Apa itu Labirinitis ?

images (37)Sumber : RSUP SANGLAH

Labirinitis adalah infeksi pada telinga bagian dalam atau labirin.

Penyebab Labirintis

  1. Bakteri Haemophilus influenzae
  2. Neisseria meningitidis
  3. Streptococcus pneumoniae
  4. Adanya virus atau jamur

Haemophilus, Neisseria meningitidis Streptococcus pneumoniae, merupakan golongan bakteri kecil. dapat ditemukan disaluran nafas bagian atas, karena saluran pernafasan dalam terhubung dengan telinga. Maka jika saluran hidung terkena bakteri tidak menutup kemungkinan terjadi labirintis pada telinga. Virus dan jamur juga menjadi penyebab karena melupakan kebersihan kuping, atau infeksi.

images (32)Tanda dan Gejala Labirintis

  1. Vertigo
  2. Mual
  3. Muntah sakit kepala ringan
  4. Tinnitus atau tuli

Vertigo salah satu bentuk gangguan keseimbangan telinga bagian dalam sehingga menyebabkan merasa pusing dalam artian keadaan atau ruang di sekelilingnya menjadi serasa ‘berputar’ ataupun melayang. Mual, muntah dan sakit kelapa ringan disebabkan adanya gangguan sakit kepala. Tuli dikarenakan signal suara tidak dapat ditangkap dengan baik oleh telinga.

Pencegahan Dini Labirintis

  1. Anamnesa dan pemeriksaan otoskopi
  2. Tes keseimbangan
  3. Tes fistula
  4. Audiometri dan timpanometri
  5. Foto rontgen telinga tengah, mastoid dan petrosa
  6. CT-Scan
  7. Laboratorium darah

Untuk pencegahan anda dapat ke rumah sakit dan melakukan beberapa tes seperti diatas, biasanya telinga berkaitan dengan keseimbangan, untuk itu dilkukan tes keseimbangan untuk mengetahui labirintis. Audiometri adalah alat untuk memeriksa pendengaran sebagai tes keadaan pendengaran. Computed Tomography Scan (CT-Scan) adalah prosedur diagnostik yang menggunakan sinar X untuk mendapatkan gambaran potongan melintang dari tubuh, gambaran yang didapat menunjukan detail dari organ, tulang dan jaringan lain.

Penanganan Labirintis

Apabila menemukan gejala dan tanda seperti yang telah disebutkan maka yang dapat dilakukan yaitu:

  1. download (6)Istirahat total
  2. Penanganan yang baik terhadap infeksi telinga
  3. Segera kontrol ke poliklinik THT bila terjadi vertigo dan penurunan pendengaran
  4. Hindari minuman beralkohol
  5. Mengurangi asupan garam berlebihan

Istirahat total dapat sangat membantu penyembuhan labirintis, jika terjadi infeksi pada telinga penangan yang baik membantu mencegah terjadinya infeksi kronis atau infeksi menjalar pada telinga untuk menghindari akibat infeksi telinga. Vertigo adlah salah satu penyebab bagian telinga mengalami infeksi akan tetapi tidak selamanya vertigo karena adnya infeksi telinga, untuk itu jika terjadi vertigo dalam jangka tidak normal segera datang ke rumah sakit dapat menjadi solusi dari kecurigaan infeksi telinga.

Komplikasi Labirintis

Jika tidak ditangani dengan tepat maka dapat menimbulkan komplikasi yaitu:

  1. Tuli sensorineural menetap
  2. Meningritis atau radang otak

Jika didiamkan lambat laun labirintis dapat menyebabkan kerusakan di organ lain dan tidak berfungsinya indra pendengaran. Seperti tuli menetap, karena infeksi yang sudah kronis dan menurunkan bahkan merusak fungsi organ penangkap suara dalam telinga. Radang otak terjadi karena telinga dalam berhubungan dengan otak, kemungkinan adnya bakteri atau virus yang menyebar.

Referensi

  • Gadre A.K, Chang C.Y.J and Gadre K.C Infections of the labyrinth. In: Bailey BJ, editor. Head & Neck Surgery ontolaryngology. 4th ed. Philadelphia: Lippincott: Williams & Wilkins, 2006.p.2172-2178.
  • Helmi, Zainul A. Djaafar, Ratna D. Restuti. Komlikasi otitis Media Supuratif. Dalam: Soepardi EA, Iskandar N, penyunting. Buku ajar ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan Kepala Leher. Edisi ke-6. Jakarta: Balai Penerbit FK UI, 2007.Hal.81.