SPONDYLOSIS LUMBAL

imagesSumber : RSUP SANGLAH

Spondylosis adalah suatu kondisi degeneratif yang mempengaruhi tulang belakang pinggang, Tulang belakang di pengaruhi oleh penyempitan ruang (kanal spinal) yang berisi saraf (sumsum tulang belakang), menyebabkan berbagai masalah kesehatan mulai dari sakit punggung sampai masalah neurologis. Apabila semakin parah akan menyebabkan tekanan pada akar saraf dengan gangguan sensorik atau motorik seperti nyeri, parestesia atau kelemahan otot pada tungkai.

PENYEBAB 

Spondylosis lumbal biasanya disebabkan oleh usia tua, seperti tulang belakang mengalami degeneratif, perubahan ini dapat menekan satu atau lebih akar saraf. Dalam kasus lanjut, Cauda Ekuina juga terlibat dan hal ini dapat mempengaruhi tidak hanya kaki tapi kandung kemih juga.

Faktor lain yang dapat membuat seseorang lebih mungkin untuk mengalami spondylosis adalah : 

  1. Kelebihan berat badan dan tidak berolahraga.
  2. Memiliki pekerjaan yang memerlukan mengangkat berat atau banyak membungkuk dan memutar.
  3. Riwayat cedera pinggang (beberapa tahun sebelumnya)
  4. Riwayat operasi tulang belakang.
  5. Rupture atau herniasi cakram pinggang artritis parah.
  6. Retakan pada tulang belakang karena osteoporosis. 

TANDA DAN GEJALA 

images (1)

Gejala sering berkembang perlahan seiring waktu, tapi mungkin juga memburuk tiba-tiba. Rasa sakit dapat ringan atau mendalam dan begitu parah sehingga tidak dapat bergerak.

Rasa sakit dapat terasa di atas paha, pantat atau mungkin menyebar ke kaki atau jari.

Rasa sakit dapat bertambah buruk bila :

  1. Setelah berdiri atau duduk
  2. Dimalam hari
  3. Ketika bersin, batuk atau tertawa
  4. Ketika membungkuk kebelakang leher atau berjalan lebih dari beberapa meter. 

Gejala Umum lainnya :

  1. Nyeri punggung dan spasme/kram otot yang terus bertambah berat dari waktu ke waktu.
  2. Mati rasa atau sensasi abnormal pada paha, pantat atau kaki. 

Gejala yang kurang umum :

  1. Kehilangan keseimbangan
  2. Kehilangan kontrol atas kandung kemih atau perut (jika ada tekanan pada Kauda Ekuina.) 

DETEKSI DINI 

  1. X-Ray / CT Scan Lumbal mungkin dilakukan untuk mencari arthritis atau peruahan lain di tulang belakang.
  2.  MRI Lumal dilakukan bila memiliki : nyeri punggung hebat atau nyeri menjalar ke kaki (ishialgia) yang tidak membaik dengan pengobatan. Kelemahan atau mati rasa di paha atau kaki. 
  3. EMG dan tes kecepatan konduksi saraf dapat dilakukan untuk memeriksa fungsi akar saraf. 

images (2)PENGOBATAN 

Pengobatan biasanya konservatif, pengobatan yang paling umum di gunakan adalah chiropractic, fisioterapi dan lainnya paktik pengobatan manual.

Terapi alternatif seperti obat manipulatif osteopathic, pijat refleksi, yoga dan akupuntur dapat digunakan untuk mengontrol nyeri dan mempertahankan fungsi muskuloskeletal.

Pembedahan kadang dilakukan dan banyak prosedur bedah telah di kembangkan untuk mengurangi tanda dan gejala yang berhubungan dengan spondylosis.

Pembedahan dapat dilakukan :

  1. Laminektomi-Fusion
  2. Laminotomy foraminotomy-Facetectomy
  3. Spinoplasty
  4. Prosedur less invasif dekompresi mikro 

Komplikasi yang mungkin terjadi adalah : 

  1. Ketidakmampuan untuk menahan buang air besar (BAB) atau urin.
  2.  Hilangnya fungsi otot atau mati rasa
  3. Kecacatan
  4. Gangguan keseimbangan 

PROGNOSIS 

Kebanyakan pasien dengan spondylosis lumbal akan memiliki beberapa gejala jangka panjang. Gejala ini sering akan semakin parah dan operasi adalah wajib. Namun gejala yang membaik dengan obat tidak perlu di operasi.

Banyak orang dengan masalah ini mampu mempertahankan kehidupan aktif, namun beberapa akan mengalami rasa sakit kronis.

Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dan harus segera menghubungi ahli bedah saraf apabila : 

Kondisi semakin memburuk

Ada tanda-tanda komplikasi

Mengalami gejala baru seperti hilangnya gerakan atau mati rasa area tubuh.

Kehilangan kontrol kandung kemih atau buang air besar.

REFERENSI 

  1. Domagoj C. Charles L.B. Posterior lumbar interbody fusiion in the treatment of symptomatic spinal stenosis Neurosung Focus 3(2); article 5. 1997
  2. 2. Kunihiko S, Masayuki U. Tohkun M. Ei W. Hirokazu I. Microsurgical bilateral decompression via a unilateral approach for lumbar spinal canal stenosis inluding degenerative spondylolisthesis . J. Neurosurg Spine 9.554-559, 2008
  3. Swei-Ming L, Sheng-Hong T, Jiao-Chiao Y., Chi-Cheng T. Chimney sublaminar decompression for degenerative lumbar spinal stenosis. J. Neurosurg Spine 4.359-364, 2006.
  4.  Katz JN, Stuckl G. Lipson SJ. Fossel AH, Grobler LJ, Weinstein JN. Predictors of surgical outcome in degenerative lumbar spinal stenosis Spine. 1999.24.2229-2223.