ONKOLOGI RADIASI

mesinrtu-1

Sumber : Tim Sehatku Media

Di dalam dunia penanganan kanker, onkologi radiasi merupakan ilmu pasti yang memerlukan teknologi canggih serta tenaga ahli profesional untuk mengaplikasikannya. Dengan mengarahkan sinar yang difokuskan pada satu bagian tubuh, terapi radiasi menanggulangi tumor baik ganas maupun jinak, dengan membunuh sel-sel yang ditargetkan. Dengan tujuan untuk mencapai tingkat kesembuhan tertinggi dan tingkat efek samping terendah bagi para pasien, kami bangga bahwa kami dapat memberikan terapi radiasi dengan kecepatan dan presisi tinggi.

Hal ini dimungkinkan melalui teknologi pengobatan canggih seperti TomoTherapy HI-ART® System, yang mana memungkinkan kami menjadi yang pertama di Asia Tenggara untuk menawarkan TomoTherapy®. Terapi radiasi dengan panduan visual ini memberikan dosis yang tepat dan tanpa rasa sakit dalam membunuh sel tumor, meminimalisir deposit radiasi disekitar jaringan tubuh yang sehat untuk hasil keseluruhan yang lebih baik.

Kami juga menawarkan metode pengobatan dengan radiasi yang telah terbukti, yang dapat dikombinasikan dengan pengobatan melalui kemoterapi ataupun bedah.

Man-Receiving-Radiation-Therapy-for-Cancer-TreatmentPengobatan ini termasuk

INTENSITY-MODULATED RADIATION THERAPY (IMRT)

Dengan teknologi canggih, sinar radiasi dengan presisi tinggi dimanipulasi untuk mengikuti bentuk tumor sehingga eksposur terhadap jaringan tubuh yang sehat dapat diminimalisir

IMAGE-GUIDED RADIATION THERAPY (IGRT)

Metode ini menggunakan teknologi pencitraan untuk mengarahkan sinar radiasi. Panduan visual dari lokasi tumor diciptakan untuk memudahkan perencanaan serta memandu pengobatan yang terlokalisir

3D CONFORMAL RADIATION THERAPY

Metode ini melibatkan simulasi virtual yang menampilkan gambar 3D dari lokasi tumor. Dengan tingkat kesesuaian tinggi atau terfokus, radiasi dapat diberikan bahkan dengan dosis yang lebih tinggi dimana disaat yang bersamaan mengurangi deposit radiasi yang akan terjadi pada jaringan sehat disekitarnya.

CONVENTIONAL RADIATION THERAPY

Sinar radiasi dalam bentuk sinar-X, sinar Gamm atau photons digunakan untuk membunuh sel-sel tumor atau menghambat kemampuan mereka untuk tumbuh.

5669705609_6a7dc288d9STEREOTACTIC RADIATION THERAPY

Metode pengobatan spesialis ini bergantung pada pencitraan yang terperinci, perencanaan pengobatan dalam bentuk gambar maya 3D serta pengobatan yang akurat untuk pemberian dosis radiasi secara stereotaktis, atau bisa dikatakan dengan tingkat akurasi tertinggi.

RADIOSURGERY

Metode ini merupakan bentuk pengobatan non invasif yang mengaplikasikan sinaran terfokus dari berbagai arah. Sinar-sinar tersebut kemudian menyatu pada lokasi tumor, dan mengantarkan dosis radiasi yang kuat, dan pada saat yang bersamaan jaringan tubuh disekitarnya hanya terpapar oleh radiasi tingkat rendah.

BRACHYTHERAPY AND IMPLANTS

Sumber radioaktif ditanamkan ke dalam tubuh dekat atau langsung pada lokasi tumor guna mengantarkan dosis radiasi yang tinggi dengan dampak minimal terhadap jaringan sehat tubuh yang ada disekitarnya.

ONKOLOGI MEDIS

images

Sumber : Tim Sehatku Media

Bisa jadi perkembangan terbesar dalam penanganan kanker terjadi pada bidang onkologi medis. Dengan persenjataan medis yang terus berkembang dalam pilihan dan efektifitas, kini kita menjadi lebih siap untuk menempuh perjuangan melawan kanker.

bannerFull_6517_113563YMS4811_0168_Medical_OncologyMetode kemoterapi baru seperti agen sitotoksik, agen biologis, serta terapi kanker terpandu telah memberikan secercah harapan bagi para penderita kanker. Hal ini biasanya diasosiasikan dengan hasil keseluruhan yang lebih baik, berkurangnya, atau bahkan hilangnya efek samping.

Bertambahnya efektifitas pengobatan yang tidak berdampak berat bagi kualitas hidup adalah apa yang kami inginkan untuk pasien kami. Kemoterapi senantiasa dilakukan oleh tenaga perawat berkualifikasi yang telah melalui serangkaian program pelatihan spesialis di bidang onkologi, dan berada di bawah pengawasan ketat dari konsultan senior onkologi medis kami.

Kemoterapi dapat diaplikasikan melalui beberapa cara:

KEMOTERAPI LANGSUNG ATAU INDUKSI

Dengan metode ini, ukuran tumor disusutkan sebelum dilakukan pembedahan lokal atau radioterapi. Obat-obatan digunakan sebagai katalis induksi gelombang radio untuk meningkatkan efektifitas radioterapi.

KEMORADIASI KONKUREN

KEMOTERAPI ADJUVANT

Obat-obatan diberikan setelah operasi atau radioterapi untuk mengobati metastasis mikro yang tidak terlihat dan meningkatkan peluang kesembuhan secara menyeluruh.

med-oncologist-the-cancer-center-at-blue-ridge-healthcareKEMOTERAPI KURATIF

Metode ini pada umumnya digunakan untuk memerangi kanker yang sensitif terhadap pengobatan kemo seperti limfoma, tumor sel germinal serta leukimia.

KEMOTERAPI DOSIS TINGGI DAN PENYELAMATAN SEL PUNCA

Pada metode ini, sel punca diambil sebelum kemoterapi dosis tinggi dilakukan, dan dikembalikan pada posisinya semula sesudah proses pengobatan untuk membantu memulihkan tulang sum-sum.

KEMOTERAPI PALLIATIVE (UNTUK KANKER STADIUM LANJUT)

Untuk kanker yang stadium lanjut, pendekatan ini akan membunuh sel-sel kanker, mengendalikannya, serta memperpanjang kelangsungan hidup dan pada saat yang bersamaan menjaga kualitas hidup pasien.

ONKOLOGI BEDAH

130718_iknife.jpeg

Sumber : Tim Sehatku Media

Pembedahan merupakan salah satu pilihan pengobatan utama bagi beragam jenis kanker. Walau metode ini dapat mencapai berbagai tujuan termasuk diagnosa, perkiraan stadium maupun penanggulangan gejala, sebagai metode penanganan kanker, metode ini melibatkan pengangkatan tumor ganas dari dalam tubuh.

Untuk beberapa tumor, bedah kanker bisa jadi peluang terbaik untuk kesembuhan, khususnya bagi kanker yang terlokalisasi. Dalam beberapa kasus lain, metode ini dapat digunakan sebagai pengobatan utama yang kemudian dikombinasikan dengan pengobatan-pengobatan lainnya.

wpc968eabd_05_06Ahli bedah spesialis kami memiliki pengalaman ekstensif dengan metode bedah mutakhir yang termasuk didalamnya bedah radikal untuk kanker stadium lanjut, bedah konservatif, bedah akses minimal serta bedah rekonstruktif. Sebagai sebuah tim, mereka memberikan pasien kami keahlian terbaik mereka dalam 11 bidang bedah spesialis.

Ahli bedah onkologi kami juga bekerja sama dengan tim fisioterapi dan rehabilitasi yang merawat pasien kami setelah masa operasi untuk mencapai kesembuhan yang aman serta cepat.

Kami memiliki ahli bedah onkologi dengan area spesialis sebagai berikut:

  • Bedah payudara
  • Bedah Kolorektal
  • Bedah Toraks / Dada
  • Bedah Kepala dan Leher
  • Bedah Ginekologis
  • Bedah Saraf
  • Bedah Ortopedik
  • Bedah Urologi
  • Bedah Gastrointestinal dan Hepatik
  • Bedah Rekonstruktif
  • Bedah Umum

5 Tanaman Rumahan Yang Dapat Melawan Kanker

obat-kanker-payudara-tradisional

Sumber : Tim Sehatku Media

Ada banyak alasan mengapa seseorang mungkin senang berkebun atau bercocok tanam. Salah satu alasan yang paling populer adalah ingin mendapatkan rempah-rempah, buah-buahan, dan sayuran segar yang siap dimanfaatkan sewaktu-waktu. Selain sebagai pelengkap berbagai masakan, ‘hasil kebun’ tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai obat alami yang bisa mencegah dan melawan beberapa penyakit yang umum terjadi.

Tanaman Rumahan Pelawan Kanker

Sesuai dengan judul artikel, berikut ini ada beberapa tanaman rumah yang dinilai bisa melawan kanker, sehingga anda dianjurkan untuk menanamnya. Apa saja itu? Berikut ulasannya..

graphic1Peterseli
Peterseli sering dianggap sebagai pelengkap masakan semata, padahal peterseli adalah ramuan yang layak dieksplorasi lebih lanjut. Apigenin adalah minyak yang terkandung dalam peterseli. Minyak ini telah terbukti mencegah pembentukan pembuluh darah yang membawa nutrisi ke tumor kanker, proses yang dikenal sebagai angiogenesis.

Adas Sowa
Adas Sowa mengandung senyawa yang bermanfaat untuk memerangi kanker. Disebut monoterpen, senyawa ini merangsang enzim, glutathione-S-transferase. Enzim ini merupakan antioksidan kuat yang sangat efektif dalam menargetkan berbagai jenis karsinogen, terutama radikal bebas. Adas Sowa juga mengandung minyak esensial yang dikenal untuk merangsang cairan pencernaan, mengaktifkan produksi empedu untuk membantu usus berfungsi secara sehat.

Rosemary

Tanaman beraroma ini mengandung zat alami yang dapat menghentikan sel-sel kanker yang berkembang biak di tumor. Senyawa terpen yang terkandung di dalamnya diketahui mengandung asam lemak yang juga akan membuat sel-sel kanker mati pada akhirnya. Penelitian kanker telah menunjukkan bahwa tanaman ini dapat digunakan bersama dengan beberapa obat-obatan yang dapat membuat sel kanker menjadi lebih ramah terhadap kemoterapi.

unduhan (1)Daun Mint
Makan daun mint membantu menghambat suplai darah yang dibutuhkan tumor kanker untuk berkembang. Tanpa sumber nutrisi, pada akhirnya tumor ini akan mati. Daun mint mengandung fitokimia yang memotong pasokan tersebut.

Thyme (Thymus)
Telah lama dimanfaatkan sebagai pengobatan, saat ini thyme mempunyai lebih dari 350 spesies yang tersebar di seluruh dunia. Seperti rosemary, thyme mengandung senyawa terpen. Dalam kasus thyme, terpen ini dalam bentuk timol. Selain sifat anti-kanker, thyme juga merupakan antioksidan, antiseptik, dan antibakteri. Lebih dari itu, thyme mempunyai sifat anti-inflamasi, sehingga sangat berguna untuk mengurangi pembengkakan di tenggorokan dan mulut.

Radiasi Pada Motor Dapat Sebabkan Kanker Prostat

b3d844aacc80e0f0d3a42d5d653fc78089fd8bfcSumber : Tim Sehatku Media

Masyarakat yang menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi sehari-hari, perlu berhati-hati. Pasalnya radiasi frekuensi rendah dan medan elektromagnetik pada jok, dapat membahayakan kesehatanterutama kanker prostat.

Extremely low frequency (ELF) dan electromagnetic field (EMF) radiations, merupakan pemicu gangguan kesehatan dan organ manusia termasuk dapat menyebabkan kanker. Banyak lembaga kesehatan dunia yang menyatakan bahwa radiasi ELF dan EMF, memiliki karakter membinasakan organ hidup.

Inilah yang menjadi alasan, Randall Dale Chipkar, seorang warga negara Kanada menciptakan jok yang dapat membentengi bagian vital dari radiasi ELF dan EMF.

images (5)Chipkar mengatakan, jok tersebut didesain menjadi tameng radiasi ELF EMF. Alat kelamin pengguna sepeda motor, merupakan sasaran potensial radiasi elektromagnetik yang dapat menyebabkan kanker prostat. Selain alat kelamin, bagian anus dan organ di dekatnya juga tidak luput dari ancaman kanker.

“Radiasi ELF dan EMF dapat menembus baja bahkan timah. Hanya material khusus yang dapat membentengi kita dari radiasi tersebut,” papar Chipkar.

Chipkar memberikan apresiasi kepada pemerintah Inggris yang telah mematenkan hasil penemuannya dan menjadi langkah awal untuk memproduksinya secara masal. Rencananya jok tersebut akan dipasarkan ke seluruh dunia.

“Saya berterima kasih pada Inggris yang telah mengakui keunggulan produk ini. Jok tersebut menjadi penangkal pengguna sepeda motor agar terhindar dari gangguan kanker,” ungkap Chipkar, seperti dikutip PRNewswire, Rabu (1/1/2008).

Chipkar berharap hasil penemuannya dapat menekan potensi gangguan kesehatan yang dialami pengguna rutin sepeda motor. “Mereka tidak perlu lagi khawatir kanker mengintai,” pungkas Chipkar.

kanker Kulit Lebih Mudah Menyerang Pria

1

Sumber : Tim Sehatku Media 

Tingkat antioksidan kulit yang lebih rendah menjadikan pria lebih rentan terserang kanker kulit dibanding wanita. Hal ini disampaikan peneliti kesehatan dari The Ohio State University Comprehensive Cancer Center di laman timesofindia.com

Para peneliti kesehatan menemukan tikus jantan memiliki kulit yang tingkat antioksidannya lebih lebih rendah di banding tikus betina. Antioksidan merupakan protein yang biasa disebut juga katalase, yang bisa menghambat kanker kulit dengan cara pembersihan hidrogen peroksida.

kanker-kulitKanker kulit umumnya disebabkan karena sengatan matahari yang bisa membuat kulit rusak. “Temuan menunjukkan bahwa perempuan memiliki perlindungan antioksidan lebih alami di banding kulit pria,” kata pemimpin riset, Gregory Lesinski dan Tatiana Oberyszyn. Tim peneliti melakukan riset dengan menggunakan tikus berbulu yang berkembang karsinoma sel skuamosa kulit.

Paling umum manusia alami kanker kulit di saat terkena paparan sinar matahari. “Sebagai hasilnya, pria mungkin lebih rentan terhadap tekanan zat oksidatif di kulit, yang dapat meningkatkan risiko kanker kulit pada pria dibandingkan dengan wanita,” kata Lesinski.

Para peneliti juga menemukan obat tersebut dengan katalase topikal yang bisa menghambat migrasi sel dalam menekan kulit yang terpapar UVB. Hal ini menunjukkan bahwa masuknya sel-sel pada laki-laki mungkin disebabkan relatif lebih rendah aktivitas katalase kulitnya. Bahkan, tikus jantan dengan UVB yang diinduksi tumor kulit, memiliki lebih 55 persen dari sel-sel penekan di kulit dibanding dengan rekan perempuan mereka.

“Pria menghadapi risiko yang lebih tinggi dari berbagai jenis kanker, dan tingkat yang relatif lebih tinggi dari sel-sel myeloid inflamasi mungkin berkontribusi terhadap kerentanan ini,” tambah Oberyszyn yang mempublikasikan penelitiannya dalam Journal of Investigative Der.

Daftar Makanan Anak Indonesia Biang Kanker

p1060256 

Sumber : Republika.co.id

1. Okky Jelly Drink           11. Nutrisari Hangat           21. Finto
2. Okky Bolo Drink           12. Segar Dingin                   22. Buah Sari
3. Inaco Jelly                    13. Frutilo Magic                  23. MariTeh Instan
4. Happydent White          14. Fortiplus                        24. Teh Sisri
5. Alloy Jelly                     15. Vidoran Freshdrink        25. Marimas degan
6. Donna Jelly                   16. Hemaviton Jreng           26. Kola-Kola
7. Lotte Juicy Fresh           17. Pop Ice                          27. Sparta
8. Hore                              18. Ice Milk Juus                  28. Pop Drink
9. Jas Jus                          19. Naturade Gold

10. Disney SegarSari        20. MariMas 

 

Ngambil dari Investor Daily hari ini.

Si Manis Peracun Anak http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=260154 &kat_id=3
Nyaris 1 juta dolar AS uang riset digelontorkan, sementara lebih dari 1.900 ekor tikus dilibatkan. European Ramazzini Foundation on Oncology and Enviromental, lembaga riset terkemuka di Italia itu, ingin membuktikan, apakah betul Aspartam sejenis pemanis buatan itu berbahaya bagi kesehatan.
Ramazzini tidak keliru. Bahkan, fakta yang mereka kantongi jauh lebih lebih mengerikan ratusan tikus telah siap menunggu ajal.

unduhan (3)Aspartam, pemanis nonkalori yang memiliki tingkat kemanisan 200 kali gula itu, membikin tikus-tikus tadi langsung dihajar kanker mematikan. Riset yang digelar pertengahan 2005 lalu itu membuat Uni Eropa kian yakin dengan keputusan mereka melarang penggunaan pemanis buatan pada produk makanan.

Jajanan anak-anak, terutama. Jepang, Malaysia, Brunei, Vietnam, langsung mengekor langkah Uni Eropa. Mereka haramkan pula Siklamat, jenis pemanis buatan yang diduga dapat memicu kanker. Bagaimana Indonesia?

Alih-alih dilarang beredar, produk-produk ini sejak lama menjadi kawan akrab anak-anak SD. Mudah ditemui di warung-warung, bahkan dijajakan secara besar-besaran di supermarket.

Survei Lembaga Konsumen Jakarta (LKJ) sepanjang Juni hingga Juli di sejumlah titik di DKI Jakarta membuktikan hal itu.

”Dari 49 sampel yang kami ambil, lebih dari separuhnya mengandung pemanis buatan dalam konsentrasi tinggi,” kata Lies Permana Sari.
Anggota tim peneliti LKJ itu, kemarin (9/8), membeberkan temuan mereka yang telah dikonfirmasi laboratorium Sucofindo.

Disebut berkonsentrasi tinggi, sebab produk ini memuat kadar gula berlipat-lipat. Selain mengandung gula murni, produk tadi juga
ditambahi pemanis. Padahal Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) jelas-jelas mengatakan, pemanis buatan hanya digunakan pada pangan rendah kalori dan pangan tanpa penambahan gula. Adapun sampel-sampel yang disisir LKJ meliputi produk jelly, permen, dan minuman. Ini produk jajanan anak-anak.

”Kami sengaja memilih jenis itu,”

dia menambahkan. Ada 25 merek jelly,16 merek minuman serbuk, dan delapan merek permen. Kelebihan zat pemanis ditemukan bukan hanya pada merek-merek tak terkenal, tetapi juga brand-brand yang sering nongol di layar televisi.

Jumbo-Cup-LokalBukan cuma mengandung konsentrasi pemanis tinggi, produk itu juga seperti berupaya menyembunyikan sesuatu. Beberapa produk, seperti Okky Jelly Drink, Okky Bolo Drink, Happydent White, Yulie Jelly, Donna Jelly, Lotte Juicy Fresh, Vidoran Freshdrink, Naturade Gold, dan Mariteh Instant, tidak mencantumkan batas maksimum penggunaan pemanis buatan Aspartam.
Ini, menurut Lies, menyangkut perkara cukup penting. Riset European Ramazzini Foundation tahun silam membuktikan bahwa pemanis buatan Aspartam berisiko memicu kanker dan leukimia pada tikus percobaan bahkan pada dosis pemberian Aspartam hanya 20mg/kg BB.
”Secara anatomis tikus mirip dengan manusia.

Apa yang terjadi tikus amat mungkin terjadi pula pada manusia,” kata dr Nurhasan, anggota tim riset LKJ.
Karena itu pencantuman komposisi pemanis pada produk amat penting, sebab ada acceptable daily intake (ADI) atau batas jumlah pemanis yang boleh dikonsumsi seseorang sepanjang hidup.

Bahkan, kata dia, jauh-jauh hari riset BPOM pada November-Desember 2002 sudah menunjukkan bahwa konsumsi Siklamat sudah mencapai 240 persen ADI, sementara Sakarin pemanis buatan pemicu kanker kemih sebanyak 12,2 persen nilai ADI.
Tak pelak, kata Lies, anak-anak merupakan konsumen yang paling rentan terhadap dampak negatif dari pemanis buatan. ”Otak mereka masih berkembang,” terang dia. Beragam riset menunjukkan bahwa pemanis buatan, terutama Aspartam, berpotensi memicu keterbelakangan mental akibat penumpukan Fenilalanin menjadi Tirosin pada jaringan syaraf.

Berbeda dengan tikus, efek dari pemanis buatan pada manusia memang tak mewujud seketika. Ia terus berakumulasi dan akan dipanen setelah si anak beranjak dewasa. ”Karena itu, ini boleh dibilang silent disease,”
tutur Lies seraya mengutip riset di Italia yang menunjukkan bahwa sudah ada bukti serangan kanker akibat konsumsi pemanis buatan.

mengonsumsi-makan-berlebihanApa alasan produsen menaburi pemanis makanan? Sulit dipungkiri, terang Lies, ini terkait dengan upaya mereduksi ongkos produksi. ”Kalau dengan sedikit pemanis saja sudah bisa menggantikan konsentrasi gula, kenapa tidak dipakai?,” kata Lies seraya mengatakan bahwa Aspartam, Sakarin, dan Siklamat memiliki tingkat kemanisan dari 30 hingga 300 kali gula.

Menurut tim LKJ, As’ad Nugroho, BPOM hingga saat ini berkeras pemanis buatan masih aman dikonsumsi umum asalkan memenuhi komposisi. Apalagi ada 50 negara yang masih memperbolehkan meski soal aman tidaknya pemanis buatan masih diperdebatkan hingga detik ini. Pada kenyataannya, terang dia, soal komposisi aman ini banyak produsen yang membandel.
”Saat minta izin BPOM, mereka memberikan produk yang komposisinya tepat. Ke pasar, mereka meluncurkan produk yang lain,” kata dia.

UPAYA PENCEGAHAN KANKER

tidak-semua-wanita-bisa-dapatkan-obat-pencegah-kanker-payudara

Sumber : FKUI

Kita sering mendengar, bahwa pencegahan lebih baik dari penyembuhan. Hal itu terlebih sangat benar untuk penyakit kanker. Sebab, kalau sudah terkena kanker, betul-betul bisa repot (biaya maupun upaya) mengobatinya, apalagi sudah stadium lanjut.

Dalam hal kanker kita mengenal tiga tahap pencegahan : pencegahan primer, sekunder, dan tertier; atau pencegahan fase pertama, kedua, dan ketiga. Apakah itu?

CarcinogenPencegahan primer atau fase pertama adalah mencegah jangan sampai terkena kanker dengan menjauhi zat karsinogen (zat penyebab kanker), dan menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena kanker. Inilah cara pencegahan yang paling murah dan utama.

Pencegahan sekunder atau fase kedua adalah deteksi dini kanker, yaitu mencegah jangan sampai kanker stadium dini atau sangat dini (lesi prekanker, atau perubahan menjelang kanker) berkembang lebih lanjut menjadi kanker.

Pencegahan tersier atau fase ketiga adalah mencegah atau menghambat agar kanker yang sudah muncul tidak berkembang lebih jauh, dengan jalan melakukan pengobatan yang tepat. Menurut WHO, bahkan pasien kanker stadium lanjut pun masih dapat diobati untuk mengurangi penderitaannya.

Berikut kita membahas masing-masing metode pencegahan itu lebih rinci.

Pencegahan  primer

Di lingkungan kita terdapat banyak zat karsinogen atau zat penyebab kanker. Contohnya yang paling umum adalah asap rokok, polusi udara, air dan tanah, dll. Bila kita dapat menghindari sedapat mungkin karsinogen itu, maka kita akan terhindar dari kanker. Jadi, tidak heran kalau WHO mengatakan lebih dari 40% dari semua kanker sebetulnya dapat dicegah.

Lagi menurut WHO, tembakau merupakan penyebab tunggal terjadinya kanker paru, yang dapat dicegah dewasa ini. Tembakau menyebabkan 80-90% dari seluruh kematian akibat kanker paru-paru, sekitar 30% dari seluruh kematian akibat kanker di Negara berkembang, termasuk kematian akibat kanker rongga mulut (lidah, gusi), laring, kerongkongan (esofagus), dan lambung. Atas dorongan WHO maka kini di berbagai Negara (termasuk Indonesia) sudah diberlakukan larangan merokok di tempat umum, bahkan iklan rokok. Metode utama pencegahan lain adalah pola makanan (diet) yang baik. Berkaitan dengan diet, perhatikan tips berikut :

  1. Hindari/ batasi makanan yang mudah membuat gemuk, terutama terlalu banyak kalori, lemak (khususnya lemak jenuh), gorengan, manis-manis. Karena terdapat kaitan antara kelebihan berat badan dan kegemukan (obesitas) dan banyak jenis kanker, termasuk kanker kerongkongan, usus besar, payudara, rahim, ginjal.
  2. Banyak makan buah-buahan dan sayuran yang banyak mengandung serat berefek melindungi dari berbagai jenis kanker misalnya kanker usus besar dan poros usus/ rectum.
  3. Terlalu banyak makan daging merah dan diawetkan dengan pengasapan dapat meningkatkan resiko terkena kanker usus besar.
  4. Hindari makanan yang mungkin mengandung zat karsinogen (zat penyebab kanker) seperti daging gosong, daging asap, makanan yang sudah berjamur ( yang dimaksud bukan jamur makanan seperti tempe, oncom, tape, jamur kuping, dll. Melainkan jamur berbahaya yang menghasilkan zat karsinogen yang dinamakan aflatoksin seperti pada makanan yang diletakkan dalam ruangan lembab hingga dapat ditumbuhi jamur berbahaya), makanan dengan zat warna berbahaya  (missal Sudan III pernah dilaporkan dalam saos merk tertentu, zat warna tekstil untuk makanan, dll), makanan diawetkan denngan formalin di luar batas keamanan, dll.

images (2)Metode pencegahan primer lainnya adalah pola hidup teratur, mengelola stress dengan baik antara lain melalui praktik meditasi, relaksasi, olahraga teratur, istirahat cukup. Kesemuanya membuat kesegaran fisik terjaga, daya tahan tubuh terjaga tinggi, sehingga semua penyakit termasuk kanker tidak mudah terjadi.

Dari laporan WHO tahun 2002 kita mengetahui, bahwa kurangnya masukan buah dan sayuran diperkirakan menyebabkan 31% dari penyakit jantung koroner, 11% dari stroke, dan 19% dari kanker saluran pencernaan (gastrointestinal). Sedangkan kurangnya aktivitas fisik diperkirakan menyebabkan sekitar 10-16 % dari masing-masing kanker payudara, kanker usus besar, dan kencing manis, serta 22% dari penyakit jantung koroner.

Konsumsi alkohol juga sebaiknya dihindari, karena berkaitan dengan meningkatnya kejadian kanker rongga mulut, kerongkongan, payudara, dll.

Jadi, bila makanan dan olahraga dapat dijaga dengan baik, maka bukan saja kanker, tapi juga penyakit jantung, stroke, kencing manis akan menjauhi kita. Itulah ‘bonus’ berlimpah dari upaya pencegahan primer.

Di samping hal di atas, perlu diperhatikan untuk menghindari diri dari penyakit infeksi tertentu, terutama yang disebabkan oleh virus seperti virus hepatitis B (VHB), human papiloma virus (HPV) yang dapat menyebabkan timbulnya kanker hati dan kanker mulut / leher rahim.

Tidak sedikit orang berpandangan, bahwa kalau badan kuat, bugar, makanan seimbang, sering olahraga, maka tidak perlu takut terkena penyakit. Hal itu tidak sepenuhnya benar. Sebab bibit penyakit tertentu tetap dapat menembus pertahanan kita, ketika kita lengah atau ketika daya tahan tubuh kita sedang turun. Menurut data WHO, 22% dari kematian akibat kanker di Negara berkembang berkaitan dengan infeksi tersebut.

Seperti telah disebutkan di atas, salah satu bibit penyakit yang cukup banyak menyerang masyarakat kita (konon 20% terkena) adalah virus hepatitis B (VHB). VHB ini dapat menimbulkan peradangan hati (hepatitis). Penyakit hepatitis merupakan penyakit endemis di Indonesia, akibat penyakit ini sebagian dapat berlanjut hingga terjadi pengerasan hati (sirosis), dan sebagian dari yang sirosis ini dapat berubah menjadi kanker hati (hepatoma). Virus hepatits B maupun hepatitis C telah terbukti dapat menimbulkan kanker hati.

Untuk menghindari infeksi VHB adalah dengan imunisasi terhadap hepatitis B. Selain itu, virus ini ditularkan melalui makanan, minuman yang tercemar, juga lewat darah pengidap hepatitis B. Untuk itu, hindari makanan yang mungkin tercemar, dan hindari penggunaan jarum suntik, tindik, atau alat tajam lain yang tidak steril.

Yang mirip hepatitis B adalah virus hepatitis C, namun hepatitis C umumnya hanya ditularkan lewat transfusi darah.

images (3)Virus lain yang dapat menyebabkan kanker adalah HPV (human papiloma virus) yang dapat menyebabkan kanker leher rahim, vagina, dan kanker penis; mungkin juga kanker mulut, tenggorok, dll. Virus ini ditularkan lewat kontak, khususnya hubungan seks. Untuk menghindarinya hindarilah hubungan seks yang tidak sehat (promiskuitas), seperti kehidupan seks bebas, berganti-ganti pasangan atau dengan pekerja seks komersial. Syukurlah saat ini telah ada vaksinasi anti virus HPV, yang dianjurkan diberikan pada usia mulai 9 sampai 26 tahun.

Kanker nasofaring disebabkan oleh virus EB (Ebstein-Barr). Walaupun kanker tidak menular, namun virus EB dapat menular. Maka hindari minuman atau makanan yang tercemar cairan tubuh dari pasien kanker nasofaring, melalui hygiene yang baik. Virus EB juga diketahui menyebabkan limfoma Burkitt.

Selain virus, bakteri tertentu juga dapat menimbulkan kanker. Misalnya, bakteri Helicobacter pylori yang hidup dalam tukak lambung. Adanya bakteri tersebut berkaitan dengan naiknya kemungkinan timbulnya kanker lambung. Kini telah terdapat alat tes melalui hembusan nafas untuk mendeteksi keberadaan kuman ini dalam lambung. Juga sudah terdapat antibiotik yang efektif untuk memberantas kuman itu dalam lambung.

Kuman lain bernama Chlamydia trachomatis yang hidup dalam vagina. Kuman ini belum terbukti menyebabkan kanker, tapi membantu virus penyebab kanker untuk dapat bertahan di dalam vagina. Virus yang terbantu oleh kuman ini adalah HPV (yang terbukti menyebabkan kanker leher rahim dll) dan HIV (Human Immunodeficient Virus) penyebab AIDS. Oleh karena itu, bila seorang wanita diketahui terinfeksi Chlamydia trachomatis sebaiknya diobati dengan antibiotik yang tepat untuk memberantasnya.

Kuman lain bernama Chlamydia psittaci yang terdapat dari kotoran dan bulu burung diduga dapat menyebabkan kanker khusus yang disebut yang disebut linfoma MALT (mucosa-associated lymphoid tissue) pada mata.

Sinar ultraviolet berlebihan dari cahaya matahari dapat meningkatkan risiko terkena berbagai jenis  kanker kulit. Untuk mengurangi paparan ultraviolet antara lain dengan penapis surya, pakaian atau payung protektif.

Beberapa bahan atau zat kimia di lingkungan kerja dapat menimbulkan kanker, misalnya debu asbes (untuk membuat isolator, dll) telah terbukti dapat menimbulkan kanker paru yang dinamakan mesotelioma. Anilin (untuk membuat zat warna, herbisida, bahan peledak, dll) dapat menimbulkan kanker kandung kemih, benzene (untuk membuat aniline, zat warna, obat, dll.) dapat menimbulkan leukemia. Para pekerja pembersih cerobong asap sering terpapar jelaga, mudah timbul kanker buah zakar. Masih banyak zat kimia penyebab kanker, seperti cadmium, formalin, benzidin, dll. Oleh sebab itu para pekerja perlu mengenakan alat proteksi yang sesuai terhadap zat karsinogen di lingkungan kerjanya.

Pencegahan  sekunder

pengobatan kanker payudaraBila sudah timbul perubahan sel yang menjurus ke arah kanker, atau berisiko tinggi terkena kanker, kita masih dapat berupaya menghambat proses lebih lanjut menjadi kanker, upaya ini disebut pencegahan sekunder.

Contohnya, bagi pasien yang menderita kelainan prakanker (‘tunas kanker’ yang berisiko tinggi menjadi kanker) di suatu organ (misal, payudara, usus besar, rahim, kulit, dll), dapat melakukan bedah preventif. Tunas kanker itu diangkat dengan operasi, karena belum menyebar bahkan belum menjadi kanker sesungguhnya, maka dapat sembuh tuntas. Kasus yang umum adalah operasi mengangkat polip di usus besar karena polip berisiko berubah menjadi kanker, atau mengangkat payudara untuk tujuan preventif pada wanita yang memiliki gen kanker payudara yang disebut BRCA-2. Untuk menemukan kelainan prakanker itu diperlukan pemeriksaan seperti Pap smear untuk kanker leher rahim, pemeriksaan darah samar dalam tinja untuk kanker usus besar, dll.

Selain dengan operasi, obat-obatan atau herba tertentu juga dapat digunakan untuk mencegah timbulnya kanker. Sebagai contoh, zat pengencer darah bawang putih, aspirin, minyak zaitun, diteliti dapat berefek mencegah timbulnya kanker. Obat tamoksifen dilaporkan dapat mencegah timbulnya kanker payudara pada kelompok resiko tinggi.

Di RRC dilaporkan, formula herba terkenal ‘Liuweidihuangwan’ (terdiri atas radiks Rehmaniae, fruktus Corni, korteks Moutan, rizoma Dioscoreae, poria, rizoma Alismatis, dll.) dapat mencegah timbulnya kanker kerongkongan pada kelompok berisiko tinggi. Efek ini diperkuat bila dengan vitamin C. Vitamin C sebagai sumber antioksidan berefek mencegah timbulnya kanker karena menghambat timbulnya kanker oleh karsinogen nitrosamine (Li PW, 1995:316).

Pencegahan  tertier

Pencegahan tertier merupakan upaya pertahanan terakhir, yaitu ketika tubuh sudah terkena kanker kita berupaya menghambat pertumbuhan dan penyebaran kanker tersebut lebih lanjut. Pada dasarnya upaya pencegahan tertier adalah sama dengan mengupayakan terapi yang efektif. Selain itu, upaya mencegah kekambuhan dengan melaksanakan pola hidup sehat, olahraga sesuai, diet seimbang, mengonsumsi herba penguat daya tahan tubuh juga termasuk pencegahan tertier.

DETEKSI DINI KANKER DARI GEJALANYA

images (1)Sumber : FKUI

Kanker yang ditemukan secara dini berpeluang besar dapat disembuhkan. Sebaliknya, semakin lanjut kanker ditemukan dan diobati, semakin kecil peluang dapat disembuhkan, semakin mahal pula biaya yang dibutuhkan, semakin kecil pula peluang untuk dapat bertahan hidup lebih lama. Oleh sebab itu, deteksi dini kanker sangatlah penting.

Kanker banyak jenisnya, pada dasarnya semua sel tubuh dapat terkena kanker, oleh karena itu gejala yang mungkin timbul dari adanya kanker dalam tubuh juga berlainan. Berikut ini beberapa gejala yang mungkin menunjukkan adanya kanker, tapi bukan pasti menunjukkan adanya kanker, karena penyakit lain dapat juga menimbulkan gejala yang sama. Oleh karena itu, bila timbul gejala berikut ini dan ada dugaan kanker, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

NO Gejala Kemungkinan kanker atau penyakit lain
1 Perubahan pola buang air besar (missal, diare atau sembelit menetap) atau pola buang air kecil (nyeri, sering); terutama bila disertai darah Kanker: usus besar, saluran kemih, dll.Mungkin juga stress, radang usus besar (biasanya tak berdarah kecuali wasir), radang atau infeksi saluran kemih, dll.
2 Luka yang tidak kunjung sembuh: di kulit ataupun di rongga mulut (lidah, gusi). Kanker: kulit, lidah, selaput lender mulut, dll.Mungkin juga: rudapaksa, jamur, dll
3 Perubahan pada andenng-andeng (tahi lalat): membesar, sekitarnya menjadi merah, gatal, timbul luka tak kunjung sembuh, mudah berdarah, dll. Kanker kulit.Mungkin juga: rudapaksa, radang, infeksi.
4 Keputihan atau perdarahan di luar haid, haid nyeri, atau haid berlebihan dari biasanya. Kanker leher rahim, kanker rahim, dll.Mungkin juga: infeksi, radang, terapi hormon, dll.
5 Benjolan di payudara, apalagi disertai perdarahan dari atau luka di puting susu, penebalan atau luka di kulit di atas benjolan. Kanker payudara,Mungkin juga: tumor jinak, infeksi, rudapaksa, radang payudara.
6 Benjolan abnormal di bagian tubuh lain, missal di leher, ketiak, selangkang, dll. Limfoma (kanker kelenjar getah bening), anak sebar kanker di kelenjar getah bening leher, ketiak, selangkangan, dll.Mungkin juga: infeksi, radangdi mulut, paru payudara, kemaluan, dll. 
7 Kesulitan atau rasa terganjal waktu menelan, atau gangguan lambung membandel. Kanker kerongkongan, kanker lambung, kanker lain mengenai saluran pencernaan, tukak lambung, infeksi atau radang saluran pencernaan.
8 Sesak napas, batuk, dada sesak/nyeri, terutama bila dahak mengandung darah. Kanker tiroid, atau saluran pernapasan (paru-paru), anak sebar kanker (kelenjar getah bening) mendesak saluran pernapasan, dll.Mungkin juga: tumor jinak tiroid, infeksi kronis paru-paru/tbc, dll. 
9 Suara berubah; menjadi parau atau hilang, lebih dari 2 bulan. Kanker pita suara.Mungkin juga: radang, infeksi pita suara. 
10 Dahak dari hisapan lendir dari hidung berdarah (terutama pagi hari), telinga tuli sebelah; terlebih jika disertai benjolan di leher, pandangan jadi dobel. Waspadai kemungkinan kanker nasofaring.Mungkin juga infeksi,iritasi, rudapaksa saluran pernapasan atas.
11 Berat badan menurun atau bertambah drastic (10% atau lebih dalam 6 bulan) tanpa sebab nyata. Kanker saluran pencernaan (pankreas, kerongkongan, dll) yang mengurangi makan, leukemia, hormone dari tumor (karsinoid, paru, hipofisis, dll).Mungkin juga: diet terlalu ketat, pencahar, kurang aktivitas, stress, terapi hormon

 

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) mempopulerkan singkatan/akronim : ‘Waspada’ agar mudah diingat yakni:

Waktu buang air besar ada darah atau lender: hati-hati adanya kanker usus besar.

Adanya benjolan di payudara atau bagian tubuh lain.

Suara serak yang tidak sembuh-sembuh: hati-hati adanya kanker pita suara atau tenggorokan.

Pada saat bersenggama timbul pendarahan: hati-hati adanya kanker mulut rahim.

Andeng-andeng yang makin besar, tambah hitam dan gatal: hati-hati kanker tahi lalat.

Darah dalam dahak, dada terasa nyeri dan batuk yang tak sembuh-sembuh: hati-hati kanker paru-paru.

Adanya penurunan berat badan yang banyak, tanpa disengaja: hati-hati kanker pancreas/lambung.

Selain mengetahui gejala yang mungkin menunjukkan adanya kanker dalam tubuh anda, mungkin perlu juga anda ketahui gejala yang mungkin muncul bila terdapat kanker tertentu.

Tabel berikut ini dapat membantu jika anda kuatir anda mengidap kanker tertentu, misalkan karena ada anggota keluarga anda mengidap kanker tersebut.

No Jenis Kanker Gejala yang mungkin muncul dan pemeriksaan penapis* (sebaiknya berkonsultasi ke dokter) 
1 Kanker Payudara (karsinoma mamae) Muncul benjolan abnormal di payudara, atau di ketiak. Puting susu dapat tertarik ke dalam, atau kemerahan, berkerak, luka, atau mungkin mengeluarkan cairan berdarah. Semakin lama benjolan bertambah besar atau kulit di atasnya atau sekitarnya menebal, kemerahan, lalu luka tak kunjung sembuh. Kian lanjut, penyebaran kanker tidak hanya ke kulit, tapi juga ke kelenjar getah bening ketiak (teraba benjolan di ketiak), paru-paru (batuk-batuk, sesak), hati, tulang, dll.Pemeriksaan penapis: mamografi, USG payudara. 
2 Kanker paru-paru (karsinoma bronkopulmonal) Batuk menetap, dahak mengandung darah, dada terasa penuh, napas sesak, atau nyeri dada. Dapat disertai demam, ujung jari-jari tangan membesar, muka dan leher membengkak (sindrom vena kava superior), suara parau, dll.Pemeriksaan penapis: CT Toraks. 
3 Kanker usus besar (karsinoma kolorektal) Perubahan pola buang air besar seperti frekuensi buang air bertambah sering, diare ataupun sembelit, rasa berat di anus, nyeri samar perut bawah. Dapat pula buang air besar berdarah, berlendir, atau seperti selai; lalu berat badan menurun drastic, pucat, demam, lesu, dll.Pemeriksaan penapis: darah samar feses. 
4 Kanker leher rahim (karsinoma serviks uteri) Perdarahan di antara dua siklus haid, keputihan bertambah (encer, amis, atau berbau busuk, bernanah), perdarahan haid berlebihan, terjadi perdarahan setelah melakukan senggama: lebih lanjut timbul nyeri perut/pinggang bawah, kencing terganggu (sering, nyeri, berdarah), dll.Pemeriksaan penapis: Pap smear, kolposkopi. 
5 Kanker rahim (karsinoma uterus) Keluar cairan encer atau berdarah atau bernanah dari vagina; perdarahan abnormal dari vagina. Nyeri, kembung di perut bawah. Bila sudah menyebar, dapat timbul sesuai organ terkena (batuk, nyeri perut atas, nyeri tulang, kepala, dll).Pemeriksaan penapis: USG abdomen, kuret sitologi. 
6 Kanker kelenjar getah bening (limfoma malignum) Benjolan (kelenjar getah bening yang membesar) di ketiak, lipat paha, leher, perut, dll. Yang makin membesar, dapat disertai keringat malam, demam tak jelas sebabnya, nyeri tulang, berat badan menurun, kulit gatal, kemerahan, dll. Limfoma dapat juga timbul di dada (mediastinum) menimbulkan sesak napas menetap, dll.Pemeriksaan penapis: CT area tersebut. 
7 Kanker nasofaring (karsinoma nasofaring) Mimisan, dahak hisapan lendir dari hidung berdarah, satu lubang hidung terasa tersumbat menetap dan makin berat, satu telinga berdenging dan pendengaran menurun, sakit kepala menetap, penglihatan terganggu, dapat timbul benjolan di leher (anak sebarnya), dll.Pemeriksaan penapis: CT atau MRI nasofaring. 
8 Leukemia (kanker dara) Pucat yang kian bertambah erat, lesu, berat badan menurun drastic, demam berkelanjutan, takut dingin, mimisan, bercak kebiruan karena perdarahan bawah kulit (hematom) di berbagai bagian tubuh, infeksi berulang, nyeri tulang atau sendi, sakit kepala, dll.Pemeriksaan penapis: darah rutin dan gambaran darah tepi. 
9 Kanker indung telur (karsinoma ovarium) Pada awalnya umumnya hampir tak ada gejala. Bila sudah cukup besar perut bawah terasa penuh, nyeri samar, teraba masa.Dapat juga timbul perdarahan abnormal dari vagina, dll.Pemeriksaan penapis: USG atau CT abdomen.

 

10 Karsinoma hepatoselular (HCC) / kanker hati (hepatoma) Rasa penuh, tegang atau nyeri samar di perut kanan atas, teraba massa di perut bagian atas, perut membuncit, lesu, berat badan menurun drastic, demam, kuning, dll.Pemeriksaan penapis: AFP, USG atau CT abdomen. 
11 Kanker tulang (osteosarkoma) Pada mulanya nyeri di bagian tulang tertentu yang hilang timbul, kemudian semakin sering dan menetap dan hebat, terutama di malam hari. Lalu bagian tersebut membesar; badan lesu, mengurus, demam, pucat, dll.Pemeriksaan penapis: ronsen atau CT bagian tersebut. 
12 Sarkoma (kanker jaringan lunak, seperti kanker jaringan lemak/ liposarkoma, kanker jaringan ikat / fibrosarkoma, dll) Pada mulanya berupa benjolan atau pembengkakan. Biasanya tidak nyeri, tapi bila massa menekan saraf atau tulang atau terkena infeksi, dapat timbul nyeri. Dapat timbul luka, berdarah, dll.Pemeriksaan penapis: USG dopler, ronsen, dll.
13 Kanker saluran kemih (kanker ginjal, kandung kemih) Air seni berdarah, bila bekuan darah banyak dapat timbul buang air kecil sakit, sering kencing, sakit perut atau pinggang, bahkan sulit kencing; badan lesu,mengurus, dll.Pemeriksaan penapis: urinalisis, USG abdomen. 
14 Kanker prostat (karsinoma prostat) Gejala seperti hipertrofi (pembesaran) prostat, yaitu buang air kecil sering, aliran tidak lancar, bila sudah menyebar (ke tulang) dapat timbul nyeri tulang, dll.Pemeriksaan: PSA (darah), USG/ CT abdomen, colok dubur. 

 

15 Kanker rongga mulut (ldah, gusi) Mula-mula benjolan menetap, lalu timbul luka (sariawan) di rongga mulut (lidah, gusi) yang tak kunjung sembuh, luka terinfeksi hingga timbul bengkak, nyeri, sakit hingga ke telinga, sulit membuka mulut, dll.Pemeriksaan penapis: biopsi jarum. 
16 Kanker kulit (melanoma, karsinoma sel skuamosa, dll) Perubahan pada andeng-andeng (tahi lalat) seperti berubah warna, bertambah lebar, kemerahan, gatal, rambut di atasnya lepas, timbul luka yang tak kunjung sembuh, mudah berdarah, dll; benjolan mirip kutil dibawah kulit atau penebalan kulit, luka di kulit yang tak kunjung sembuh.Pemeriksaan penapis: biopsi jarum. 
17 Kanker pankreas Pada awalnya sering kali tak ada gejala; dapat timbul nyeri samar di dalam perut sekitar pusar terutama sehabis makan; lalu nyeri pinggang, khususnya bila berbaring terlentang, berkurang bila tengkurap. Berat badan turun (mengurus). Dapat timbul kuning (ikterus) di mata dan kulit, dll.Pemeriksaan penapis: CT abdomen. 
18 Kanker tenggorokan (karsinoma laring) Suara parau, terasa ada benda asing di tenggorokan, batuk nenetap, dahak berdarah. Lebih lanjut napas menjadi sesak, menelan terganggu, timbul benjolan (anak sebar) di leher, dll.Pemeriksaan penapis: laringoskopi. 
19 Kanker tiroid Timbul benjolan di leher yang bergerak naik turun bila menelan sesuatu, lebih lanjut dapat timbul sesak napas, gangguan menelan, suara parau, benjolan baru (kelenjar getah bening) di leher, dll.
20 Kanker lambung Rasa penuh atau sakit samar di ulu hati yang semakin hebat sehabis makan, mual, muntah (berdarah), berak hitam (melena), berat badan terus menurun, dll.Pemeriksaan penapis: endoskopi, ronsen menelan barium, darah samar feses. 
21 Kanker kerongkongan (karsinoma esophagus) Pada mulanya terasa tidak nyaman, rasa ada ganjalan atau nyeri tumpul di tengah dada waktu menelan makanan. Keluhan itu makin lama makin sering dan hebat.Pada mulanya masih dapat menelan makanan padat, lalu makanan padat tak dapat ditelan, hanya makanan cair, pada akhirnya tak dapat menelan makanan apapun, bahkan ludahpun tak tertelan, berat badan menurun drastic.Pemeriksan penapis: endoskopi, ronsen menelan barium.

 

22 Tumor otak Karena otak terbungkus oleh tengkorak, sehingga adanya tumor yang tumbuh membesar membuat tekanan otak bertambah, menimbulkan gejala : sakit kepala menetap, muntah memancar, gangguan saraf otak (penglihatan, pendengaran, dll), kelumpuhan, gangguan keseimbangan, kesulitan bicara (afasia), dll.Pemeriksaan penapis: CT atau MRI kepala. 
23 Kanker buah zakar (karsinoma testes) Satu buah zakar membesar menetap dan tidak nyeri, atau satu buah zakar terasa berat, nyeri tumpul, perut kembung. Bila sudah menyebar ke paru dapat timbul batuk darah, ke tulang timbul nyeri tulang, dll.Pemeriksaan penapis: AFP, HCG (darah), CT abdomen, dopler buah zakar, dll. 
24 Kanker (jenis apapun) stadium lanjut Pada stadium lanjut, kanker sudah menyebar ke berbagai organ, maka dapat timbul keluhan terkait dengan organ yang terkena.Misalnya bila anak sebar (metastasis) ke paru-paru, maka gejalanya seperti kanker paru-paru(batuk, batuk darah, sesak napas), menyebar ke hati, mirip gejala kanker hati (sakit perut kanan atas, dll), dsb.

Catatan:

  • Kepastian diagnosis kanker atau bukan memerlukan tindakan biopsy dan pemeriksaan PA (Patologi Anatomi).
  • Pada umumnya pada stadium dini kanker tak menunjukkan gejala. Oleh karena itu, untuk keperluan deteksi dini kanker, sebaiknya melakukan pemeriksaan berkala (dianjurkan setidaknya setiap tahun sekali). Jenis pemeriksaan penapis untuk jenis kanker tertentu mungkin tidak tercakup  dalam pemeriksaan kesehatan standar (check-up), bila demikian maka perlu dimintakan secara khusus.

Bila ada kecurigaan kanker tertentu dari gejala di atas, sebaiknya secepatnya dipastikan apakah kanker atau bukan, antara lain dengan pemeriksaan penapis, dan berkonsultasi ke dokter. Karena semakin dini kanker ditemukan, semakin besar peluang sembuh, dan semakin kecil pengorbanan (waktu, uang, upaya) yang perlu anda keluarkan untuk terapi.

                  Biopsi adalah mengambil sedikit jaringan tumor untuk diperiksa di bawah mikroskop. Yang paling sederhana adalah dengan biopsy jarum halus (FNAB = fine needle aspiration biopsy), yaitu dokter ahli menusukkan jarum halus ke tumor untuk dihisap sedikit jaringan tumor tersebut. Tindakan biopsy yang dilakukan dokter ahli tidak menyebabkan tumor menyebar. Sebaliknya lebih menguntungkan, karena secepatnya kepastian kanker atau bukan dapat diketahui, sehingga terapi dapat segera dimulai secara terarah.

RINGKASAN TERAPI KANKER SECARA MEDIS

service_icon_western

Sumber : FKUI

Terapi kanker secara kedokteransecara garis besar terdiri atas tiga modalitas (cara) pengobatan utama, yaitu operasi, radioterapi, dan kemoterapi. Namun terdapat juga terapi lain seperti terapi hormonal, imunologis, diet, dll. Berikut ini dijelaskan secara singkat masing-masing modalitas terapi utama secara medis.

Tindakan Operasi

7-2012112P9444S37Operasi atau pembedahan adalah tindakan terapi  dengan cara mengangkat massa tumor (jinak maupun ganas) secara keseluruhan. Dalam hal operasi kanker (tumor ganas), operasi umumnya harus mengangkat pula jaringan sehat/normal di sekitarnya sampai beberapa cm dari tepi tumor ganas tersebut. Hal itu disebabkan kanker memiliki ‘kaki-kaki’ (penjuluran kelompok sel tumor) yang menjulur ke jaringan sekitarnya. Kaki-kaki kanker itu yang pendek 1-2 cm, yang panjang sampai 3-5 cm. Oleh karena itu, untuk kanker usus atau kanker kulit misalnya bila dioperasi harus mengangkat pula 3-5 cm usus normal atau 3-5 cm kulit normal dari tepi massa kanker. Dengan begitu diharapkan tidak ada sel kanker yang tertinggal yang dapat menyebabkan kekambuhan setempat/local di kemudian hari.

Keterbatasan operasi adalah bila lokasi kanker sangat dekat ke organ vital seperti pembuluh darah besar, jantung, dll. Sehingga operasi tidak mungkin mengambil 3-5 cm dari tepi tumor tanpa melukai organ vital di dekatnya itu. Selain itu, untuk kanker yang ukurannya sudah cukup besar, biasanya operasi tidak dapat mengangkat bersih sel-sel tumor, maka setelah operasi masih dianjurkan untuk diradioterapi atau kemoterapi untuk membasmi sel-sel kanker yang mungkin masih tertinggal di daerah yang dioperasi. Keterbatasan lain tindakan operasi adalah kalau mengangkat tumor secara radikal akan mengakibatkan kecacatan yang sangat besar dan berat.

Tindakan Radioterapi

Radioterapi, atau terapi radiasi, atau ‘penyinaran’ adalah metode terapi memakai sinar radioaktif atau sinar pengion yang dapat membasmi sel kanker. Sinar pengion dapat dipancarkan dari alat radioterapi yang disebut linear accelerator ataupun mesin kobal dari luar tubuh (radiasi eksternal), cara ini disebut juga teleterapi. Atau dapat pula dari sumber radiasi yang kecil (partikel radioaktif, seukuran biji beras) yang dapat ditanam atau diletakkan di dalam tumor untuk memberi penyinaran dari dalam tumor (disebut radiasi internal). Atau dalam bentuk bahan radioisotope seperti iodium-131 yang dapat disuntikkan atau diminum pasien untuk mengobati kanker kelenjar gondok, ini disebut juga brakiterapi (brachyterapi), karena sumber sinar pengionnya dekat atau menempel di bagian yang akan disinari/diradiasi. Dosis radioterapi biasanya tidak diberikan sekaligus, tapi diberikan dalam dosis terbagi (fragmentasi), maka pasien radioterapi biasanya disinar sekali setiap hari, 5 kali seminggu, total sebanyak sekitar 20 kali atau lebih.

Sama seperti operasi, efek radioterapi bersifat setempat terbatas, yaitu hanya membunuh sel kanker di lokasi yang terpapar radiasi tersebut. Radioterapi diberikan bila diperkirakan sel-sel kanker belum menyebar jauh, dan dapat dicakup dalam medan atau jangkauan radiasi. Walaupun radiasi tidak tampak, namun radioterapi juga memiliki efek samping. Efek samping radioterapi dapat timbul berbulan-bulan setelah radiasi selesai. Misalnya penyinaran untuk kanker nasofaring di daerah rahang, biasanya berefek samping mulut kering, sulit membuka mulut, kesulitan menelan, kerusakan tulang karena radiasi (radionekrosis) dan lainnya.

Oleh karena itu sebelum radioterapi sebaiknya menanyakan efek samping yang mungkin timbul, dan mentaati petunjuk dokter ahli radioterapi untuk mengurangi efek samping tersebut.

Tindakan Kemoterapi

unduhan (2)Kemoterapi adalah cara pengobatan tumor dengan memberikan obat pembasmi sel kanker (disebut sitostatika) yang diminum ataupun yang diinfuskan ke pembuluh darah. Jadi, obat kemoterapi menyebar ke seluruh jaringan tubuh, dapat membasmi sel-sel kanker yang sudah menyebar luas di seluruh tubuh.

Karena penyebaran obat kemoterapi luas, maka daya bunuhny luas, efek sampingnya biasanya lebih berat dibandingkan dua modalitas pengobatan terdahulu.

Obat kemoterapi secara umum disebut sitostatika, berefek menghambat atau membunuh semua sel yang sedang aktif membelah diri. Jadi, sel normal yang aktif membelah atau berkembang biak juga terkena dampaknya, seperti sel akar rambut, sel darah, sel selaput lendir mulut, dll. Sel tubuh tersebut adalah yang paling parah terkena efek samping kemoterapi, sehingga dapat timbul kebotakan, kurang darah, sariawan, dll.

 Oleh karena itu, pemberian obat sitostatik (berupa obat medis ataupun obat herbal) harus di bawah pengawasan dokter yang berpengalaman untuk mencegah tibulnya efek samping yang serius, dan bila terjadi efek samping dapat segera diatasi/diobati.

Agar sel tubuh normal mempunyai kesempatan untuk memulihkan dirinya, maka pemberian kemoterapi biasanya harus diberi jedah (selang waktu) 2-3 minggu sebelum dimulai lagi pemberian kemoterapi berikutnya.