KANKER KOLOREKTAL (USUS BESAR DAN RECTUM)

images (6)

Sumber : Tim Sehatku Media

Definisi Kanker Usus Besar ( KUB )
Kanker usus besar merupakan keganasan yang menyerang usus besar (kolon ) dan rektum ( bagian usus paling bawah sampai anus/dubur ) sehingga sering juga disebut dengan kanker kolorektal.

Epidemiologi
KUB merupakan jenis kanker ketiga terbanyak di Indonesia, dengan jumlah kasus 1,8 / 100.000 penduduk ( Depkes, 2006 ) dan jumlah ini diperkirakan akan semakin meningkat seiring dengan perubahan pola hidup penduduk Indonesia.

images (7)Tanda dan Gejala Kanker Usus Besar
-   Perubahan pola defekasi seperti diare, konstipasi, atau pengecilan feses yang tertahan hingga berhari-hari
-   BAB ( Buang Air Besar ) yang tidak tuntas
-   Perdarahan pada feses
-   Kram atau nyeri perut
-   Lemah dan lemas
-   Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas

Faktor Risiko Kanker Usus Besar
Ada beberapa faktor risiko yang memungkinkan seseorang terkena KUB, yaitu :
1. Faktor risiko yang tak bisa diubah

Usia > 50 tahun

Riwayat menderita polip
Riwayat menderita  infeksi usus besar (colitis ulcerative atau penyakit Chron)
Riwayat polip atau pun kanker usus besar dalam keluarga
Faktor genetik
Ras dan etnis

2.    Faktor risiko yang didapat ( disebabkan oleh pola hidup )

    Konsumsi berlebih daging merah dan daging olahan

    Kurang aktivitas fisik

Obesitas

Konsumsi alkohol yang tinggi

Diabetes Mellitus tipe II

tips.stlh.terdiagnosisPentingnya Deteksi Dini
KUB dapat ditemukan lebih awal melalui pemeriksaan deteksi dini sehingga dapat disembuhkan. Deteksi dini  juga dapat mencegah terjadinya KUB karena polip atau pertumbuhan pra kanker dapat ditemukan serta diangkat sebelum menjadi kanker.

Waktu Deteksi Dini
Deteksi dini pada orang sehat dengan faktor risiko sedang , sebaiknya dilakukan secara teratur mulai usia 50 tahun. Deteksi dini untuk orang sehat dengan risiko tinggi sebaiknya dilakukan sebelum umur 50 tahun.

Metode Deteksi Dini 
Ada beberapa pemeriksaan untuk mendeteksi dini KUB, yaitu :
•    Kolonoskopi –> dilakukan 10 tahun sekali
Deteksi dini KUB di bawah ini dilakukan sekali dalam 1 tahun. Jika hasil tesnya positif, maka dilanjutkan dengan pemeriksaan kolonoskopi.
•    Pemeriksaan colok dubur
•    Test dasah samar pada feses
•    Kadar CEA ( petanda tumor ) dalam darah
•    DNA feses
•    M2-PK pada feses

Kanker Hati

liver-cancer-img

Sumber : Tim Sehatku Media

Hepatitis B merupakan faktor terbesar terjadinya kanker hati. Angka penderita Hepatitis B di dunia cukup timggi. Sebanyak 632.000 kasus baru ditemukan secara global dengan angka  kematian mencapai 396.000 setiap tahun (data 2008). Di RS Kanker Dharmais, kanker hati menduduki peringkat ke 3 pada kanker tersering yang diderita pria dan menduduki peringkat ke 10 pada kanker tersering yang diderita wanita.
Kanker hati primer biasanya dikenal sebagai Hepatocellular Carcinoma (HCC) merupakan bentuk kanker yang umum ditemukan di seluruh dunia. Kanker jenis ini biasanya menjangkiti orang yang memiliki kelainan hati atau sirosis hati.

Anatomi

images (13)Hati merupakan organ pencernaan terbesar dalam tubuh manusia. Berat organ hati pada manusia dewasa sekitar 1400-1600 gram, yaitu sekitar 2,5 % dari berat tubuh. Hati terletak di bawah paru-paru kanan dan dilindungi oleh tulang rusuk.
Fungsi hati
•    Berperan dalam proses pembuatan protein.
Protein dibutuhkan untuk pertumbuhan sel. Hati bertanggung jawab atas produksi dari     90% protein plasma.
•    Sebagai tempat penyimpanan.
Hati menyimpan karbohidrat, zat besi, dan vitamin yang berguna saat tubuh memerlukan. Hati juga menyimpan dan melepas glukosa  dari dan ke dalam darah untuk emnyediakan energi bagi tubuh.
•    Memproduksi cairan empedu.
Empedu adalah zat yang membantu pencernaan dan penyerapan makanan.
•    Tempat detoksifikasi dan penguraian zat
Hati mengurai zat-zat kimia yang masuk ke dalam tubuh seperti alcohol, obat-obatan, dan produk buangan dari tubuh. Hati juga mengurai sel darah merah yang mati menjadi zat yang mewarnai  urine dan feses.

Faktor Risiko Penyebab Kanker Hati

•    Infeksi virus Hepatitis B dan C
70 % kanker hati disebabkan oleh infeksi virus Hepatitis B
•    Konsumsi alkohol yang berlebihan
•    Penggunaan jarum suntik bergantian pada pengguna narkoba dapat meningkatkan risiko    paparan infeksi virus Hepatitis B dan C
•    Paparan racun jamur (aflatoksin) yaitu jamur yang ditemukan dalam kacang tanah
•    Penyakit perlemakan hati non alkoholik
•    Obesitas
•    Penggunaan steroid anabolic dalam jangka waktu yang lama
•    Hemokromatosis atau penyakit turunan dengan akumulasi zat besi dalam organ
•    Pria mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk terkena kanker hati. Perbandingan pria : wanita = 3 : 1

Gejala dan Tanda Kanker Hati

•    images (14)Nyeri dan rasa tidak nyaman di perut kanan atas. Rasa sakit dapat menyebar ke bagian punggung dan bahu
•    Warna kuning pada kulit, mata, dan selaput lender dalam mulut.
•    Pusing, mual dan muntah
•    Teraba benjolan di perut kanan bagian atas.
•    Perut membesar dan terasa begah
•    Gatal pada kulit
•    Hilangnya nafsu makan dan turunnya berat badan secara drastis
•    Rasa lelah dan kurang energi
•    Feses berwarna putih pucat seperti tanah liat
•    Urine keruh dan berwarna gelap seperti air teh

Penanganan Kanker Hati

Pilihan pengobatan untuk kanker hati tergantung dari beberapa hal , tergantung dari besar tumor, stadium, fungsi hati, umur pasien , dan kondisi kesehatan secara umum. Penanganan yang dilakukan biasanya berupa :
•    Pembedahan
•    Transplantasi hati
•    Ablasi perkutan
•    Kemoembolisasi
•    Terapi sisitemik dengan sitostatika

Tidak semua kanker dapat dicegah. Tetapi jika kita mengetahui faktor risiko, kita dapat melakukan deteksi dini  untuk menemukan kanker sedini mungkin sehingga medis dapat mengatasi sebaik mungkin dengan prognosa yang baik. Begitupun pada kanker hati, kita dapat melakukan deteksi dini.

Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Hati

•    images (15)Melakukan pemeriksaan HBsAg dan anti HCV untuk mengetahui apakah kita terinfeksi virus Hepatitis B atu C yang merupakan salah satu factor penyebab kanker hati
•    Melakukan pemeriksaan USG perut
•    Melakukan pemeriksann tumor marker
•    Tidak mengkonsumsi alkohol
•    Menjaga berat badan ideal dengan olah raga
•    Menjaga pola makan dan hidup seimbang
•    Bagi yang pernah menderita hepatitis, lakukan pemeriksaan secara rutin

Kanker Prostat

1544548-kanker-prostat-620X310

Sumber : Tim Sehatku Media

Anatomi Prostat
Kelenjar prostat adalah kelenjar dari sistem reproduksi laki-laki, yang  terdiri dari testis, skrotum, penis dan organ seks aksesori lainnya . Kelenjar prostat , kecil licin – berukuran sebesar kenari – dan terletak di leher kandung kemih dan di depan rectum (daerah anus ) dan mengelilingi uretra (saluran kencing. Prostat  menghasilkan cairan putih seperti susu yaitu semen , yang akan ditambahkan ke sperma selama ejakulasi. Vesikula seminalis yang terletak tepat di atas prostat merupakan  dua kelenjar kecil yang mengeluarkan sekitar 60% dari zat yang membentuk air mani. Sedangkan pada sisi prostat terletak  saraf yang mengontrol fungsi ereksi.

Fungsi Kelenjar Prostat
Para ilmuwan belum tahu semua fungsi prostat. Namun sebagai bagian dari sistem reproduksi laki-laki, salah satu peran utamanya adalah :
-    menekan cairan keputihan (semen)  ke dalam uretra ( saluran kencing ) sebagai air mani selama klimaks seksual.
-    cairan prostat, yang membantu membuat air mani, energi sperma, merupakan bagian terbesar dari volume ejakulasi dan membuat saluran vagina menjadi kurang asam.

images (9)Kanker Prostat
Apa itu kanker prostat? Kelenjar prostat adalah organ yang ditemukan hanya pada pria, yang berarti bahwa orang hanya pria yang dapat terkena kanker prostat. Kanker terjadi ketika sel-sel normal mulai tumbuh dan berkembang tanpa kontrol normal mereka. Setelah sel-sel mengalami konversi, mereka berkembang biak dan membentuk suatu massa/benjolan yang disebut tumor. Karena pertumbuhan yang tidak terkendali mereka, tumor dapat menyerang jaringan sekitarnya dan mencapai organ-organ lain melalui aliran darah. Inilah yang disebut tumor ganas ( kanker). Proses dimana kanker dapat menyerang dan menyebar ke organ lain disebut metastasis. Jaringan kanker menginvasi jaringan sekitar mereka dan mengambil oksigen dan nutrisi yang mereka butuhkan untuk bertahan . Hampir semua kanker prostat adalah adenokarsinoma dari prostat, yang berarti bahwa mereka berasal dari sel sekresi kelenjar prostat.

Bagaimana angka kejadian kanker prostat?
Di Amerika Serikat, kanker prostat merupakan keganasan pada pria dan menduduki peringkat  kedua setelah  kanker paru-paru. Setiap tahun sekitar 200.000 kasus baru yang didiagnosis dan sekitar 30.000 orang meninggal akibat Kanker Prostat.  Kanker prostat juga merupakan penyebab kematian kedua akibat kanker pada pria setelah   kanker paru-paru. Kanker prostat terjadi pada 1 dari 6  orang.  Kasus meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir dan tingkat kematian menurun, yang mungkin karena skrining meningkat dan deteksi dini. Risiko terkena  kanker prostat meningkat secara signifikan dengan usia, dan 60% dari kasus baru didiagnosa terjadi pada pria di atas usia 70.

images (10)Penyebab dan Faktor Kanker Prostat
Penelitian menunjukkan bahwa, seperti kanker lainnya, kanker prostat adalah penyakit multifaktorial yang merupakan  kombinasi  keturunan, etnis, hormon, diet dan lingkungan. Tidak dapat dipastikan penyebabnya namun ada beberapa hal yang dapat menjadi factor risiko seseorang terkena kanker prostat. Faktor-faktor risiko tersebut adalah :
• Umur –> risiko terkena kanker prostat meningkat di usia > 50 tahun
• Etnis –> pria Amerika-Afrika berisiko 1,5 – 2 kali lebih besar untuk terkena kanker prostat dibandingkan ras kulit putih
• Faktor keturunan –>Pria dengan riwayat kanker prostat dalam keluarga mereka, berisiko 2 – 3 kali lebih besar
• Kebiasaan Makan –> diet tinggi lemak telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker prostat.
• Agen kimia –>paparan terhadap bahan kimia seperti cadmium telah terlibat dalam perkembangan kanker prostat.

Tanda dan Gejala Kanker Prostat
Kebanyakan pria dengan kanker prostat tidak memiliki gejala dan hal ini terutama terjadi  pada tahap awal penyakit ini. Ini berarti bahwa kanker prostat banyak yang tidak terdeteksi sampai kanker telah menyebar ke luar prostat. Di mana terdapat tanda-tanda dan gejala, karakteristik mereka tergantung pada seberapa berat kanker dan penyebaran kanker . Jika kanker terdeteksi dalam tahap awal, kebanyakan pria tidak akan mengalami gejala apapun.

images (11)Gejala biasanya muncul ketika tumor penyebabkan  obstruksi (penyumbatan) kemih di leher kandung kemih atau uretra. Tanda dan gejalanya adalah :

1.    Sering BAK terutama pada malam hari
2.    Kesulitan dalam memulai dan menghentikan aliran kemih
3.    Nyeri buang air kecil
4.    lemah atau terganggu aliran urin (retensi urin)
5.    perasaan tidak lampias ketika berkemih. Biasanya keluhan ini juga ditemui pada pembesaran prostat jinak atau infeksi prostat.

Tanda dan gejala saat mencapai stadium lanjut yaitu :
1.    Adanya darah dalam urine
2.    Sakit saat ejakulasi
3.    Rasa terbakar atau nyeri buang air kecil
4.    Disfungsi ereksi.
5.    Jika kanker prostat telah menyebar ke kelenjar getah bening yang terletak di panggul, dapat menyebabkan rasa sakit atau kekakuan pada punggung bawah, pinggul atau paha atas dan tidak nyaman di daerah panggul.
6.    Fungsi kandung kemih atas akan rusak.
7.    Sering mengalami infeksi kemih berulang.
8.    Kanker prostat lanjut yang telah menyebar ke tulang dapat menyebabkan nyeri tulang, terutama di pinggul dan tulang belakang, patah tulang, melemahnya tulang dan kompresi tulang belakang.

Penanganan dan Pengobatan Kanker Prostat
Pilihan perawatan medis untuk mengobati kanker prostat tidak “satu ukuran cocok untuk semua” untuk kanker prostat. Pemilihan pengobatan tergantung pada usia, kondisi medis umum, harapan hidup, seberapa cepat tumbuh dan berapa banyak kanker telah menyebar, dan manfaat dan kemungkinan efek samping pengobatan. Sebuah rencana perawatan harus individual untuk setiap pasien tergantung pada dokter untuk menentukan  terapi dan kemungkinan efek samping terapi. Pilihan Medis untuk mengobati kanker prostat adalah
1.    Radiasi
2.    Terapi hormon
3.    Operasi
digunakan pada penyakit tahap awal untuk membuang  jaringan yang memblokir buang air kecil.à4.    Transurethral  resection  of  the  prostate (TURP)
5.    Kemoterapi

images (12)Komplikasi
Komplikasi dari kanker prostat dapat terjadi dan biasanya disebabkan oleh kanker itu sendiri atau karena  pengobatan. Inkontinensia urin dan disfungsi ereksi adalah yang paling ditakuti  orang yang memiliki kanker prostat. Namun ada terapi untuk membantu meringankan atau mengobati kondisi ini. Komplikasi dari kanker prostat:
1.    Kanker menyebar (metastasis), kanker prostat dapat bermetastasis ke organ di dekatnya, tulang, paru-paru atau kelenjar getah bening. Pengobatan untuk kanker prostat yang telah menyebar dapat dilakukan dengan terapi hormon, terapi radiasi dan kemoterapi.
2.    Nyeri sekali. kanker telah mencapai tulang, Pengobatan ditujukan untuk terapikanker sering dapat menghilangkan  rasa nyeri yang signifikan.
3.    Kencing ngompol (inkontinensia), baik kanker prostat dan perawatannya dapat menyebabkan inkontinensia. Pengobatan tergantung pada jenis inkontinensia, Perawatan termasuk modifikasi perilaku, latihan untuk memperkuat otot panggul, obat-obatan dan kateter.
4.    Disfungsi ereksi atau impotensi, disfungsi ereksi dapat diakibatkan kanker prostat atau terapinya , termasuk perawatan bedah, radiasi atau hormon. Beberapa obat dengan alat vakum yang akan membantu mengatasi disfungsi ereksi ini.
5.    Depresi,banyak orang mungkin merasa tertekan setelah didiagnosa menderita kanker prostat atau setelah mencoba untuk mengatasi efek samping pengobatan. Perawatan seperti konseling atau antidepresan dapat membuat perbedaan yang signifikan.

Apakah kanker prostat dapat dicegah?
Tentu saja tidak, tetapi beberapa langkah dapat diambil untuk mengurangi risiko atau menghambat perkembangan penyakit ini.
1.    Gizi yang baik, mengurangi konsumsi makanan berlemak dan meningkatkan jumlah buah-buahan, sayuran dan biji-bijian, dapat membantu mengurangi risiko kanker prostat. Bawang putih, arugula, bok choy, brokoli, kubis Brussel, kol dan kembang kol juga dapat membantu melawan kanker .Diet makanan yang mengandung zat yang disebut antioksidan (vitamin C dan E dan beta karoten) mungkin protektif (tomat, jeruk, semangka). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memakan vitamin E atau  antioksidan dapat mengurangi resiko kanker prostat juga tumor organ padat lainnya.
2.    Olahraga dapat mengurangi resiko kanker prostat dengan meningkatkan sistem kekebalan, meningkatkan sirkulasi dan mempercepat proses pencernaan – yang mungkin memainkan peran dalam pencegahan kanker. Olahraga teratur juga memainkan peran penting dalam mencegah pembesaran prostat jinak.
Apa itu deteksi dini? Tujuan penapisan (skrining) untuk kanker adalah untuk mendeteksi kanker pada tahap awal, sebelum gejalanya berkembang. Skrining kanker prostat dapat dengan cepat dan mudah dapat membantu mendeteksi kanker prostat dini, sehingga  lebih mudah untuk diobati. Deteksi Dini kanker prostat yaitu :

Deteksi Dini Kanker Prostat

1.    Pemeriksaan Prostat Spesifik Antigen Test (PSA)

2245f557d82e742335a9f1431e9a0603adalah suatu protein prostat yang beredar dalam aliran darah dalam jumlah yang sangat kecil. Bila ada masalah dengan prostat (pembesaran, infeksi, peradangan, kanker), protein ini dilepas dalam jumlah besar dalam darah. Cara tes PSA, menarik sejumlah kecil darah dari lengan, dan kemudian tingkat PSA diukurjika <4 ng / ml PSA  umumnya dianggap normal, sementara hasil> 10 ng / mL umumnya dianggap tinggi.

2.    USG Prostat

3.    Pemeriksaan colok dubur.
Selama colok dubur , dokter memasukkan jari bersarung tangan, yang dilumasi jelly ke dalam rektum untuk memeriksa prostat mendeteksi  penyimpangan dalam ukuran, bentuk atau tekstur. Sering kali, colok dubur  dapat digunakan oleh urolog untuk membantu membedakan antara kanker prostat dan kondisi non-kanker, seperti hiperplasia prostat jinak. Meskipun mungkin agak kurang nyaman, sebuah pemeriksaan colok dubur  tahunan dapat dengan  yang cepat, dengan cara yang sederhana, menyelamatkan jiwa seseorang.

Jika kanker prostat terdeteksi awal – ketika masih terbatas pada kelenjar prostat – Anda memiliki kesempatan yang lebih baik  untuk mendapatkan pengobatan terbaik.

Kemoterapi

kemoterapi-depan1

Sumber : Tim Sehatku Media

1.    Efek sistemik: membunuh sel kanker dan sel yang bermetastasis
2.    Biasanya diberikan dalam kombinasi agar lebih efektif
3.    Berpengaruh pada jaringan dengan pertumbuhan cepat  spt: membran mukosa, sel rambut, sumsum tulang, organ reproduksi
4.    Pembuangan urin, kotoran dan muntah harus di WC dan dibilas dengan air hingga bersih  (2 x 24 jam setelah kemoterapi )
5.    Diberikan secara diminum, disuntikkan pada pembuluh darah, dimasukkan kedalam rongga   tubuh dll
6.    Resiko terjadi kerusakan pembuluh darah akibat obat kemoterapi  untuk itu segera memberitahukan kepada perawat bila terasa sakit, rasa terbakar/ panas saat pemberian kemoterapi berlangsung
7.    Timbul garis kehitaman akibat pemberian kemoterapi pada tangan yang akan hilang setelah program pengobatan selesai.
8.    Bila menggunakan alat infus sentral, penggantian balutan setiap 3 hari untuk mencegah infeksi
9.    Kontrol 1mgg setelah pemberian kemo lakukan pemeriksaan darah ( DPL)

ko-kemoterapi-alternatif-untuk-penyembuhan-kankerMengatasi efek samping kemoterapi :
1.    Mual dan muntah

  •  Hampir 80% pasien
  • Anti mual: Zofran, Narfos, Kytril, Primperan, Ativan dll
  • Waspada tanda dehidrasi

2.    Penurunan jumlah sel darah merah (RBC)

  • Menyebabkan  kekurangan Oksigen, kelemahan
  • Hgb 9.5-10 gm/dl perlu supplemen zat besi
  • Hgb ≤ 8 gm/dl perlu transfusi
  • Epogen untuk merangsang produksi RBC

3.    Penurunan  jumlah  sel darah putih (WBC/ Lekosit)

  • Resiko tinggi terhadap infeksi
  • Growth Factor (GCSF):  leukokine/ granocyte untuk merangsang pembentukan Lekosit
  • Ruang/kamar terpisah dari orang yang menderita infeksi (FLU atau penyakit menular lainnya)
  • Cuci tangan dengan benar
  • Ukur  suhu tubuh tiap 4-6 jam
  • Perhatikan: demam, tanda infeksi spt batuk/pilek dan jumlah lekosit dalam darah
  • Batasi pengunjung
  • Hindari tanaman hidup
  • Makanan: buah berkulit, dimasak matang, hindari makanan mentah/lalap

4.    Penurunan jumlah trombosit

  • 555KEMOTERAPİObservasi adanya perdarahan di urine/kotoran
  • Hindari penyuntikan secara secara langsung
  • Gunakan pencukur elektrik
  • Hindari penggunaan kateter dan termometer dubur
  • Hindari trauma mulut dengan penggunaan sikatgigi lembut, hindari penggunaan dental gloss dan jangan makan permen yang keras
  • Batasi pergerakan/ aktifitas berlebihan untuk mencegah perdarahan otak
  • Jika perlu gunakan “stool softeners” untuk menghindari mengejan
  • Tranfusi trombosit jika medis mengindikasikan

5.    Mukositis

  • Perlukaan pada dinding rongga mulut/saluran cerna
  • Kumur2 dengan  ½ NS dan ½ peroxide setiap 12 jam
  • Obat Topical analgesic
  • Hindari  mouthwash yang mengandung alkohol
  • Hindari makanan yang pedas dan keras
  • Monitor  status nutrisi pasien

6. unduhan   Rambut  Rontok

  • 2-3 minggu  setelah pengobatan
  • Semua rambut termasuk alis dan bulu mata
  • 4-8 minggu setelah pengobatan akan tumbuh kembali
  • Pergunakan wig/ kerudung/ topi
  • Perawatan kulit kepala tidak berlebihan

7.    Gangguan Saraf  Tepi

  • Kebas  dan kesemutan di jari tangan dan kaki
  • Hati-hati : gangguan keseimbangan  dan  jatuh
  • Alat bantu/ pendamping

Kanker Leher Rahim

kanker-rahim

Sumber : RS Kanker Dharmais

Anatomi
Leher rahim adalah bagian paling bawah dari rahim. Leher rahim merupakan ujung atau muara dari liang senggama atau vagina. Dapat dijelaskan juga bahwa leher rahim menghubungkan antara rahim dan vagina.

Pengertian
Kanker leher rahim merupakan kanker yang terjadi di leher rahim. Sel-sel di leher rahim berubah sifat menjadi ganas.
Data Kasus Kanker Leher Rahim
490.000 wanita di dunia didiagnosa menderita kanker leher rahim, 240.000 diantaranya mengalami kematian. 80 % penderita berada di Negara berkembang. (WHO,2002)
Saat ini di RS Kanker Dharmais, kanker serviks menduduki peringkat ke 2 dari seluruh kanker tersering yang diderita oleh wanita.

images (8)Penyebab
Hingga saat ini kanker leher rahim diindikasikan penyebabnya karena HPV ( Human papilloma Virus ) tipe 16 dan 18. Hal ini dikarenakan karena pada penderita kanker serviks, 99 % ditemukan HPV.

Cara penularan HPV :
•    Kontak seksual  –> mayoritas
•    Kontak non seksual ( dari ibu ke bayi saat dilahirkan, alat-alat medis yang tidak steril, toilet umum)

Faktor Risiko :
•    Menikah atau melakukan kontak seksual di usia yang sangat muda (usia < 18 tahun )
•    Melahirkan banyak anak
•    Berganti-ganti pasangan seksual
•    Merokok (aktif maupun pasif)
•    Riwayat menderita PMS ( Penyakit Menular Seksual )
•    Infeksi HPV
•    Mempunyai pasangan yang menderita : kanker serviks,kutil kelamin
•    Pasangan mempunyai patner seks sebelumnya yang menderita kanker serviks
•    Menderita infeksi yang lama di organ reproduksi
•    Mempunyai kekebalan tubuh yang rendah (karena obat-obatan, penyakit ex. AIDS)

Tanda dan Gejala :
•    Pada stadium dini seringkali tak ada gejala apapun
•    Perdarahan per vaginam abnormal ( perdarahan setelah hubungan seksual, perdarahan diantara periode menstruasi, jumlah darah menstruasi banyak).
•     Keputihan abnormal (kuning putih, berbau)
•     Low back pain (sakit di tulang belakang )
•     Nyeri Cervical  ( saat jari atau penis dimasukkan ke dalam vagina )
•     Nyeri saat berhubungan seksual.
•     Nyeri saat BAK pada keadaan yang lanjut

kanker-serviks-sering-tidak-menunjukkan-gejala-awalTanda dan gejala jika kanker sudah dalam keadaan lanjut :
•    Sulit BAK ( Buang Air Kecil ) dan mungkin gagal ginjal.
•     Nyeri BAK dan kadang2 kencing darah .
•     Bengkak di kaki .
•     Diarrhea, atau nyeri di daerah anus atau BAB berdarah
•     Mual, lemas, BB turun, nafsu makan turun, dan terasa nyeri.
•     Konstipasi (sulit buang air besar)
•     Lubang Abnormal di leher rahim (fistula)
•     Pembesaran kelenjar limphe (kelenjar getah bening ) di leher atau ketiak.
•     Penyebaran lanjut ke tulang , paru m usus atau otak memberikan tanda – tanda abnormal.

kathy-griffin-pap-smearPencegahan :
•    Melakukan perilaku seks yang sehat ( menjaga kebersihan, tidak berganti-ganti pasangan)
•    Melakukan deteksi dini dengan pap smear dan IVA setahun sekali bagi yang telah menikah atau telah melakukan kontak seksual.
•    Melakukan vaksinasi HPV ( dapat diberikan mulai usia 9 tahun)

Deteksi Dini :
Kanker serviks dapat diobati jika ditemukan dalam stadium dini. Stadium dini dapat ditemukan dengan melakukan pemeriksaan pap smear tiap 1 tahun sekali.

Lebih Mengenal Kanker Payudara

images (5)

Sumber : RS Kanker Dharmais

Berdasarkan data dari rekam medis RS Kanker Dharmais 2010, saat ini kanker payudara merupakan kanker yang paling banyak diderita oleh perempuan. Di RS Dharmais sendiri, kanker payudara menduduki peringkat pertama dari 10 kanker terbesar. Hampir 85% pasien kanker payudara datang ke rumah sakit dalam keadaan stadium lanjut. Hal ini akan mempengaruhi prognosis dan tingkat kesembuhan pasien. Padahal jika kanker payudara ditemukan dalam stadium awal, maka tingkat kesembuhan pasien akan sangat baik.

Untuk menemukan kanker payudara dalam stadium awal, yang diperlukan adalah deteksi dini. Dianjurkan kepada perempuan di bawah usia 35 tahun untuk melakukan USG payudara dan perempuan dengan usia di atas 35 tahun dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan mammografi satu tahun sekali. Dengan melakukan deteksi dini maka jika akan mudah ditemukan jika ada tumor dalam ukuran yang masih kecil sekalipun dan akan lebih cepat dilakukan tindakan pengobatan ataupun operasi.

Pencegahan merupakan hal yang paling penting daripada pengobatan. Pencegahan juga jauh lebih murah daripada pengobatan.Untuk mencegah kanker payudara, ada hal yang sangat mudah dan tanpa harus mengeluarkan biaya. Pencegahan tersebut adalah dengan melakukan SADARI ( Periksa Payudara Sendiri) secara rutin setiap bulan. Tentang SADARI telah dijelaskan dalam artikel mengenai SADARI.

Pada saat melakukan SADARI, jika ditemukan tanda-tanda kanker payudara, maka hendaknya langsung memeriksakan diri ke RS untuk melakukan pemeriksaan diagnostik lebih lanjut.

comida6Tanda-tanda kanker payudara adalah :
•    Teraba benjolan di payudara. Benjolan seringkali tidak berasa nyeri
•    Terdapat perubahan tekstur kulit payudara.Kulit payudara mengeras dengan permukann seperti  kulit jeruk
•    Terdapat luka yang tidak kunjung sembuh
•    Keluar cairan dari putting
•    Terdapat cekungan ataupun tarikan di kulit payudara

Setiap perempuan mempunyai risiko untuk terkena kanker payudara. Namun ada beberapa perempuan yang mempunyai faktor risiko lebih tinggi untuk terkena kanker payudara dibandingkan dengan perempuan lain. Faktor risiko artinya faktor-faktor yang dapat memicu terjadinya kanker payudara pada perempuan. Jika seorang perempuan mempunyai faktor risiko, belum tentu dia akan terkena kanker payudara. Namun seorang perempuan tadi mempunyai peluang yang lebih besar untuk terkena kanker payudara dibandingkan dengan perempuan yang mempunyai faktor risiko rendah dalam dirinya.

Faktor-faktor risiko yang memungkinkan terjadinya kanker payudara adalah :
•    Perempuan yang tidak menikah, tidak hamil, dan tidak menyusui
•    Perempuan dengan riwayat tumor jinak payudara
•    Perempuan yang mempunyai keluarga garis keturunan ibu (ibu, bibi, saudara perempuan) yang menderita kanker payudara
•    Perempuan yang menggunakan KB hormonal (pil, suntik)
•    Sering mengkonsumsi makanan berlemak
•    Perempuan yang menstruasi pertama kali di bawah usia 12 tahun
•    Perempuan yang menopause di atas usia 50 tahun

images (6)Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)

Berikut Lima Langkah Sederhana Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)
Pencegahan kanker payudara yang paling murah dan mudah adalah dengan melakukan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) setiap bulan dengan rutin. Dengan SADARI, wanita dapat memahami perubahan sekecil mungkin di payudara mereka. Jika terdapat tanda tanda kanker  payudara , dapat langsung ditemukan dalam stadium awal sehingga tingkat kesembuhan akan tinggi.

Langkah 1: Mulailah dengan melihat payudara anda di cermin dengan bahu lurus dan lengan di pinggang.

Inilah yang mesti dicari:
* Apakah payudara anda memiliki ukuran, bentuk, dan warna seperti biasanya, kita harus curiga apabila payudara memiliki besar yang tidak sama atau asimetris
* Penampakan payudara rata tanpa terlihat distorsi atau bengkak.
Jika Anda melihat perubahan berikut, bawalah ke dokter untuk diperiksa:
* Dimpling (permukaan tertarik/cekung), puckering (kerutan), atau bengkak pada kulit
* Puting susu berubah posisi atau tertarik (terdorong dan tertarik ke dalam)
* Kemerahan, rasa nyeri, ruam, atau pembengkakan.

Langkah 2: Angkat lengan dan cari perubahan yang sama.
Langkah 3: Ketika di depan cermin cari tanda-tanda apapun cairan yang keluar/berasal dari salah satu atau kedua putting susu (ini bisa jadi cairan seperti susu, kuning atau darah).

breast-cancerLangkah 4: Selanjutnya, periksa payudara anda sementara berbaring, gunakan tangan kanan untuk memeriksa payudara kiri dan gunakan tangan kiri untuk memeriksa payudara kanan. Palpasi (perabaan) dilakukan dengan perlahan, sentuhan lembut dengan 3 ujung jari tangan secara bersamaan. Lakukan melingkar setiap bagian payudara.
Tekan seluruh payudara dari atas ke bawah, dari satu sisi ke sisi lain – dari bagian atas ke arah perut, dan dari ketiak ke tengah.
Mengikuti pola tersebut. Anda dapat mulai memeriksa puting susu, bergerak ke bagian yang lebih besar dan lebih besar hingga mencapai tepi luar dari payudara. Anda juga dapat memindahkan jari-jari anda secara vertikal ke atas dan ke bawah. Pastikan untuk merasakan semua jaringan dari depan sampai belakang payudara: untuk kulit dan jaringan di bawahnya, gunakan tekanan ringan. Sedangkan untuk jaringan yang lebih dalam gunakan tekanan yang kuat.
Langkah 5: Rasakan payudara anda sambil berdiri atau duduk. Banyak wanita yang menemukan cara yang mudah untuk memeriksa payudara mereka yaitu ketika kulit mereka basah dan licin dengan melakukan langkah ini di shower (sementara mandi). Menekan seluruh payudara melakukan gerakan tangan yang sama seperti dijelaskan pada Langkah 4.

Waktu yang tepat untuk SADARI : 10 hari setelah menstruasi dihitung dari hari pertama menstruasi.

Kanker Kulit

images (12)

Sumber : Tim Sehatku Media

Mengapa Kanker Kulit Perlu di Kenal?

Penderita kanker kulit di Indonesia tidak sebanyak kanker yang lain. Walaupun demikian kanker kulit dapat menyebabkan kecatatan sehingga dapat merusak penampilan bahkan pada stadium lanjut dapat merusak penampilan, bahkan pada stadium lanjut dapat mengakibatkan kematian. Menemukan penyakit ini sedini mungkin merupakan salah satu cara untuk menghindari kecatatan maupun kemungkinan terburuk, karena letaknya dipermukaan kulit, akan mudah bagi siapa saja untuk mengenali sendiri kanker kulit.

Apa Saja Faktor Risiko Kanker Kulit?

tanning_iStock_000015613561XSmall_620x350Sebelum mengenal kanker kulit, perlu diketahui lebih dahulu faktor risiko atau faktor yang memudahkan timbulnya kanker kulit. Faktor risiko tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

  • Sinar Ultraviolet B yang sebagian besar dipancarkan oleh sinar matahari
  • Bahan kimiawi, misalnya tar, arsen, hidrokarbon aromatik, dll
  • Radiasi Ionisasi (sinar radioaktif)
  • Beberapa macam virus 

Kapan Dilakukan Pemeriksaan Kulit?

Pemeriksaan dilakukan secara teratur sehimhha setiap perubahan pada kulit dapat terdeteksi sedini mungkin. Interval waktu enam bulan sekali sudah cukup untuk orang dengan kulit sawo matang. Tetapi tanyakan pada dokter, apakah anda harus diperiksa lebih sering.

Apa yang Harus Dicari?

Terdapat 3 tipe kanker kulit yang paling sering, yaitu Karsinoma Sel BasalKarsinoma Sel Skuamosa, danMelanoma Maligna. Ketiga tipe tersebut mempunyai bentuk yang berbeda. Karena itu penting untuk mengetahui tanda-tanda dini. Periksalah setiap perubahan pada kulit. Jangan lewatkan suatu kelainan yang mencurigakan, hanya kelainan itu tidak sakit, tetapi cukup berbahaya. Kalau mendapatkan satu atau lebih kelainan yang mencurigakan, perlihatkanlah kepada dokter yang menangani penyakit kulit.

Kelainan-kelainan itu seperti:

  • summerskin_rm_collage_of_precancerous_skin_growths_s17Benjolan agak berkilat, yang dapat menjadi luka atau lecet dan mudah berdarah
  • Bercak atau benjolan dengan luka atau lecet yang tidak sembuh-sembuh, berkeropeng atau berbenjol-benjol (seperti kembang kol)
  • Tahi lalat, tanda lahir atau kelainan kulit yang berwarna kehitaman:
    • Simetri
    • Tepinya tidak teratur
    • Warnanya bertambah gelap atau bermacam-macam
    • Ukuran atau ketebalannya bertambah
    • Permukaannya berubah 

Pemeriksaan Kulit Sendiri

Yang diperlukan: ruangan dengan penerangan yang cukup, satu buah cermin setinggi tubuh, dan satu buah cermin kecil

Lihatlah dengan teliti setiap tubuh Anda!

  1. Kiri, letakkan lengan Anda dengan telapak tangan menghadap ke atas, lihat telapak tangan, jari-jari kulit diantara jari-jari dan lengan bawah. Kanan, posisi Anda di depan cermin setinggi tubuh angkat lengan Anda, bengkokkan pada siku-siku dengan telapak tangan menghadap pada dada. Pada cermin lihatlah bagian belakang lengan bawah dan siku-siku.
  2. images (13)Kemudian berdirilah dengan seluruh badan menghadap ke cermin, amatilah bagian depan tubuh, muka, leher, dan lengan atas. Kemudian lihatlah dada, perut, kelamin, paha, dan tungkai bawah.
  3. Masih berdiri di depan cermin, putarlah lengan Anda ke kepala dengan telapak tangan berhadapan satu dengan yang lain. Lihatlah bagian samping kanan tubuh Anda, paha, lengan, tangan, badan samping, dan tungkai bawah. Kalau sudah selesai ulangilah untuk bagian samping kiri tubuh Anda.
  4. Dengan punggung menghadap ke cermin, lihatlah bokong Anda, bagian belakang paha dan tungkai bawah.
  5. Ambillah cermin kecil, dengan posisi punggung menghadap cermin setinggi tubuh, lihat leher belakang, punggung dan lengan belakang Anda. Apabila ada beberapa bagian tubuh yang tak terlihat, dapat meminta bantuan pasangan atau teman Anda.
  6. Gunakan cermin kecil dan cermin besar untuk melihat kulit kepala. Berhubung kulit kepala sulit untuk diperiksa, dianjurkan hair dryer untuk memisah rambut dari kulit kepala. Lihatlah dengan teliti. Sekali lagi, Anda dapat meminta bantuan teman Anda.
  7. Duduklah di bangku kecil dan angkat satu tungkai di bangku yang lain. Dengan cermin kecil, periksa bagian belakang tungkai mulai dari selangkangan sampai ke telapak kaki. Jika sudah selesai ulangi dengan tungkai yang lainnya.
  8. Masih dalam posisi duduk, bandingkan tungkai yang satu dengan yang lainnya. Dengan cermin kecil periksa punggung kaki, jari-jari, dan kulit diantara jari-jari kaki. Kemudian lihatlah dengan seteliti mungkin telapak kaki, ulangi untuk kaki yang lain.

Kanker Pada Anak, Dapatkah Dicegah?

Screen-shot-2013-02-11-at-3.59.23-PM

Sumber : Tim Sehatku Media

Kanker pada anak memang berbeda dari kanker yang dijumpai pada orang dewasa. Kanker pada orang dewasa dapat dicegah, sementara pada anak tidak.

Perlu diketahui bahwa pola hidup dan makan yang sehat tetap harus diajarkan kepada anak-anak sejak dini. Bukan semata bertujuan mencegah kanker yang dapat timbul pada usia kanak-kanak, namun untuk mencegah agar pada saat mereka menginjak usia dewasa, dapat terhindar dari berbagai jenis kanker yang biasanya menyerang orang dewasa.

cancer-child1-216x180The International Union Against Cancer, atau lebih dikenal dengan UICC, menganjurkan kepada orangtua agar mengajarkan anak-anak, antara lain untuk tidak merokok, makan dengan pola gizi seimbang, dan mengikuti program imunisasi yang berlaku di negara masing-masing.

Himbauan tersebut bertujuan agar anak-anak itu saat menginjak usia dewasa dapat terhindar dari kanker paru, kanker usus besar, kanker hati, kanker leher rahim, dan jenis kanker lain yang hanya dapat terjadi pada usia dewasa.

Banyak orangtua mempersalahkan diri sendiri karena anaknya terkena kanker. Beranggapan bahwa merekalah penyebab dari semua permasalahan yang terjadi pada anaknya,

Diharapkan setelah membaca keterangan di atas, orangtua bisa semakin menyadarei bahwa anggapan tersebut tidak benar. Kiranya penjelasan ini akan memperjelas pengetahuan orangtua tentang kanker pada anak.

Deteksi Dini Kanker Pada Anak

Hingga kini, dari sekian banyak kanker yang dapat ditemui pada anak, baru satu jenis yang dapat dideteksi dini secara dini, yakni kanker bola mata atau dikenal dengan istilah retinoblastoma. Oleh karena itu, dalam hubungannya dengan kanker anak, penting bagi orang tua untuk mengetahui dan mewaspadai gejala kanker pada anak mengingat bahwa baru ada satu jenis kanker pada anak yang dapat dideteksi dini.

Deteksi dini untuk retinoblastoma dinamakan :”Lihat Merah”. Pemeriksaannya bisa dilakukan seorang tenaga kesehatan yang telah dilatih sebelumnya. Tidak harus oleh dokter yang bertugas di rumah sakit besar. Di PUSKESMAS pun pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut ophtalmoscope. Suatu alat untuk melihat bagian dalam dari mata anak yang diperiksa.

images (11)Retinoblastoma terjadi pada anak usia balita. Dalam proses pemeriksaan, anak tersebut biasanya diminta untuk duduk di pangkuan ibunya. Sementara itu, pemeriksa berada tidak jauh dari hadapan merja.

Bila mata anak dalam kondisi normal, maka pemeriksa, melalui alat ophthalmoscope, akan melihat warna merah terpantul dari mata anak itu.

Sebaliknya, pemeriksa akan menganjurkan orangtua membawa anaknya ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap bila melalui alat tadi, pemeriksa tidak melihat warna merah terpantul dari mata si anak. Atau ada pantulan warna merah, namun mata anak yang diperiksa juling. Oleh karena itu, penting bagi pemeriksa untuk mengetahui apakah sebelumnya anak bersangkutan juling atau tidak.

Sekarang, setelah mengetahui adanya pemeriksaan “Lihat Merah”, diharapkan orangtua mau memeriksakan anaknya sekali setahun selama masih berusia balita. Tidak seorangpun pernah berharap anaknya terkena retinoblastoma. Namun, jika Tuhan berkehendak lain, paling tidak kita dapat menemukannya pada stadium awal.

Gejala Leukimia Pada Anak

Kanker darah atau Leukemia bisa menyerang siapa saja, tanpa pandang usia. Leukemia merupakan jenis kanker yang paling banyak dijumpai pada anak-anak.

‘Tempat Kejadian Perkara’ dari leukemia itu ada di sumsum tulang. Lalu, and a tentu bertanya pula, sumsum tulang itu dimana?

Bayangkan saja saat menyantap paha ayam. Setelah dagingnya habis, tulangnya dipatahkan, dan bagian tengah dari tulang kita hisap.

kanker-pada-anakBagian yang dihisap itulah yang dinamakan sum sum tulang.

Sumsum tulang merupakan pabrik dari sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (Ieukosit), dan keping darah (trombosit). Sebagai gambaran sederhana, sumsum tulang ini bisa diidentikkan dengan suatu kawasan pabrik misalnya

Permasalahan mulai timbul saat “karyawan” di pabrik leukosit berdemonstrasi secara anarkhis. Mereka melarang pabrik berproduksi. Akibatnya kadar leukosit dalam darah menjadi rendah. Tidak puas berdemonstrasi di pabrik sendiri, mereka ke pabrik eritrosit dan trombosit. Sama juga, tetap melarang agar kedua pabrik tidak berproduksi. Akibatnya, kadar eritrosit dan trombosit di dalam darah juga menjadi rendah.

Masih belum puas berdemonstrasi di kawasan pabrik, para “karyawan” tersebut keluar merambah wilayah lain dan menyebar kemana-mana, termasuk ke otak, gusi, kulit, tulang, hati, limpa, dan testis.

Bila kadar eritrosit dalam darah rendah, maka anak akan terlihat pucat. Selain itu, anak sering mengalami demam tanpa diketahui penyebabnya akibat kadar leukosit di dalam darah yang rendah dan juga perdarahan, seperti perdarahan kulit, gusi, atau mimisan akibat kadar trombosit di dalam darah yang rendah.

Bila anak memiliki ketiga gejala ini atau paling tidak ada dua diantaranya, seorang anak bisa dicurigai terkena leukemia. Selain gejala-gejala di atas, dapat juga dijumpai gejala lainnya sebagai akibat dari penyebaran sel kanker ke organ-organ lain dalam tubuh.

Gejala-gejala lain tersebut antara lain, kejang, pembengkakan gusi, nyeri tulang, perut terlihat membesar, dan testis tampak membesar dan keras.

Bila orangtua melihat hal-hat tersebut di atas, segera bawa anak ini ke dokter untuk mengkonfirmasi apakah benar gejala-gejala yang dialami itu dapat dikategorikan sebagai tanda-tanda terserang leukemia. Andaikata bukan, tentu saja kita bersyukur. Namun, bila ternyata benar bahwa gejala yang ditemukan memang mengarah kepada leukemia, tetap saja harus mensyukurinya. Sebab itu berarti leukemia pad a anak ini ditemukan pada kondisi yang masih dini.

Semakin dini dan cepat seorang anak yang terkena kanker ditangani, semakin besar kemungkinan sembuh pada anak tersebut. Jadi, adalah penting bagi orangtua untuk mewaspadai gejala penyakit kanker pad a anak sejak dini, khususnya Leukemia.

Curiga Anak Terkena Kanker

Apa yang akan dillakukan dokter untuk mengkonfirmasi gejala yang timbul pada anak yang dicurigai terkena kanker?

MD - BICARA KANKER DENGAN ANAKUpaya awal para dokter tentunya tergantung dari gejala yang terlihat. Bila seorang anak dicurigai leukemia, maka anak tersebut akan dilakukan pengambilan sumsum tulang dan cairan dari punggung. Tujuannya adalah untuk melihat langsung pabrik tempat diproduksinya sel datah merah, sel darah putih, dan trombosit.

Bila memang benar anak tersebut terkena leukemia, di bawah mikroskop akan terlihat sel-sel darah putih jahat yang menguasai sumsum tulang. Sementara itu, tujuan pengambilan cairan dari punggung adalah untuk melihat apakah sel-sel darah putih yang jahat tadi sudah menyebar sampai ke otak. Hal ini perlu diketahui dokter karena pengobatan antara yang sudah dan belum menyebar ke otak itu berbeda.

Orangtua tidak perlu khawatir sekalipun meski pada anaknya dilakukan kedua tindakan terse but di atas. Anak biasanya akan ditidurkan untuk menghindari trauma. Prosesnya tidak jauh berbeda dengan proses pengambilan darah di tangan, sebagaimana dilakukan di laboratorium. Perbedaannya adalah pada jarum dan lokasi pengambilannya.

Jarum yang digunakan untuk pengambilan sumsum tulang tentunya lebih besar dibanding jarum yang biasa digunakan untuk mengambil darah di tangan karena jarum tersebut harus menembus tulang. Sementara itu, lokasi pengambilan juga di tulang dekat tulang ekor, tulang pinggang, atau tulang di bawah lutut (khususnya pada anak umur kurang dari 2 tahun).

Pengambilan cairan dari punggung juga menggunakan jarum khusus dan lokasi pengambilannya di antara kedua ruas tulang belakang. Selanjutnya, kedua jenis cairan yang diambil dari sumsum tulang dan tulang belakang tersebut akan diproses dan diperiksa di bawah mikroskop oleh dokter spesialis patologi klinik.

Bagi anak yang dicurigai terkena tumor padat, konfirmasi dilakukan dengan cara biopsi. Pelaksanaannya dapat dengan cara dibuka / dioperasi atau dengan menggunakan jarum halus. Orangtua juga tidak perlu kuatir bilamana dilakukan tindakan biopsi pada anak.

Operasi biasanya akan dilakukan di lokasi dimana benjolan itu berada. Dokter bedah akan mengambil sedikit atau sebagian dari benjolan, atau jika memungkinkan seluruh benjolan yang ada untuk selanjutnya diproses dan diperiksa di bawah mikroskop oleh dokter spesialis patologi anatomi.

Informasi tentang hal ini semua harus diketahui oleh orangtua dengan harapan agar para orangtua mendapat gambaran tentang apa saja yang akan dilakukan terhadap anaknya dalam upaya menegakkan diagnosis.

Selama ini masih banyak orangtua yang menunda upaya di atas karena kurangnya informasi dan kuatir akan terjadi sesuatu pad a anaknya bila upaya-upaya tersebut di atas dilakukan.

Apa dampaknya?

Penundaan hanya akan membuat keadaan semakin buruk.

Saat orangtua sudah siap, kadang tidak mustahil kondisi atau stadium kanker yang ada sudah berubah menjadi lanjut. Kemungkinan untuk sembuh tentunya semakin kecil dibanding bila kankernya ditemukan dalam kondisi atau stadium masih awal.

Oleh karena itu, jangan lakukan penundaan.

Gejala-Kanker-Otak-Pada-Anak-FotoKemoterapi

Dalam dunia kedokteran, hingga kini hanya terdapat 3 jenis pengobatan kanker. Salah satunya kemoterapi yang merupakan jenis pengobatan kanker dengan menggunakan obat-obatan anti kanker. Obat-obatan ini sebenarnya sudah ditemukan sejak puluhan tahun lalu.

Saat ini dapat dijumpai lima kelompok besar obat-obatan anti kanker tersebut, yaitu kelompok alkaloid vinca, antimetabolit, antibiotik, enzim, dan miscellaneous agent.

Obat-obat ini dapat diberikan dengan cara ditelan maupun disuntikkan langsung ke dalam pembuluh darah, otot, di bawah kulit, di ruang antara dua ruas tulang belakang, maupun langsung ke organ tubuh yang terkena kanker.

Namanya saja obat kanker, berfungsi untuk membunuh sel-sel kanker. Namun, dalam kenyataannya ternyata tidak demikian. Obat-obat tersebut tidak dapat membedakan . mana kawan atau lawan. Semua sel, baik itu yang normal maupun sel kanker dlbasml habis semuanya.

Dalam dunia kedokteran, hingga kini hanya terdapat 3 jenis pengobatan kanker. Salah satunya kemoterapi yang merupakan jenis pengobatan kanker dengan menggunakan obat-obatan anti kanker. Obat-obatan ini sebenarnya sudah ditemukan sejak puluhan tahun lalu.

Saat ini dapat dijumpai lima kelompok besar obat-obatan anti kanker tersebut, yaitu kelompok alkaloid vinca, antimetabolit, antibiotik, enzim, dan miscellaneous agent.

Obat-obat ini dapat diberikan dengan cara ditelan maupun disuntikkan langsung ke dalam pembuluh darah, otot, di bawah kulit, di ruang antara dua ruas tulang belakang, maupun langsung ke organ tubuh yang terkena kanker.

Namanya saja obat kanker, berfungsi untuk membunuh sel-sel kanker. Namun, dalam kenyataannya ternyata tidak demikian. Obat-obat tersebut tidak dapat membedakan . mana kawan atau lawan. Semua sel, baik itu yang normal maupun sel kanker dlbasml habis semuanya.

Radiasi

1942383-lambang-nuklir-620X310Sumber : Tim Sehatku Media

Radiasi merupakan salah satu modalitas standar pengobatan kanker disamping pengobatan kanker lainnya, yaitu pembedahan dan kemoterapi. Radiasi menggunakan energi pengion dan non pengion. Contoh dari energi pengion yaitu: Sinar X (Roentgen), sinar ɤ (Co60). Sedangkan energi non pengion seperti menggunakan panas (Hyperthermi). Pengobatan dengan radiasi dapat diberikan sendiri atau dapat juga dilakukan secara kombinasi, baik dengan pembedahan maupun kemoterapi. Radioterapi dapat diberikan pada semua jenis kanker dan stadium.

1.    Tindakan untuk membunuh sel tumor, memperkecil ukuran tumor , mengurangi nyeri dan obstruksi
2.    Tujuan  Radiasi:  Maksimum tumor kontrol dengan   kerusakan  minimal pada  jaringan normal
3.    Pemberian:
a. Sinar luar  diberi dalam dosis  yang disesuaikan dengan kemampuan  pasien
b. sinar dalam untuk tumor yang terletak pada rongga tubuh

Efek  Samping Radiasi :
Kemoterapi    a. Kulit (radiasi luar): lecet, kemerahan, kehitaman

  • Gunakan sabun lembut
  • Keringkan kulit dengan lembut  JANGAN DIGOSOK
  • Bedak atau lotion harus dengan seijin dokter
  • Gunakan baju yang longgar menyerap keringat
  • Hindari  sinar matahari langsung

     b. Dinding mulut: sariawan/luka, nyeri, liur berkurang
c. Pencernaan: mual/muntah, diare, perdarahan
d. Pneumonitis Radiasi

  • 1-3  bulan setelah  terapi
  • Cough, fever
  • Obat

Perawatan Luka Kanker

cara-alami-menghilangkan-beragam-jenis-bekas-luka

Sumber : Tim Sehatku Media

Apa yang dimaksud dengan luka kanker?

Luka terbuka akibat pecahnya massa kanker.

Masalah apa yang sering timbul pada luka kanker?

Luka kanker mudah basah, mudah berdarah, berbau tidak sedap, jaringannya sangat rapuh, dan sulit untuk disembuhkan

Bagaimana prinsip utama perawatan luka kanker?

Prinsip utama perawatan luka kanker adalah meningkatkan kualitas hidup pasien dengan luka kanker. Dengan memberikan balutan:

  • Mencegah perdarahan
  • Menjaga tingkat kelembapan luka / mampu menyerap cairan luka
  • Mampu menghilangkan bau
  • Mampu memberikan rasa aman dan nyaman 

perawatan-penyakit-kankerSiapa saja yang boleh merawat luka kanker?

  • Perawat yang telah mendapat pendidikan khusus tentang perawatan luka, dan telah mendapatkan lisensi dari konsil internasional WECT (Enterostoma Stomal Therapy Nurse)
  • Perawat terlatih yang bekerja di bawah tanggung jawab seorang ETN
  • Pasien dan keluarga yang telah diajarkan seorang ETN khusus untuk kondisi pasien tersebut 

Bagaimana cara merawat luka kanker?

Luka kanker dibersihkan dengan menggunakan cairan non toksik (normal saline) hingga bersih dari jaringan mati, bekuan darah, dan sisa-sisa obat luka.

Kemudian luka dirawat sesuai dengan kondisinya dengan menggunakan Topical Therapy yang sesuai:

  1. Menyerap cairan luka dengan baik
  2. Mampu mencegah dan menghentikan pendarahan
  3. Mampu mencegah luka terkontaminasi jamur dan bakteri
  4. Mampu menjaga kelembapan luka
  5. Mampu menjaga luka dari trauma
  6. Mampu menekan dan menghilangkan bau
  7. Mampu melisiskan jaringan mati

Selanjutnya luka ditutup dengan teknik “Oclusive” yang dapat menunjang tujuan perawatan luka kanker.

Bagaimana cara menangani balutan yang basah saat pasien di rumah?

lymphedemaclinic2Buka balutan bagian luar dari luka kemudian tutup kembali dengan kassa kering dan balut tertutup dengan ketebalan sesuai.

Apa yang harus dilakukan bila terjadi perdarahan pada luka?

Segera lakukan penekanan di daerah yang terjadi perdarahan, lalu segera mencari pertolongan ke klinik luka terdekat atau ke rumah sakit yang memiliki klinik luka.

Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan pasien dengan luka kanker di rumah?

  • Menjaga balutan luka tetap kering (tidak terkena cairan dari luar luka)
  • Menjaga luka dari benturan / trauma
  • Bila luka di daerah payudara tetap menggunakan penyangga payudara / bra
  • Makan makanan yang bergizi 4 sehat 5 sempurna, tidak ada pantangan selama tidak ada diet khusus dari dokter
  • Menjaga kebersihan tubuh (personal hygiene)
  • Tetap melakukan kegiatan sehari-hari sesuai kemampuan

Belajar untuk dapat melakukan perawatan luka secara mandiri pada luka sederhana dengan evaluasi secara berkesinambungan oleh perawat luka.