anda terkena beberapa jenis kanker.

Bahkan bila Anda tidak merokok, kurangi imbas sebagai perokok pasif. Banyak orang dari seluruh dunia meninggal akibat kanker paru-paru disebabkan karena mereka adalah perokok pasif.

2. KONSUMSI BERAGAM MAKANAN SEHAT

Memang dengan membuat pilihan sehat di supermarket dan makan makanan yang Anda konsumsi tidak dapat menjamin Anda tidak akan terkena kanker, akan tetapi langkah tersebut dapat mengurangi resiko Anda terkena kanker. Sekitar 30 persen kanker adalah kanker yang terkait dengan nutrisi, termasuk obesitas.

3. TETAP AKTIF DAN JAGA BERAT BADAN IDEAL

Dengan menjaga berat badan yang sehat serta berolahraga secara teratur mempunyai peranan penting dalam mencegah kanker. Kegiatan fisik dapat membantu Anda terhindar dari obesitas dengan mengendalikan berat badan Anda. Kegiatan fisik dengan sendirinya juga meminimalisir resiko Anda terkena beberapa jenis kanker termasuk kanker payudara dan kanker usus.

Berusahalah untuk tetap aktif secara fisik sesering mungkin. Sesi olahraga Anda bisa semudah berjalan kaki, mengajak jalan-jalan anjing peliharaan Anda, atau bahkan bermain dengan si kecil di taman.

287456-44518-64. LINDUNGI DIRI ANDA DARI SINAR MATAHARI LANGSUNG

Kanker kulit merupakan salah satu jenis kanker yang umum ditemukan dan paling mudah dicegah. Walaupun imbas eksposur sinar-X yang berulang-ulang atau atau terkena bahan kimia tertentu dapat menyebabkan kanker, sinar matahari sejauh ini merupakan penyebab kanker kulit paling umum.

Sebagian besar kanker kulit terjadi pada bagian badan Anda yang paling sering terkena sinar matahari, termasuk muka, tangan, lengan dan telinga. Hampir semua kanker kulit dapat disembuhkan bila Anda dapat mendeteksinya secara dini, namun lebih baik mencegah daripada mengobati.

5. IMUNISASI

Beberapa jenis kanker terkait dengan infeksi virus dan hal ini dapat dicegah melalui imunisasi. Bicarakan pada dokter Anda mengenai imunisasi untuk:

Hepatitis B
Hepatitis B dapat meningkatkan resiko Anda terkena kanker hati. Vaksinasi sangat direkomendasikan untuk semua bayi. Beberapa orang dewasa dengan resiko tinggi pun perlu diberikan vaksinasi.

Human papillomavirus (HPV)
HPV adalah termasuk virus yang ditularkan melalui kegiatan seksual yang dapat menimbulkan kanker serviks/mulut rahim. Bicarakan dengan dokter Anda tentang baik buruknya imunisasi untuk mengurangi resiko Anda terkena kanker.

6. DETEKSIKAN DIRI ANDA

Deteksi regular dan pemeriksaan pribadi untuk jenis kanker tertentu mungkin tidak dapat mencegah kanker, namun hal ini dapat meningkatkan peluang Anda untuk menemukan kanker lebih dini – di mana pengobatan dini memperbesar peluang kesembuhan. Pendeteksian harus meliputi kulit, mulut, usus, dan rektum. Bila Anda seorang pria maka pendeteksian harus meliputi prostat serta testis. Bila Anda seorang wanita, tambahkan serviks/mulut rahim dan payudara dalam daftar Anda. Awasi perubahan pada tubuh Anda – hal ini dapat membantu Anda mendeteksi kanker secara dini, memperbesar peluang Anda untuk memperoleh pengobatan dengan hasil yang lebih baik. Bila Anda mendapati perubahan pada tubuh, konsultasikan dengan dokter Anda segera.

NUTRISI UNTUK PENGOBATAN KANKER

Gambar-Makanan-Sehat-Bagi-Wanita

Sumber : Tim Sehatku Media

Pengobatan kanker dan kanker dapat menyebabkan efek samping yang berhubungan dengan gizi. Diet adalah bagian penting dari pengobatan kanker. Makan jenis makanan yang tepat sebelum, selama, dan setelah pengobatan dapat membantu pasien merasa lebih baik dan tetap kuat.

Untuk memastikan nutrisi yang tepat, seseorang harus makan dan minum dari makanan yang mengandung nutrisi utama (vitamin, mineral, protein, karbohidrat, lemak, dan air). Gejala yang mengganggu makan meliputi anoreksia, mual, muntah, diare, sembelit, sariawan, gangguan menelan, dan rasa sakit. Nafsu makan, rasa, bau, dan kemampuan memakan makanan yang cukup atau kemampuan menyerap nutrisi dari makanan bisa terpengaruh.

Malnutrisi (kekurangan nutrisi penting) dapat mengakibatkan pasien menjadi lemah, letih, dan tidak mampu melawan infeksi atau menghadapi terapi kanker. Makan terlalu sedikit protein dan kalori adalah masalah gizi yang paling sering dialami banyak pasien kanker. Protein dan kalori penting untuk menyembuhkan, melawan infeksi, dan menyediakan energi.

PENYEBAB UMUM MALNUTRISI PADA PASIEN KANKER

  • 085835_asmanen2Anoreksia – – Beberapa pasien mungkin menderita anoreksia saat didiagnosis dengan kanker. Hampir semua pasien yang penyebaran kankernya sudah meluas akan menderita anoreksia.
  • Cachexia – merupakan sindroma buang air yang menyebabkan lemahnya badan dan hilangnya berat badan, lemak, dan otot. Ini biasanya terjadi pada pasien dengan tumor paru-paru, pankreas, dan saluran pencernaan bagian atas.

EFEK KANKER TERHADAP NUTRISI

Kanker dapat merubah cara tubuh mengolah makanan

Tumor dapat menghasilkan zat kimia yang merubah cara tubuh menggunakan nutrisi tertentu. Penggunaaan protein, karbohidrat, dan lemak oleh tubuh dapat terpengaruh, khususnya pada tumor lambung atau usus.

Obat-obatan dapat membantu meringankan gejala kanker dan efek samping yang menyebabkan hilangnya berat badan

Pengobatan dini terhadap gejala kanker dan efek samping yang mempengaruhi makan dan kehilangan berat badan adalah penting. Terapi nutrisi dan obat-obatan bisa membantu pasien mempertahankan berat badan yang sehat.

EFEK PENGOBATAN KANKER TERHADAP NUTRISI

  • PENGARUH PEMBEDAHAN TERHADAP NUTRISI
  • PENGARUH KEMOTERAPI TERHADAP NUTRISI
  • PENGARUH TRANSPLANTASI SUMSUM TULANG DAN SEL PUNCA PADA NUTRISI

 PENCEGAHAN KANKER

unduhan (3)Pilihan makanan sehat dan aktivitas fisik dapat membantu mengurangi risiko kanker. Perhimpunan kanker Amerika dan Insitut Penelitian kanker Amerika telah mengembangkan pedoman pencegahan kanker yang mirip.

Berikut adalah panduan diet dan pedoman kebugaran yang dapat membantu mengurangi risiko kanker:

  • Makan makanan yang terdiri dari diet nabati. Makanlah setidaknya 5 porsi buah dan sayuran setiap hari. Sertakan kacang-kacangan dalam diet dan makan produk biji-bijian (seperti sereal, roti, dan pasta) beberapa kali setiap hari.
  • Memilih makanan rendah lemak
  • Memilih makanan rendah kadar garam
  • Mencapai dan mempertahankan berat badan ideal
  • Bergerak secara aktif minimal selama 30 menit hamper setiap hari dalam seminggu
  • Batasi konsumsi minuman beralkohol
  • Simpan dan siapkan makanan secara aman
  • Tidak menggunakan tembakau dalam bentuk apapun

MITOS KANKER

mythsSumber : Parkway Cancer Centre

images (4)MITOS 1

Jangan gunakan ponsel Anda terlalu sering – bisa mengakibatkan kanker.

Hal ini dipicu oleh studi awal tentang kekhawatiran akibat penggunaan handphone. Walaupun retrospektif awal dan kelompok studi menemukan bahwa ponsel dapat diasosiasikan sebagai penyebab kanker, hal ini telah disangkal oleh banyak hasil studi yang lebih ekstensif.

4-double-up-sun-protection-mainMITOS 2

Selalu gunakan tabir surya sebelum bepergian. Ini akan mencegah kanker kulit.

Tabir surya dapat mencegah kanker, namun penggunaannya tidak dapat menjamin Anda tidak akan terkena kanker. Perlindungan terhadap sinar matahari memerlukan penggunaan peneduh dan pakaian.

Akan tetapi beberapa studi sepertinya mengusulkan bahwa penggunaan tabir surya hanya melindungi untuk satu jenis kanker saja. Hal ini masih dalam penelitian.

sate-serbakMITOS 3

Saya sering melihat dokter makan daging yang di bakar. Saya kira hal itu tidak akan meningkatkan resiko kanker

Hal ini agak sulit untuk disangkal maupun dibuktikan. Ini tergantung seberapa sering, definisi “sering” itu sendiri, seperti dalam 6 bulan sekali. Yang terpenting adalah frekuensi konsumsinya: sangat sering, tidak terlalu sering, terkadang, atau sesekali. Studi gizi sangat sulit untuk dilakukan karena kita harus bergantung pada ingatan masing-masing individu.

Sebagai tambahan, memasak dengan teknik bakar menggunakan arang tergantung pada hasil akhir dari proses tersebut, misal, apakah terlalu matang hingga gosong, atau setengah mentah. Tetapi heterocyclic aromatic amines (HAA) dari daging bakar diketahui sebagai penyebab kanker hati, usus, dada/payudara, kulit, prostat dan paru-paru pada percobaan tikus.

Kemudian, polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) dari daging bakar juga diasosiasikan dengan mutasi onkogen seperti terlihat pada binatang. Karenanya sangat penting untuk mengingat hasil-hasil penelitian ini saat mengkonsumsi daging bakar.

MamadanAnak-www.bellyitchblog.com(2)MITOS 4

Bila nenek atau ibu Anda pernah terkena kanker payudara, maka Anda pasti terkena kanker payudara.

Memang benar apabila baik nenek maupun ibu terkena kanker payudara, khususnya mereka terkena kanker sebelum berusia 50 tahun. Resiko seorang perempuan terkena kanker payudara menjadi lebih besar. Bila tidak kedua-duanya, atau hanya satu saja yang terkena kanker payudara, resiko terkena kanker tidaklah tinggi, namun tetap lebih tinggi dibanding wanita yang keluarganya tidak memiliki sejarah terkena kanker.

Akan tetapi, hal ini tidak memastikan si wanita pasti akan terkena kanker. Misalnya, seorang wanita dengan tingkatan pertama (kakak atau ibu) dari sejarah keluarga yang terkena kanker maka dirinya akan terkena resiko kanker sebesar 1.5 hingga 3 kali lebih besar.

Adalah bijaksana bagi seorang wanita dengan sejarah keluarga dekat terkena kanker payudara untuk mengkonfirmasikan secara medis dan melakukan skrining untuk mendeteksi kanker payudara. Untuk wanita di atas 40 tahun, maka ia memerlukan mammogram.